skip to main content

Submissions

Online Submissions

Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.

Already have a Username/Password for Jurnal Hukum Progresif?

Go to Login

Need a Username/Password?

Go to Registration
 

Author Guidelines

PANDUAN PENULISAN ARTIKEL (AUTHOR GUIDELINES)

JURNAL HUKUM PROGRESIF

  

Panduan ini merupakan panduan penulisan artikel pada Jurnal Hukum Progresif yang harus diikuti oleh semua penulis (author) jika akan memasukkan artikelnya ke Jurnal Hukum Progresif:

 

Jenis artikel yang diterima:

  1. Artikel Hasil Penelitian;
  2. Artikel Gagasan Konseptual.

 

A.  Ketentuan Umum Penulisan
  1. Font yang digunakan dalam panduan penulisan jurnal Hukum Progresif adalah Times New Roman, 1,5 spasi, 12 pt.
  2. Khusus untuk penulisan judul artikel menggunakan Times New Roman, 13 pt, Bold, Centre, Capitalize Each Word dan maksimal 14 kata.
  3. Untuk artikel hasil penelitian, “identitas penelitian” dicantumkan sebagai catatan kaki judul artikel. Identitas penelitian yang dimaksud adalah jenis penelitian dan sumber dana yang digunakan.
  4. Setelah penulisan judul artikel, di bawahnya ditulis nama penulis. Jarak antara judul dengan nama penulis 2 spasi. Nama penulis ditulis tanpa gelar akademis, dibawah nama penulis ditulis instansi asal penulis; alamat instansi; dan alamat email penulis.
  5. Jumlah penulis, dapat lebih dari satu orang dengan format penulisan berjajar, dipisahkan oleh tanda koma ( , ). Jika ada penulis penanggungjawab atau penulis korespondensi (corresponding author) harus diberi tanda khusus “ * ”. Pemberian tanda ini dimaksudkan untuk memastikan komunikasi terkait dengan artikel dapat langsung diterima oleh personil yang tepat. Alamat instansi dan alamat email corresponding author ditulis di bawah nama penulis.
  6. Dalam penulisan nama penulis, jika nama penulis terdiri dari dua kata, maka nama pertama penulis (first name) sebaiknya tidak disingkat baru kemudian diikuti dengan nama akhir (last name). Sebaliknya jika nama penulis hanya terdiri dari satu kata, maka dalam versi online (HTML) akan dituliskan dalam dua kata yang berisi nama yang sama (berulang) untuk keperluan indeksasi metadata (Camdali & Tunc, 2006; Fridman, 2008).
  7. Abstrak ditulis dalam 2 bahasa, yakni bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Penulisan judul abstrak menggunakan bold sedangkan untuk substansi abstrak ditulis italic, 1 spasi, maksimal 100 – 125 kata. Abstrak harus mengandung latar belakang, permasalahan, urgensi penulisan/penelitian, metode penelitian (untuk artikel hasil penelitian), hasil penelitian atau kesimpulan.
  8. Penulisan judul kata kunci  bold, terdiri dari 3-5 kata kunci.
  9. Artikel hasil penelitian dengan jumlah minimal 10 halaman, maksimal 15 halaman sedangkan artikel gagasan konseptual dengan jumlah minimal 9 halaman, maksimal 12 halaman.  Jumlah halaman sudah termasuk gambar dan tabel.
  10. Artikel harus ditulis sesuai template dalam bentuk siap cetak dengan ukuran bidang tulisan A4 (210 x 297 mm) dan dengan format margin kiri 25 mm, margin kanan 20 mm, margin  bawah 20 mm, dan margin atas 30 mm. Paragraf baru dimulai 10 mm dari batas kiri, sedangkan antar paragraf tidak diberi spasi antara. Semua bilangan dalam penulisan artikel di jurnal ini ditulis dengan angka arab, kecuali pada awal kalimat.

 

B.  Sistematika Penulisan

Artikel yang masuk di Jurnal Hukum Progresif dapat berupa hasil penelitian maupun gagasan konseptual. Tulisan harus orisinil dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Adapun sistematika penulisan sebagai berikut:

1.    Artikel Hasil Penelitian:

A. Pendahuluan meliputi:

-      Latar Belakang Permasalahan (1-2 paragraf)

-      Kerangka Teori (2 paragraf)

-      State of the art Penelitian sebelumnya (1-2 paragraf)

-      Permasalahan dan Gap Analysis (dari sisi penting dan tidaknya dan atau apa uniknya paper ini dibanding penelitian sebelumnya) dan Tujuan Penelitian (1 paragraf)

B. Metode Penelitian (2 paragraf)

C. Hasil dan Pembahasan

D. Simpulan dan Saran

Daftar Pustaka

 

2.    Artikel Gagasan Konseptual:

A. Pendahuluan (Permasalahan diletakkan di bagian akhir Pendahuluan)

B. Pembahasan dengan sub-sub judul pembahasan sesuai kebutuhan

C. Simpulan

Daftar Pustaka

 

C.  Penjelasan Sistematika Penulisan


1.      Pendahuluan

Bab Pendahuluan memuat latar belakang permasalahan, kerangka teori, dan state of the art penelitian sebelumnya. Selain itu dalam Pendahuluan juga harus ada penjelasan mengenai gap analisis dan atau urgensitas kajian dibanding dengan penelitian-penelitian sebelumnya. Untuk itu perlu adanya pernyataan kebaruan dari kajian ilmiah yang dilakukan. Pernyataan kebaruan diperkuat dengan kajian literatur dari penelitian-penelitian terdahulu.   

 

2.      Kerangka Teori

Pada artikel hasil penelitian harus memuat kerangka teori yang diletakkan pada bab Pendahuluan. Kerangka teori berisi teori-teori yang digunakan dalam kajian. Teori  harus dikutip dan dimasukkan dalam bab Hasil dan Pembahasan.

 

3.      Metode Penelitian

Dalam artikel hasil penelitian, metode penelitian ditulis sebagai sub bab tersendiri setelah bab Pendahuluan. Metode penelitian meliputi pembahasan tentang metode pendekatan, spesifikasi penelitian, jenis dan teknik pengumpulan data, serta metode analisis data. Untuk artikel gagasan konseptual, cukup hanya dibahas mengenai metode pendekatan kajian  yang diletakkan di bagian akhir bab Pendahuluan. 

 

4.      Hasil dan Pembahasan

Pada artikel hasil penelitian, setelah bab Pendahuluan dan Metode Penelitian diikuti dengan bab Hasil dan Pembahasan. Bab ini memuat hasil-hasil atau temuan penelitian (scientific finding) yang diikuti dengan pembahasannya secara ilmiah. Uraian pembahasan pada bab Hasil dan Pembahasan bersifat deskriptif, analitis dan kritis. Uraian pembahasan harus disesuaikan dengan urutan permasalahan hukum yang menjadi unsur utama dalam kajian. Teori-teori yang dimasukkan dalam kerangka teori harus dikutip dalam bab ini. Pada artikel gagasan konseptual menggunakan istilah Pembahasan, dimana di dalamnya memuat sub-sub sesuai dengan urutan permasalahan. Uraian yang menggunakan bullet atau angka arab harus dibuat mengikuti kalimat. Tidak diperkenankan dibuat dalam bentuk poin-poin ke bawah.

 

5.      Simpulan

Bab Simpulan pada dasarnya memuat intisari dari kajian dan sekaligus juga merupakan jawaban atas permasalahan yang dikaji dalam artikel. Maka dari itu, penyusunan bab Simpulan harus disesuaikan dengan urutan permasalahan yang sudah ada. Selain berisi intisari kajian, simpulan juga bisa digunakan untuk menguji tercapai atau tidaknya suatu tujuan penelitian atau kajian.

