skip to main content

Analisis Keberlanjutan Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Kawasan Agrowisata di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur

1Program Studi Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan - IPB University, Indonesia

2Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Indonesia

3Departemen Arsitektur Lanskape IPB University, Indonesia

4 Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB University, Indonesia

View all affiliations
Received: 17 Oct 2022; Revised: 28 Feb 2023; Accepted: 8 Apr 2023; Available online: 30 Jun 2023; Published: 1 Jul 2023.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract

Pemanfaatan kebun sebagai kawasan agrowisata di Kabupaten Banyuwangi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung dengan memaksimalkan potensi pekarangan yang dimiliki masyarakat di bidang pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status keberlanjutan pemanfaatan pekarangan sebagai kawasan agrowisata di Kabupaten Banyuwangi ditinjau dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan dan budaya. Metode analisis yang digunakan adalah Multi Dimensional Scaling (MDS) melalui teknik ordinance Rap-HGAgrotourism (Rapid Appraisal for Home Garden Agrotourism). Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keberlanjutan pekarangan sebagai kawasan agrowisata di Kabupaten Banyuwangi berada pada kategori Baik Berkelanjutan (84,55) pada dimensi ekologi, Cukup Berkelanjutan (67,14) pada dimensi Ekonomi, Cukup Berkelanjutan (59,84) pada dimensi sosial, Kurang Berkelanjutan (49,74) pada dimensi kelembagaan, dan Cukup Berkelanjutan (61,25) pada dimensi budaya. Kajian ini menjelaskan secara holistik beberapa aspek/atribut (ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan dan budaya) yang menjadi faktor pengungkit yang dapat dijadikan dasar dalam penyusunan kebijakan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai kawasan agrowisata secara berkelanjutan. Atribut pengungkit yang pengaruhnya sangat sensitif terhadap keberlanjutan pemanfaatan pekarangan sebagai kawasan agrowisata di Kabupaten Banyuwangi adalah: (1) keberadaan dan kualitas objek daya tarik wisata pada pekarangan, (2) jumlah penduduk yang memanfaatkan pekarangan sebagai kawasan agrowisata, (3) keterlibatan lembaga masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai kawasan agrowisata, (4) tersedianya peraturan terkait pemanfaatan pekarangan sebagai kawasan agrowisata, 5) adanya pelanggaran nilai kepercayaan dalam pemanfaatan pekarangan, (6) konflik antar masyarakat dengan latar belakang perbedaan budaya, dan (7) penerapan modal sosial dalam pemanfaatan lahan pekarangan.

Fulltext View|Download
Keywords: Agrowisata, Pekarangan, Keberlanjutan, Multi Dimensional Scaling (MDS), Pemberdayaan Masyarakat, Sumberdaya Alam

Article Metrics:

