Hubungan Kemelimpahan Chlorella sp Dengan Kualitas Lingkungan Perairan Pada Skala Semi Masal di BBBPBAP Jepara

DOI: https://doi.org/10.14710/jil.14.2.77-81

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Published: 16-10-2016
Section: Research Article
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

ABSTRAK

Chlorella   sp merupakan salah satu mikroalga yang sering dibudidayakan untuk berbagai keperluan seperti obat-obatan, kosmetik, atau untuk alternatif  biodiesel Chlorella    sp  merupakan suatu agen bioremediasi yang baik, selain dapat hidup pada lingkungan yang tercemar juga dapat memakai logam berat sebagai logam esensial untuk metabolisme. Banyaknya manfaat yang akan dapat diambil apabila dapat mengembangkan Chlorella    sp pada skala masal. Dengan kemanfaatannya dari Chlorella    sp maka penulis melakukan penelitian dengan menggunakan Chlorella    sp sebagai objeknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemelimpahan Chlorella    sp dengan kualitas lingkungan perairan di Kabupaten Jepara. Chlorella      sp ini dikultivasi di luar ruangan dengan sumber cahaya berasal dari sinar matahari secara langsung, pengudaraan untuk pencampuran media menggunakan blower yang dialirkan melalui selang dan kran aerasi untuk mencampur media. Aerasi dalam penelitian ini digunakan dengan tujuan agar sel Chlorella   sp dapat memperoleh nutrisi dalam media kultivasi secara merata karena adanya sirkulasi air dalam wadah kultur (Amini, 2006). Dari hasil analisis data diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) = 0,995. Hal ini memberikan gambaran bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara variabel bebas yakni kelima parameter kualitas air (nitrat, fosfat, temperature, pH dan salinitas) dengan variabel terikat yakni kemelimpahan Chlorella   sp . Selanjutnya diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut:Y =  -5323.54 -16.80 nitrat -60.78 fosfat   + 111.09 temperatur  + ; 997.26 pH -191.92 salinitas. Dari persamaan regresi tersebut memperlihatkan bahwa parameter kualitas air yang memiliki hubungan searah (berbanding lurus) adalah temperature  dan pH. Sedangkan parameter kualitas air yang memiliki hubungan berbanding terbalik yaitu; nitrat,fosfat dan salinitas. Hubungan kemelimpahan Chlorella   sp dengan kualitas lingkungan perairan skala semi masal kuat, hasil analisis regresi didapat nilai Adjusted R2 0,995, artinya persentase sumbangan pengaruh variabel nitrat ,fosfat,temperature, pH dan salinitas terhadap kemelimpahan Chlorella   adalah sebesar 99,5% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai koefisien / pengaruh tertinggi terdapat pada parameter pH yaitu (997,49).

Kata kunci: Chlorella  sp, kualitas lingkungan, semi masal, Jepara

 

ABSTRACT

Chlorella sp is one of the microalgae are often cultivated for various purposes such as pharmaceuticals, cosmetics, or for alternative biodiesel Chlorella sp an agent of bioremediation good, but can live in a polluted environment can also wear a heavy metal as the metal essential for metabolism. The many benefits that will be taken if it can develop Chlorella sp on a mass scale. With the emergence of Chlorella sp author conducted research using Chlorella sp as its object. The purpose of this study was to determine the relationship between the abundance of Chlorella sp with the quality of the water environment in the district of Jepara.Chlorella sp is cultivated outdoors with a light source coming from direct sunlight, aeration for mixing media using a blower that flowed through the hose and faucet aeration to mix media. Aeration used in this study with the aim of Chlorella sp cells can obtain nutrients evenly in cultivation media for their water circulation in the culture vessel (Amini, 2006). From the analysis of data obtained by the coefficient of determination (R2) = 0.995. This illustrates that there is a very strong relationship between the independent variables namely the five parameters of water quality (nitrates, phosphates, temperature, pH and salinity) with the dependent variable abundance of Chlorella sp. Furthermore, multiple linear regression equation as follows: Y = -5323.54 -16.80 -60.78 nitrate phosphate + 111.09 + temperature; 997.26 -191.92 pH salinity. From the regression equation shows that the water quality parameters that have a unidirectional relationship (proportional) is temperature and pH. While water quality parameters which have an inverse relationship, namely; nitrate, phosphate and salinity. Chlorella sp abundance relationships with water environmental quality semi massive scale strong, the results of the regression analysis obtained Adjusted R2 value of 0.995, meaning that the percentage contribution of variables influence nitrates, phosphates, temperature, pH and salinity of the abundance of Chlorella is 99.5% and the rest is influenced by factors other. The coefficient of impact / highest in pH parameters ie (997.49).

Keywords:  Chlorella sp, environmental quality, semi-massive, Jepara

Cara sitasi: Apriliyanti, S., Soeprobowati, T. R., Yulianto, B. (2016). Hubungan Kemelimpahan Chlorella sp dengan Kualitas Lingkungan Perairan pada Skala Semi Masal di BBBPBAP Jepara. Jurnal Ilmu Lingkungan,14(2),77-81, doi:10.14710/jil.14.2.77-81

  1. Siska Aprilliyanti 
    Magister Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro, Indonesia
  2. Tri Retnaningsih Soeprobowati 
    Jurusan Biologi, FSM Universitas Diponegoro
  3. Bambang Yulianto 
    Jurusan Kelautan FPIK Universitas Diponegoro