 

6.      Daftar Pustaka

Daftar Pustaka dalam artikel hasil penelitian maupun gagasan konseptual memuat semua referensi yang digunakan dalam kajian. Referensi hendaknya diterbitkan maksimal dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir.  Komposisi daftar pustaka sangat disarankan berupa sumber primer (70%) yakni jurnal nasional, jurnal internasional, tesis, disertasi, proceeding conference baik nasional maupun internasional. Sumber lainnya (30%) dapat berupa buku maupun sumber referensi lainnya. Setiap artikel minimal harus berisi 15 (lima belas) referensi dan hanya referensi yang digunakan sebagai kutipan yang boleh ditulis dalam Daftar Pustaka.

 

D.  Ketentuan Penulisan Kutipan dan Sumbernya

Setiap pengambilan atau pengutipan data yang berasal dari orang/penulis lain, wajib dituliskan sumber kutipan/rujukannya. Dalam teknik pengutipan, dikenal 2 (dua) jenis kutipan yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

Kutipan langsung adalah kutipan yang ditulis sama persis dengan sumber aslinya, baik bahasa maupun ejaannya dengan tidak mengadakan perubahan sama sekali. Kutipan yang panjangnya kurang dari 4 (empat) baris dimasukan ke dalam teks, ditulis seperti ketikan teks, diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“). Kutipan yang panjangnya 4 (empat) baris atau lebih, diketik satu spasi, penulisan dimulai setelah tujuh ketukan dari batas tepi kiri.

Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang tidak sama persis dengan aslinya. Penulis hanya mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip untuk dinyatakan kembali dengan kalimat yang disusun oleh penulis. Kalimat-kalimat yang mengandung kutipan ide tersebut ditulis dengan spasi rangkap sebagaimana teks biasa. Sumber kutipan ditulis langsung setelah teks kutipan.

Mengenai penulisan sumber kutipan, dalam penulisan karya ilmiah dikenal  beberapa gaya (style) yang dapat dipilih dan dianut untuk penulisan sumber kutipan.

Jurnal Hukum Progresif menganut footnote dengan gaya Chicago Manual of Style 16th edition (full note). Penulisan kutipan dengan gaya tersebut diwajibkan menggunakan software manajemen referensi Mendeley. Format penulisan sumber kutipan: menggunakan footnote. Contoh kutipan langsung: Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara1.

Contoh kutipan tidak langsung: Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis2.

 

Contoh penulisan footnote sumber kutipan:

1 Gorys Keraf, Argumentasi Dan Narasi: Komposisi Lanjutan III (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2007).

2 Wikan Sinatrio Aji, “The Implementation of Diversion and Restorative Justice in the Juvenile Criminal Justice System in Indonesia,” Journal of Indonesia Legal Studies 4, no. 1 (2019): 73–88.

 

E.  Ketentuan Penulisan Daftar Pustaka

Daftar Pustaka hanya memuat referensi-referensi yang dikutip dalam artikel. Penulisan daftar pustaka dalam Jurnal Hukum Progresif menggunakan gaya (style) sama halnya dengan kutipan yakni gaya Chicago Manual of Style 16th edition (full note) dengan menggunakan software manajemen referensi Mendeley. Berikut panduan dan sekaligus contoh penulisan daftar pustaka.

Contoh:

1.      Penulis 1 orang  dalam buku

Nama belakang , nama depan penulis . Judul buku (italic) . tempat penerbitan : nama penerbit , tahun terbit.

Contoh:

Irianto, Sulistyowati. Memperkenalkan Studi Sosio Legal. Bandung: Yayasan Obor, 2006.

Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2006.

 

2.    Penulis terdiri dari 2 orang dalam  buku

Nama belakang , nama depan penulis pertama , and nama penulis kedua (tidak dibalik) . Judul buku (italic) . tempat penerbitan : nama penerbit , tahun terbit.