  1. [BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi. 2020. Statistik PDRB Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi (ID): BPS Kab. Banyuwangi
  2. [BSN] Badan Standarisasi Nasional. 2014. Pengelolaan Pariwisata Alam: SNI 8013-2014. Jakarta (ID): Badan Standarisasi Nasional
  3. Abdullah, R.M., Wisudo, S.H., Monintja, D.R., & Sondita, M.F.A. 2011. Keberlanjutan Perikanan Tangkap di Kota Ternate pada Dimensi Ekologi. Buletin PSP 19 (1) : 113-126
  4. Ali M. 2010. Akomodasi Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Madura Mengenai Penyelesaian Carok Dalam Hukum Pidana. Jurnal Hukum. 17 (1) : 85 – 102
  5. Ali MS, Arifin HS, Arifin N, Astawan M. 2022. A Comparison of Biophysical Conditions Between Sundanese Migrant and Non-Migrant Pekarangans in Indonesia. Front. Environ. Sci. 10
  6. Ali MS, Arifin HS, Arifin NHS. 2020. Dinamika pekarangan Kampung Selahuni 2, Desa Ciomas Rahayu, Bogor. JPSL. 10 (3): 364-373
  7. Ali MS, Arifin HS, Nurhayati N. 2021. Urbanization level and its effect on the structure and function of homegarden (pekarangan) vegetation in West Java, Indonesia. Biodiversitas J. Biol. Divers. 22 (1)
  8. Alo L. 2005. Prasangka dan Konfik : Komunikasi Lintas Budaya Masyrakat Multikultur. Yogyakarta (ID): LKIS Pelangi Aksara
  9. Amnar S, Muhammad S, Syechalad MN. 2017. Pengaruh Pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Sabang. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Indonesia, 4(1) : 13-22
  10. Antoh AA, Arifin NH, Chozin MA, Arifin HS. 2019. Short Communication: Agricultural biodiversity and economic productivity of the yards in Arguni Bawah, Kaimana District, West Papua Province, Indonesia. Biodiversitas J. Biol. Divers. 20(4):1020–1026
  11. Aprianto RR, Ambarsari A, dan Listiyani. 2018. Persepsi Masyarakat Terhadap Agrowisata Salatiga di Kabupaten Semarang. Jurnal Masepi. 3 (1): 1 – 12
  12. Arifin HS, Nurhayati, Kaswanto, Budiadi, Irwan SNR, Faisal B, Dahlan MZ, Nadhiroh SR, Wahyuni TS, Ali MS. 2021. Landscape management strategy of pekarangan to increase community immunity during the covid-19 pandemic in Java Indonesia – inductive research. IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci. 918(1):012-029
  13. Arifin HS. 1998. Study on Vegetation Structure of Pekarangan and Its Changes West Java, Indonesia. Doctor Dissertation, the Graduate School of Natural Science and Technology. Japan (Jp): Okayama University
  14. Ashari, Saptana, Purwantini BT. 2012. Potensi dan Prospek Pemanfaatan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 30 (1): 13-30
  15. Askina BR, Windia IW, Anggreni IGAGL. 2017. Strategi Pengembangan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) pada Kelompok Wanita Tani Karya Harum di Desa Karang Sidemen, Lombok Tengah. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata. 6 (3): 326-335
  16. Bojanic DC, Lo M. 2016. A Comparison of The Moderating Effect of Tourism in Reliance on The Economic Development for Island and The Other Countries. Journal of Tourism Management, 53 (1) : 207-214
  17. Fakhrurrazi, Bantacut T, Raharja S. 2018. Model Kelembagaan Pengembangan Agrowisata Berbasis Agroindustri Kakao di Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh. Jurnal Manajemen Teknologi. 17(3) : 244-260
  18. Falah AN. 2020. Implementasi Modal Sosial dalam Pemberdayaan Komunitas (Studi Kasus di Komunitas Ketimbang Ngemis Bandung). Thesis. Bandung (ID): Universitas Pendidikan Indonesia
  19. Fauzi A, Anna S. 2002. Evaluasi Status Keberlanjutan Pembangunan Perikanan: Aplikasi Pendekatan Rapfish (Studi Kasus Perairan Pesisir DKI Jakarta). Jurnal Pesisir dan Lautan. 4(3):43-55
  20. Fauzi A, Anna S. 2005. Pemodelan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan. untuk Analisis Kebijakan. Jakarta (ID): PT Gramedia Pustaka Utama
  21. Fauzi, A. & Anna, S. 2002. Evaluasi Status Keberlanjutan Pembangunan Perikanan: Aplikasi Pendekatan Rapfish (Studi Kasus Perairan Pesisir DKI Jakarta). Jurnal Pesisir dan Lautan 4 (3) : 43-55
  22. Fauzi, A. 2019. Teknik Analisis Keberlanjutan. Jakarta (ID): Gramedia Pustaka Utama
  23. Hidayat A. 2017. Implementasi Kebijakan Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari. JISPO. 7 (2): 81-100
  24. Hijriati E, Mardiana R. 2014. Pengaruh Ekowisata Berbasis Masyarakat terhadap Perubahan Kondisi Ekologi, Sosial, dan Ekonomi di Kampung Batusuhunan Sukabumi. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 2 (3): 146-159
  25. Imanah, AF. 2019. Analisis Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Pariwisata Di Agrowisata Jollong. [Tesis]. Semarang (ID): Universitas Islam Sultan Agung
  26. Jalil A and Mahmud T. 2013. Tourism Growth Nexus in Pakistan : Evidence from ARDL Bounds Test. Journal of Economic Modelling, 35 : 185-191
  27. Jesica J, Kaswanto R, Arifin HS. 2019 Agu 5. Management of “Pekarangan” in Informal Settlement of Ciliwung River Riparian Landscape. KnE Soc. Sci.:408–420
