Analisis Penggunaaan Government Radio Network (GRN) untuk Integrasi Sistem Komunikasi Public Protection and Disaster Relief (PPDR) di Kota Bandung

*Tengku Ahmad Riza -  Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom, Indonesia
Asep Mulyana -  Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom, Indonesia
Rendy Ahmad Munadi -  Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom, Indonesia
Revisi terakhir: 16 Agu 2019; Diterima: 20 Agu 2019; Diterbitkan: 11 Nov 2019; Tersedia online: 30 Agu 2019.
Akses Terbuka
Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel
Bahasa: ID
Teks Lengkap:
Statistik: 46 34
Sari
Sistem komunikasi Public Protection and Disaster Relief (PPDR) yang digunakan oleh instansi/lembaga saat ini tidak terintegrasi. Situasi ini menghambat komunikasi informasi antar instansi/lembaga sehingga memperlambat penanganan bencana. Artikel ini menyajikan penelitian kajian analisis penggunaan sistem Government Radio Network (GRN) untuk integrasi sistem komunikasi antar instansi/lembaga PPDR. Integrasi ini bertujuan untuk memperlancar aliran informasi antar instansi/lembaga PPDR sehingga mempercepat upaya menangani bencana. Teknologi komunikasi GRN yang digunakan ditentukan dengan melakukan kajian literatur dan studi banding di kota lain di dalam dan di luar negeri. TETRA digunakan untuk simulasi implementasi sistem GRN dalam melayani seluruh kota Bandung dengan frekuensi operasi 400 MHz dan lebar pita 800KHz.
Kata Kunci
Integrasi; sistem komunikasi; frekuensi; GRN; PPDR; TETRA

Article Metrics:

  1. Aryanta, D. (2018) Analisis Penggunaan Frequency Band 400 MHz dan 700 MHz untuk Layanan Broadband PPDR di Indonesia. Elkomika, 6(1), 35-48.
  2. Azmi, R. (2013). Analisis Migrasi Radio Trunking Analog ke Radio Trunking Digital di Indonesia. Buletin Pos dan Telekomunikasi, 11(3), 247-264.
  3. Clara, A., Astuti, R. P., Sugesti, E. S. (2016) Perencanaan terrestrial Trunked Radio (TETRA) digital pada Kereta Bandara Soekarno Hatta– Halim Perdana Kusuma. E-Proceeding of Engineering, 3(3), 43-63.
  4. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung. (2019). Portal Resmi Kota Bandung. Diakses dari www.bandung.go.id, tanggal 28 Juli 2019.
  5. European Telecommunications Standards Institute (1997). Terrestrial Trunked Radio (TETRA), Voice plus Data (V+D), Designers' guide, Part 1: Overview, technical description and radio aspec. Diakses dari https://www.etsi.org/deliver/etsi_etr/300_399/30001/01_60/etr_30001e01p.pdf, tanggal 28 Juli 2019.
  6. Kunavet, K. (2014). An Overview of Digital Trunked Radio : Technlogies and Standards. The Journal of Industrial Technology, 10(2), 111-121.
  7. Manik, C. R., Arfianto, F, Maulana, M.I. (2015). Analisis Pengalokasian Frekuensi untuk Penerapan Public Protection and Disaster Relief (PPDR) di Indonesia Khususnya Daerah Bandung. Prosiding Seminar Nasional ReTII. Diakses dari //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/329, tanggal 28 Juli 2019.
  8. Nurjihad, S., Mulyana, A., Riza, T. A. (2014) Planning TETRA Dinas Kepolisian Polrestabes Wilayah Bandung. Proyek Akhir, Universitas Telkom.
  9. Rappaport, T. S. (2002). Wireless Communication, Principles and Practice. 2nd edition. New Jersey: Prentice-Hall
  10. Yuniarti, D. (2014). Pemanfaatan Frekuensi Untuk Public Protection and Disaster Relief (PPDR). Buletin Pos dan Telekomunikasi, 12(1), 73-84.