Kondisi dan Keanekaragaman Karang Batu di Perairan Pulau Gangga Sulawesi Utara (Condition and Biodiversity of Hard Coral at Gangga Island, North Sulawesi Gangga Island)

*Jemmy Souhoka -  UPT. Loka Konservasi Biota Laut – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Bitung Jln.Tandurusa No.1. Bitung, Sulawesi Utara, Indonesia. 95527 HP: 08124402063, Indonesia
Published: 2 Dec 2013.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 947 1940
Abstract

Pulau Gangga terletak pada koordinat 1º46'19"N - 125º03'11" E dan merupakan salah satu pulau yang termasuk dalam perairan Kabupaten Minahasa Utara Propinsi Sulawesi Utara. Perairan pantai pulau ini didominasi oleh ekosistem terumbu karang. Perkembangan aktivitas kegiatan manusia di perairan ekosistem terumbu karang akan mempengaruhi kondisi dan keanekaragaman jenis karang batu. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk melihat kondisi dan kenaekaragaman jenis karang batu di kawasan perairan Pulau Gangga. Penelitian tentang kondisi dan keanekaragaman jenis karang batu di perairan kawasan Pulau Gangga Sulawesi Utara telah dilakukan pada bulan Mei 2011 pada 5 (lima) stasiun penelitian yaitu Stasiun 1(Pulau Lihaga), Stasiun 2 (Gangga 1), Stasiun 3 (Pulau Tindila), Stasiun 4 (Pantai Panjang) dan Stasiun 5 (Gangga 2). Metode penelitian yang digunakan adalah transek garis (Line Intercept Transect).  Hasil penelitian ditemukan 106 jenis karang batu dari 16 famili. Kondisi karang batu berdasarkan persentase tutupan berkisar antara 24,24–73,30% dan termasuk kategori sedang sampai baik. Stasiun 1 memiliki nilai keanekaragaman jenis (H) tertinggi sebesar 1,17 dan indeks kemerataan (E) tertinggi 0,91 ditemukan di Stasiun 3. Secara umum perairan Pulau Gangga didominasi oleh karang batu sepanjang 10958 cm (kedalaman 3m) atau 43,83% dan 12.116 cm (kedalaman 6m) atau 48,46%  dari total panjang transek (25.000 cm) dengan jenis yang dominan yaitu Acropora sp. (2344 cm) atau 9,38% di kedalaman 3m dan Porites nigrecens (3751 cm) atau 15,00% pada kedalaman 6 m. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai data dasar dalam pengambilan kebijakan pengelolaan wilayah ekosistem terumbu karang oleh pemerintah daerah Sulawesi Utara.

Kata kunci: kondisi, karang keras, keanekaragaman, Pulau Gangga

 

North Minahasa District, North Sulawesi Province) is located at 1º 46'19"N - 125º 03' 11" E. Coral reef ecosystem dominated of its coastal areas. Increasing human activities in the area was thought to influence the condition of coral reef and its diversity. This study aims to observe the condition and biodiversity of hard coral in the Gangga Island waters. This study was conducted in May 2011 at 5 (five) stations, i.e. Station 1 (Lihaga Island), Station 2 (Gangga 1), Station 3 (Tindila Island), Station 4 (Panjang Beach) and Station 5 (Gangga 2). The Line Intercept Transect (LIT) method was applied in this study. There were 106 species of hard corals consisting of 16 families found in location. The condition of hard corals was classified into middle to good, and the persentage of coverage was in between 24.24 - 73.30 %. Corals at station 1 were in the good location and they have the highest diversity index (1.17), while the highest evenness index was at Station 3 (0.91). Generally, at Gangga Island, the domination of hard coral was 10.958 cm or 43,83  % (depth 3m) and 12.116 cm or 48,46 % (depth 6m) of the total transect (25,000 cm) with coral species of Acropora sp (2.344 cm) or 9,38 % at depth of 3m and Porites nigrecens (3.751 cm) or 15 % was dominant at depth of  6m. Result of this study can be used in management coral reef ecosystem policy of the goverment of North Sulawesi.

Keywords: condition, hard coral, diversity, Gangga Island

Article Metrics: