skip to main content

SISTEM KENDALI POSISI SUDUT ANGGUK UNTUK ROKET RKX-300 DENGAN METODE KENDALI LINEAR QUADRATIC REGULATOR (LQR) DAN POLE PLACEMENT

*Fakhruddin Mangkusasmito  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Wahyudi Wahyudi  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Budi Setiyono  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Diterbitkan: 1 Jun 2013.

Citation Format:
Sari

Abstrak

Secara umum roket merupakan sistem yang terdiri dari wahana, propulsi, propelan, aeorodinamika dan trayektori, pemanduan dan kendali, serta telemetri dan telekomando.Agar sistem roket bisa bekerja dengan baik maka setiap subsistem tersebut harus bekerja secara sinergis untuk mencapai performa yang diharapkan.Secara garis besar pergerakkan roket ditentukan oleh sirip-sirip roket.Pada umumnya sirip kendali dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu sirip kendali angguk, sirip kendali geleng, dan sirip guling.Di Indonesia sendiri melaui Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mencoba untuk melakukan pengembangan teknologi kedirgantaraan di Indonesia termasuk di dalamnya roket.Salah satu produknya adalah roket RKX-300 yang diharapkan menjadi sistem wahana peluncur bagi uji coba sistem muatan. penelitian  ini dilakukan dengan mensimulasikan perancangan pengendalian terhadap sirip angguk atau defleksi elevator roket untuk mengatur posisi sudut angguk roket. Untuk metode pengendalian defleksi elevator, digunakan metode Linear Quadratic Regulator (LQR) dan pole placement yang diterapkan bersama-sama pada plant. Penggunaan metode LQR saja menghasilakan hasil yang tidak optimal, kemudian digunakan metode pole placement yang memperlihatkan perbaikan pada respon transien sistem terhadap masukan step, yang selanjutnya dengan metode LQR sistem dapat mencapai nilai referensi yang diinginkan.

 

Kata Kunci : Roket RKX-300, Sirip Angguk, LQR,Pole Placement

 

 

Abstract

In general, rocket is a system consist of spacecraft, propulsion, propellant, aerodynamic and trajectory, scouting and control, as well as telemetry and telecommand. In order for rocket system can work well, each subsystem must work synergistically to achieve the expected performance. the system aims to control the movement of rocket, so rocket could move according target given. In general, the control fins can be divided into three types, namely pitch fin, yaw fin, and roll fin. In Indonesia alone through Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) tries to make development of aerospace technology including rocket. One of its prosuct is RKX-300 that expexted to lauch vehicle system for payload testing charge.The final task is accomplished by simulating the control design of pitch fin or elevator deflection to position its nod. For elevator deflection control method, used Linear Quadratic Regulator (LQR) and Pole Placement, applied together on the plant. Using LQR method alone resulting in sub-optimal results, then use pole placement method that shows the improvement in the transient response of the system to a step input, the system further with LQR method can achieve the desired reference value.

 

Key Word : Rocket RKX-300, Pitch Fin, LQR, Pole Placement, MATLAB,
Fulltext View|Download

Article Metrics:

Article Info
Bagian: Artikel - Teknik Tenaga Listrik
Bahasa : EN
Statistik:
Share:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.