Contoh:

Kusnardi, Muhammad, and B. Saragih. Susunan Pembagian Kekuasaan Menurut Undang-Undang Dasar 1945. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1994.

 

3.    Penulis dari kelompok atau lembaga tertentu

Nama kelompok/lembaga . Judul buku dalam huruf miring (italic) . Tempat penerbitan : nama penerbit , tahun terbit.

Contoh:

Bank Indonesia. Optimizing Macroprudential Policy to Support the Financial Stability. Jakarta: Bank Indonesia, 2016.

World Bank. Decentralization and Subnational Regional Economics-What,Why and Where. World Bank, 2006.

 

4.  Artikel dalam Jurnal

Penulisan jurnal mengikuti urutan:

Nama belakang , nama depan penulis . “Judul artikel (dalam tanda petik).” Judul jurnal dengan huruf miring/italic <spasi> volume jurnal , nomor penerbitan (tahun penerbitan dalam tanda kurung) : nomor halaman.

Contoh:

Samekto, Adjie. “Pembangunan Berkelanjutan Dalam Tatanan Sosial Yang Berubah.” Jurnal Hukum Progresif 1, no. 2 (2010): 15.

Hayat, Hayat. “Korelasi Pemilu Serentak Dengan Multi Partai Sebagai Penguatan Sistem Presidensiil.” Jurnal Konstitusi 11, no. 3 (2014): 461–69.

 

5. Artikel dalam Prosiding

Penulisan artikel dalam prosiding sebagai berikut:

Nama belakang , nama depan penulis . “Judul artikel (dalam tanda petik).” nama prosiding dalam huruf miring (italic) , halaman . tempat terbit : nama penerbit, tahun terbit.

Contoh:

Hidayat, Arief. “Negara Hukum Pancasila (Suatu Model Ideal Penyelenggaraan Negara Hukum).” In Prosiding Konggres Pancasila IV: Strategi Pelembagaan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menegakkan Konstitusionalitas Indonesia, 56–65. Yogyakarta: PSP Press Universitas Gadjah Mada, 2012.

Harkes, Ingvild. “An Institutional Analysis of Sasi Laut, a Fisheries Management System in Indonesia.” In Proceedings of the International Workshop on Fisheries Co-Management, 1–9. Netherlands: ICLARM, 1999.

 

6.  Artikel sebagai bagian dari Buku

Urutan penulisan: nama belakang , nama depan penulis . “Judul artikel (dalam tanda petik).” Judul buku dalam huruf miring (italic) , nama editor (tidak dibalik) , halaman . tempat terbit: nama penerbit, tahun terbit.

Contoh:

Irianto, Sulistyowati. “Praktik Penelitian Hukum: Perspektif Sosiolegal.” In Metode Penelitian Hukum Konstelasi Dan Refleksi, edited by Shidarta and Sulistyowati Irianto, 297–315. Jakarta: Yayasan Obor, 2009.

 

7. Artikel dalam Surat kabar (newspaper)

Urutan penulisan artikel dalam Surat Kabar: nama belakang , nama depan penulis . “Judul artikel (dalam tanda petik).” nama surat kabar (dalam huruf miring/italic) , bulan <spasi> tanggal , tahun terbit.

Contoh:

Sukirno, Sukirno. “Diskriminasi Masyarakat Adat.” Harian Kompas, January 16, 2014.

Surbakti, R. “Sistem Pemilu Dan Konsekuensi.” Harian Kompas, September 22, 2016.

 

8.  Tesis atau Disertasi

Penulisan secara urut adalah: nama belakang penulis , nama depan penulis . “Judul thesis atau disertasi dalam tanda petik.” nama universitas , tahun.

Contoh:

Hidayat, Arief. “Kebebasan Berserikat Di Indonesia: Suatu Analisis Pengaruh Perubahan Sistem Politik Terhadap Penafsiran Hukum.” Universitas Diponegoro, 2006.

