Simulasi Lapangan Penerapan Chicane Sebagai Perangkat Traffic Calming di Indonesia

Masayu Silvi Ersamaulia  -  Program Studi Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, Indonesia
*Naomi Srie Kusumastutie  -  Program Studi Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, Indonesia
Pipit Rusmandani  -  Program Studi Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, Indonesia
Received: 11 Jun 2019; Revised: 30 Oct 2019; Accepted: 11 Oct 2019; Published: 31 Aug 2020.
Open Access Copyright (c) 2020 TEKNIK

Citation Format:
Abstract
Traffic calming merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengelola kecepatan. Salah satu jenis traffic calming yang terbukti efektif mereduksi kecepatan dan mengurangi volume lalu lintas adalah chicane. Namun sayangnya chicane tidak popular digunakan di Indonesia. Untuk itu penelitian ini bermaksud untuk menguji efektivitas chicane dalam mereduksi kecepatan kendaraan agar dapat menjadi alternatif traffic calming di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi lapangan dengan menggunakan taffic cone dan rambu portable dalam mengimplementasikan chicane. Model chicane yang digunakan adalah model chicane dari Pedoman Perencanaan Fasilitas Pengendali Kecepatan Lalu Lintas (model 1) dan Pennsylvania’s Traffic Calming Handbook (model 2). Lokasi studi merupakan jalan lokal yang menjadi blacksite, yaitu Jalan Pemuda Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa kedua model chicane efektif dalam mereduksi kecepatan. Chicane model 1 mampu mereduksi kecepatan pada masing-masing arah sebesar 20% dan 17%, sedangkan pada model 2 sebesar 38,2% dan 39,6%. Namun demikian, kapasitas jalan pada saat implementasi chicane model 2 mengalami penurunan yang sangat drastis, dari kapasitas jalan sebesar 1.516,54 smp/jam pada kondisi eksisting menjadi sebesar 1.527 smp/jam. Oleh karena itu, chicane model 1 lebih disarankan untuk diimplementasikan pada lokasi studi dengan kombinasi pita penggaduh sebelum memasuki chicane
Keywords: traffic calming; chicane; simulasi lapangan; reduksi kecepatan; kapasitas jalan

Article Metrics:

  1. Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. (2004). Pedoman Perencanaan Fasilitas Pengendali Kecepatan Lalu Lintas. Jakarta: Direktorat Jenderal Prasarana Wilayah
  2. Direktorat Jendral Bina Marga. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum
  3. Distefano, N., & Leonardi, S. (2017). Effects of Speed Table , Chicane and Road Narrowing on Vehicle Effects of Speed Table, Chicane and Road Narrowing on Vehicle Speeds in Urban Areas. 6th International Symposium New Horizon 2017 of Transport and Communication, (17-18 November)
  4. Federal Highway Administration. (2014). Engineering Speed Management Countermeasures: A Desktop Reference of Potential Effectiveness in Reducing Speed July 2014. Diambil dari https://safety.fhwa.dot.gov/speedmgt/ref_mats/eng_count/2014/reducing_speed.cfm
  5. Global Road Safety Partnership. (2008). Speed Management: A road safety manual for decision-makers and practitioners. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-802239-9.00007-4
  6. Kacprzak, D., & Solowczuk, A. (2019). Effectiveness of Road Chicanes in Access Zones to a Village at 70 km/h Speed Limit. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 471(062010). https://doi.org/10.1088/1757-899X/471/6/062010
  7. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 111 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan. Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
  8. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan. Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
  9. Khisty, C. J., & Lall, B. K. (2003). Dasar-Dasar Rekayasa Transportasi. Jakarta: Erlangga
  10. Lee, G., Joo, S., Oh, C., & Choi, K. (2013). An Evaluation Framework for Traffic Calming Measures in Residential Areas. Transportation Research Part D, 25, 68–76. https://doi.org/10.1016/j.trd.2013.08.002
  11. Parham, A. H., & Fitzpatrick, K. (1998). Handbook of Speed Management Techniques. Texas: Texas Transportation Institute
  12. Pennsylvania Department of Transportation. (2012). Pennsylvania’s Traffic Calming Handbook (Vol. 383). Vol. 383. Pennsylvania: Pennsylvania Department of Transportation
  13. Shinar, D. (2007). Traffic Safety and Human Behavior. Oxford: Elsevier Ltd
  14. Tamin, O. Z. (2008). Perencanaan, Pemodelan, dan Rekayasa Transportasi. Bandung: Institut Teknologi Bandung
  15. Tim Praktek Kerja Profesi Kabupaten Kebumen. (2018). Laporan Praktek Kerja Profesi: Buku Kinerja Keselamatan Transportasi Jalan Kabupaten Kebumen. Tegal: Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan

Last update: 2021-04-23 23:39:28

No citation recorded.

Last update: 2021-04-23 23:39:28

No citation recorded.