  28. Karlina, E., Kusmana, C., Marimin, & Bismark, M. 2016. Analisis Keberlanjutan Pengelolaan Hutan Lindung Mangrove di Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Analisis Kebijakan 13 (3): 201-219
  29. Karsudi, Soekmadi R, Kartodihardjo H. 2010. Strategi Pengembangan Ekowisata di Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua. Media Konservasi. 15 (2) : 80 – 87
  30. Kavanagh P. 2001. Rapid Appraisal of Fisheries (Rapfish) Project. Canada (CA): University of British Columbia
  31. Kehlenbeck K, Arifin HS, Maass BL. 2007. Plant diversity in homegardens in a socio-economic and agro-ecological context. Di dalam: Tscharntke T, Leuschner C, Zeller M, Guhardja E, Bidin A, editor. Stability of Tropical Rainforest Margins: Linking Ecological, Economic and Social Constraints of Land Use and Conservation. Environmental Science and Engineering: Springer. hlm. 295–317
  32. Kurniawan, I.N. 2012. Wacana Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan dalam Lembaga Swadaya Masyarakat di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 16 (1): 1-15
  33. Mukhlisi, Hendarto, I.B., & Purnaweni, H. 2014. Status Keberlanjutan Pengelolaan Pekarangan sebagai agrowisata di Desa Sidodadi Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Jurnal Geografi 11 (1): 58-70
  34. Nahak HMI. 2019. Upaya Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara. 5 (1): 65-76
  35. Ngadi, Meiliana R.,Purba YA. 2020. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap PHK dan Pendapatan Pekerja Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, Edisi Khusus Covid-19: 43-48. e-ISSN : 2502-8537
  36. Nikijuluw V. 2002. Rezim Pengelolaan Sumberdaya Perikanan. Jakarta (ID): PT. Pustaka Cidesindo
  37. Noviandi TUZ, Kaswanto RL, Arifin HS. 2017. Riparian landscape management in the midstream of Ciliwung River as supporting Water Sensitive Cities program with priority of productive landscape. IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci. 91:012-033
  38. Nurwati N, Surtinah, Amalia. 2015. Analisis Pemanfaatan Pekarangan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Pertanian. 11 (2) : 1 - 8
  39. Osmaleli. 2014. Analisis Ekonomi dan Kebijakan Pengelolaan Ekosistem Mangrove Berkelanjutan di Desa Pabean Udik, Kabupaten Indramayu [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor
  40. Pamulardi B. 2006. Pengembangan Agrowisata Berwawasan Lingkungan (Studi Kasus Desa Wisata Tingkir, Salatiga). Thesis. Semarang (ID): Universitas Diponegoro Semarang
  41. Pramudji. 2011. Pekarangan sebagai agrowisata di Indonesia: Peranan Permasalahan dan Pengelolaannya. Jurnal Oseana 25 (1) : 13-20
  42. Prastiyo YB, Kaswanto RL, Arifin HS. 2020. Plants Diversity of Agroforestry System in Ciliwung Riparian Landscape, Bogor Municipality. IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci. 477(1) : 012-024
  43. Priono Y. 2012. Identifikasi Produk Wisata Pariwisata Kota (Urban Torism) Kota Pangkalan Bun Sebagai Urban Heritage Tourism). E-Jurnal Perspektif Arsitektur. 7 (2) : 72-84
  44. Purba HJ., Yusuf ES., Erwidodo. 2020. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Sektor Pertanian. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor
  45. Santoso, N. 2012. Arahan Kebijakan Dan Strategi Pengelolaan Kawasan Mangrove Berkelanjutan Di Muara Angke Daerah Khusus Ibukota Jakarta [Disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor
  46. Schaduw, J.N.W. 2015. Keberlanjutan pengelolaan ekosistem mangrove Pulau Mantehage Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal LPPM Bidang Sains & Teknologi 2 (2): 60-70
  47. Setyaningrum NDB. 2018. Budaya Lokal di Era Global. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni. 20 (2): 102-112
  48. Sudewa PKH, Darmawan DP, Widhianthini. 2021. Efektivitas Kemitraan dalam Pengembangan Agrowisata Studi Kasus di Agrowisata Bali Pulina Desa Sebatu Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata. 10 (1) : 1-11
  49. Sugiarso, Riyadi A, Rusmadi. 2017. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP) untuk Konservasi dan Wirausaha Agribisnis di Kelurahan Kedung Pane Kota Semarang. DIMAS. 17 (2): 343-366
  50. Tesfamichael D, Pitcher TJ. 2006. Multidisciplinary Evaluation of The Sustainabilaty of Red Sea Fisheries Using Rapfish. Fisheries Research 78 (2-3): 227-235
  51. Widodo ML, Soekmadi R, Arifin HS. 2018. Analisis Stakeholders dalam Pengembangan Ekowisata di Taman Nasional Betung Kerihun Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 8 (1) : 55-61
  52. Yuniarti E, Soekmadi R, Arifin HS, Noorachmat BP. 2018. Analisis Potensi Ekowisata Heart Of Borneo di Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 8 (1) : 44 - 54

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-06-15 19:33:15

No citation recorded.