Strategi Pengembangan Pengelolaan Rantai Pasok Dalam Pengelolaan Sampah Plastik

*Kikis Dinar Yuliesti  -  UNDIP SEMARANG, Indonesia
Received: 16 Sep 2019; Published: 29 Apr 2020.
DOI: https://doi.org/10.14710/jil.18.1.126-132 View
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (44KB)    Indexing metadata
Open Access
Citation Format:
Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu masalah serius yang terjadi di kota besar. Pertambahan jumlah penduduk setiap tahunnya akan mempengaruhi volume, jenis dan karakteristik sampah yang dihasilkan setiap harinya. Dari hasil penelitian lapangan yang dilakukan di Kecamatan Semarang Tengah pada Tahun 2017 menunjukkan bahwa sampah yang dihasilkan mencapai hampir 0,98 kg  per orang setiap harinya. Adapun sampah yang dihasilkan terdiri dari  77,5 % sampah organik, 13,5 % sampah plastik, 5,5 % sampah kardus dan kertas, 2,2 %  logam / kaleng dan sisanya adalah kaca dan lainnya. Dari komposisi tersebut, sampah plastik merupakan sampah non organik yang memiliki prosentase tertinggi.  Subjek dalam penelitian ini adalah pelaku dalam rantai pasok pengelolaan sampah plastik. Dari subjek penelitian juga didapatkan faktor internal dan eksternal yang akan digunakan untuk menganalisis  kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam meningkatkan dan menjaga keberlanjutan pengelolaan sampah plastik di Kecamatan Semarang Tengah.  Suatu sistem penyediaan bahan baku, proses produksi hingga proses pemasaran sampai ke tangan konsumen, dibutuhkan dukungan teknologi baik berupa aplikasi sederhana yang memberikan informasi tentang ketersediaan jenis dan jumlah bahan baku yang terupdate, sehingga dapat mempersingkat waktu produksi. Selain itu juga perlu dukungan sistem informasi untuk membantu pemasaran produk daur ulang, sehingga jangkauan pengguna / konsumen akan lebih banyak dan lebih luas. Keberadaan teknologi informasi memegang peranan penting sebagai media untuk mempercepat terpenuhinya supply dan demand serta menjamin keberlangsungan dan keberlanjutan usaha.

STRATEGY FOR DEVELOPING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

IN PLASTIC WASTE PROCESSING

 

ABSTRACT

 

Household waste management is still one of the serious problems that occur in big cities. The increase of population each year will affect the volume, type and characteristics of waste produced every day. From the results of field research conducted in the District of Central Semarang in 2017 showed that the waste generated reached almost 0.98 kg per person every day. The waste generated consists of 77.5% organic waste, 13.5% plastic waste, 5.5% cardboard and paper waste, 2.2% metal / can and the rest is glass and others. From the results showed that plastic waste is non-organic waste which has the highest percentage. The subjects in this study were actors in the supply chain of plastic waste management.  The research subjects also obtained internal and external factors that will be used to analyze strengths, weaknesses, opportunities and threats in improving and maintaining the sustainability of plastic waste management in Central Semarang District. A system of supplying raw materials, the production process to the marketing process up to the hands of consumers, technology support is needed in the form of a simple application that provides information about the availability of types and quantities of updated raw materials, so as to shorten the production time. It also needs the support of information systems to help marketing recycled products, so that the coverage area of users / consumers will be more and wider. The existence of information technology plays an important role as a medium to accelerate the fulfillment of supply and demand and to ensure the sustainability of the business.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: Plastic Waste, Recycling , Supply Chain

Article Metrics:

  1. Anwar, Sariyun Naja, 2011, “Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management): Konsep dan Hakikat”, Jurnal Dinamika Informatika 3, No. 2
  2. Badan Pusat Statistik Kota Semarang.2018. Kecamatan Semarang Tengah Dalam Angka 2018. CV. Citra Yuda, Semarang
  3. Badan Pusat Statistik Indonesia, 2017. Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2017. https://bps.go.id
  4. Badan Standarisasi Nasional, SNI 19.3964.1994 tentang Metode Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan Sampah Perkotaan
  5. Badan Standarisasi Nasional, SNI 19.3983.1995 tentang Spesifikasi Timbulan Sampah untuk Kota Kecil dan Kota Sedang di Indonesia
  6. Badan Standarisasi Nasional, SNI 19.2454.2002 tentang Tata Cara Teknik Operasional Pengelolaan Sampah Perkotaan
  7. Badan Standarisasi Nasional, SNI 3234.2008 tentang Pengelolaan Sampah Permukiman
  8. Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR. Dasar-Dasar Sistem Pengelolaan Sampah
  9. Ethariesta. 2015. Pengolahan sampah di Jerman. https://ethariesta.wordpress.com/tag/pengolahan-sampah-di-jerman/
  10. Herdiawan,Junanto.2013. Rahasia sukses pengolahan sampah di Jepang. http://olahsampah.com/index.php/manajemen-sampah/39-rahasia-sukses-pengolahan-sampah-di-jepang
  11. Ismiyati. 2011. Statistik dan Probabilitas untuk Teknik Bagi Peneliti Pemula, Magister Teknik Sipil Program Pascasarjana UNDIP, Semarang
  12. Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum di Kota Semarang
  13. Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah
  14. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah di Jawa Tengah
  15. Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
  16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor. 33 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah
  17. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana Dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
  18. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor : 01/PRT/M/2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  19. Purristiyana. 2011. Strategi Peningkatan Pelayanan Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Dalam Pengelolaan Sampah Perumahan (Kajian Di Kabupaten Bogor), IPB, Bogor
  20. Rangkuti, F. (2013a). Analisis SWOT. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
  21. Rangkuti, F. (2013b). SWOT Balanced Scorecard (Ke-5th ed.). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
  22. Setiawan A., Marimin, Arkeman Y., Udin F., 2011, Studi Peningkatan Kinerja Manajemen Rantai Pasok Sayuran Dataran Tinggi di Jawa Barat, Jurnal Aritech, Vol 31, No. 1, 60-70
  23. Setiawan S. A., 2011, Studi Peningkatan Kinerja Manajemen rantai pasok sayuran dataran tinggi terpilih di Jawa Barat, Disertasi, Doktoral, Teknologi Industri Pertanian, Institut Pertanian Bogor
  24. Seo, Yoonjung. 2013. Current Municipal Solid Waste Management and Waste to Energy Status in Republic of Korea, Columbia University, New York
  25. Sudokwon Landfill Site Management Corporation (SLC). 2010. Technology of Combustible Waste Sorting and RDF Manufacturing Facilities in Sudokwon Landfill, South Korea
  26. Tchobanoglous G, 1993. Integrated Solid Waste Management, Mc Graw-Hill International, New York
  27. Titisarinurul. 2016. Sistem Pengelolaan Sampah di Swedia. https://titisari04.wordpress.com/2016/11/15/sistem-pengolahan-sampah-di-swedia
  28. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah
  29. Universitas Diponegoro, Program Pasca Sarjana. 2017. Buku Panduan Tesis Magister Teknik Sipil, UNDIP, Semarang

Last update: 2021-03-04 08:10:27

No citation recorded.

Last update: 2021-03-04 08:10:28

No citation recorded.