Roisah, Kholis. “Membangun Prinsip-Prinsip Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual Berbasis Kearifan Lokal (Studi Perlindungan Hukum Terhadap Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia).” Universitas Diponegoro, 2013.

 

9. Artikel dari Sumber Online

Penulisan sumber online: nama belakang penulis , nama depan penulis . “Judul artikel dalam tanda petik,” tahun . alamat website.

Contoh:

Nurjaya, I. N. “Kearifan Lokal Dan Pengelolaan Sumber Daya Alam,” 2008. http://blogmanifest.wordpress.com/2008.

United Nations High Commissioner for Human Rights. “Combating Discrimination Against Indigenous Peoples,” 2016. http://www.ohchr.org/EN/Issues/Discrimination/Pages/discrimination_indigenous.aspx.

 

10.  Pendahuluan atau Pengantar dalam Buku

Urutan penulisannya meliputi nama belakang , nama depan penulis . “Judul tulisan dalam tanda petik.” Judul buku dalam huruf miring/italic . tempat terbit : nama penerbit , tahun terbit.

Contoh:

Ismail, N. “Masih Adakah Ruang Politik Hukum Negara Bagi Implementasi Hak Ulayat.” In Perkembangan Hak Ulayat Laut Di Kepulauan Kei. Semarang: Undip-Press, 2016.

 

F.   Ketentuan Penomoran/Pembab-an dalam Penulisan Naskah (Number Formats)

Penomoran bab dan sub-bab dalam penulisan naskah Jurnal Hukum Progresif menggunakan sistem penomoran sebagaimana diilustrasikan sebagai berikut:

 

A. ___________________________________________________________

       1. ________________________________________________________

             a.______________________________________________________

                   1). __________________________________________________

                         a).________________________________________________

                              (1).____________________________________________                                            (a).__________________________________________

 

G. Ketentuan Pembuatan Tabel dan Gambar

Setiap tabel dan gambar yang masuk dalam artikel, diberi nomor dengan angka Arab, dan judul. Judul tabel diletakkan di atas tabel, sedangkan judul gambar di sebelah bawah gambar tersebut. Jarak antara nomor dan judul dengan tabel, 1 (satu) spasi. Tabel dan Gambar diletakkan di dalam kelompok teks sesudah tabel atau gambar tersebut dirujuk. Gambar-gambar dalam artikel harus dipastikan dapat tercetak dengan jelas (ukuran font, resolusi dan ukuran garis harus yakin tercetak jelas). Gambar dan tabel dan diagram/skema sebaiknya diletakkan sesuai kolom diantara kelompok teks atau jika terlalu besar diletakkan di bagian tengah halaman. Pembuatan tabel tidak boleh mengandung garis-garis vertikal, sedangkan garis-garis horisontal diperbolehkan tetapi hanya yang penting-penting saja.

Contoh :

 

Tabel  1. Judul Tabel

Kolom Judul/nama

Kolom A (t)

Kolom B (T)

 

1

2

 

3

4

 

5

6

 


All manuscript must be submitted to the editorial office through this online submission interface (http://ejournal.undip.ac.id/index.php/hukum_progresif/).

 

Submission Preparation Checklist

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.

  1. The submission has not been previously published, nor is it before another journal for consideration (or an explanation has been provided in Comments to the Editor).
  2. The submission file is in OpenOffice, Microsoft Word, RTF, or WordPerfect document file format.
  3. Where available, URLs for the references have been provided.
  4. The text is single-spaced; uses a 12-point font; employs italics, rather than underlining (except with URL addresses); and all illustrations, figures, and tables are placed within the text at the appropriate points, rather than at the end.
  5. The text adheres to the stylistic and bibliographic requirements outlined in the Author Guidelines, which is found in About the Journal.
  6. If submitting to a peer-reviewed section of the journal, the instructions in Ensuring a Blind Review have been followed.
 

Copyright Notice

© Doctor of Law

Diponegoro University

 

Privacy Statement

The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.