Studi Laboratorium Pembuatan Demulsifier dari Minyak Kelapa dan Lemon untuk Minyak Kelapa dan Lemon untuk Minyak Bumi pada Lapangan x di Provinsi Riau

*Tomi Erfando -  Departemen Teknik Perminyakan, Universitas Islam Riau, Indonesia
Idham Khalid -  Departemen Teknik Perminyakan, Universitas Islam Riau, Indonesia
Retno Safitri -  Departemen Teknik Perminyakan, Universitas Islam Riau, Indonesia
Revisi terakhir: 19 Agu 2019; Diterima: 20 Agu 2019; Diterbitkan: 11 Nov 2019; Tersedia online: 30 Agu 2019.
Akses Terbuka
Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel
Bahasa: ID
Teks Lengkap:
Statistik: 76 63
Sari
Demulsifier digunakan untuk mengatasi masalah emulsi minyak mentah pada saat produksi. Artikel ini memuat uji laboratorium demulsifier lokal dari minyak kelapa dan lemon dibandingkan demulsifier komersil. Parameter yang diperiksa adalah nilai pemisahan emulsi, pengaruh parameter pengujian terhadap pemisahan air secara statistik, dan water quality hasil demulsifikasi dengan uji TDS (Total Dissolved Solid) dan pH. Penelitian ini menggunakan metode saponifikasi dalam pembuatan demulsifier dan pengujian demulsifier menggunakan metode bottle test. Variasi temperatur adalah 400C, 500, 600C, 700C, dan 800C dengan konsentrasi 1ml, 3ml, dan 5 ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demulsifier lokal mampu memecah emulsi di seluruh temperatur pengujian. Pemisahan tertinggi terjadi pada temperatur 600C,700C, dan 800C  dengan konsentrasi  optimal 3ml dan 5 ml dan hasil pemisahan sebesar 32 ml dan 33 ml. Di sisi lain demulsifier komersil pada temperatur 400C dan konsentrasi 5ml gagal memecah emulsi. Pengaruh temperatur dan konsentrasi terhadap pemisahan air secara berurut sebesar 42,5 %  dan 2,7%. Water quality yang baik hasil demulsifikasi terjadi pada pengujian sampel demulsifier lokal 2 dengan TDS 244 ppm dan pH 6,99.
Kata Kunci
Demulsifier; Demulsifier Lokal; Emulsi; Metode Bottle test; Saponifikasi

Article Metrics:

  1. Emuchay, D., Onyekonwu, M. O., Ogolo, N. A., Ubani, C. (2013). Breaking of Emulsions Using Locally Formulated Demusifiers. SPE 167528. https://doi.org/10.2118/167528-MS
  2. Erfando, T., Cahyani, S. R., Rita, N. (2019). The utilization of citrus hystrix and citrus limon as an organic demulsifier formulation. IOP. https://doi.org/10.1088/1757-899X/509/1/012145
  3. Erfando, T., Rita, N., Cahyani, S. R. (2018). Identifikasi potensi jeruk purut sebagai demulsifier untuk memisahkan air dari emulsi minyak di lapangan minyak Riau. Kimia Mulawarman, 15, 117–121.
  4. Hajivand, P., Vaziri, A. (2015). Optimization of demulsifier formulation for separation of water from crude oil emulsions. Braziilian Journal of Chemical Engineering, 32(1), 107–118. https://doi.org/10.1590/0104-6632.20150321s00002755
  5. Indarsih, W., Suprayogi, S., Widyastuti, M. (2011). Kajian kualitas air sungai bedog akibat pembuangan limbah cair sentra industri batik desa Wijirejo. Majalah Geografi Indonesia, 25(1), 40–54.
  6. Manggala, M. R., Kasmungin, S., Fajarwati, K. (2017). Studi Pengembangan Demulsifier Pada Skala Laboratorium Untuk Mengatasi Masalah Emulsi Minyak Di Lapangan “ Z ”, Sumatera Selatan. Seminar Nasional, (1).
  7. Ningrum, S. O. (2018). Analisis kualitas badan air dan kualitas air sumur. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(1), 1–12.
  8. Oriji, A. B., Appah, D. (2012). Suitability of Local Demulsifier as an Emulsion Treating Agent in Oil and Gas Production. SPE Nigeria Annual International Conference and Exhibition. https://doi.org/10.2118/162989-MS
  9. Pratomo, D. S., Astuti, E. Z. (2014). Analisis Regresi Dan Korelasi Antara Pengunjung Dan Pembeli Terhadap Nominal Pembelian Di Indomaret Kedungmundu Semarang Dengan Metode Kuadrat Terkecil. Ilmu Komputer, (1).
  10. Rita, N., Hadi, G. (2017). Evaluasi Efisiensi Proses Crude Oil Dehydtation di CGS 5 Lapangan X Provinsi Riau. Jurnal Mineral, Energi Dan Lingkungan, 1(1), 16–27.
  11. Subekti, P. (2015). Perbandingan perhitungan matematis dan SPSS analisis regresi. Seminar Nasional, 3(June).
  12. Sulaiman, A. D. I., Abdulsalam, S., Technology, E., Tafawa, A., Francis, A. O., Polytechnic, A. (2015a). Formulation of Demulsifiers from Locally Sourced Raw Materials for. SPE, 178377–MS.
  13. Sulaiman, A. D. I., Abdulsalam, S., Tafawa, A., Francis, A. O. (2015b). Formulation of Demulsifiers from Locally Sourced Raw Materials for reatment of a Typical Nigerian Crude Oil Emulsion. https://doi.org/10.2118/178377-MS
  14. Wahyuni, T., Agoestanto, A., Pujiastuti, E. (2018). Analisis Regresi Logistik terhadap Keputusan Penerimaan Beasiswa PPA di FMIPA Unnes Menggunakan Software Minitab. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, 1, 755–764.
  15. Zhou, H., Dismuke, K., Lett, N., Penny, G. (2012). Development of More Environmentally Friendly Demulsifiers. SPE International Symposium and Exhibition on Formation Damage Control, (February), 15–17. https://doi.org/10.2118/151852-MS