Muara Sungai Cipunagara berada di Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang. Di kawasan ini terdapat mangrove yang tumbuh secara alami maupun hasil penanaman. Keberadaan kawasan mangrove mampu menyerap dan menyimpan emisi karbon yang dihasilkan oleh aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi ketersediaan dan menganalisis daya serap karbon pada mangrove di muara Sungai Cipunagara. Data mangrove diperoleh dengan melakukan interpretasi citra dan melakukan ground check lapangan, identifikasi jenis mangrove dan pengukuran diameter dilakukan dengan metode transek line. Parameter lingkungan dilakukan dengan pengambilan sampel pada plot yang telah ditentukan. Analisis biomassa menggunakan persamaan allometrik, setelah ditemukan hasil biomassa kemudian dilakukan perhitungan untuk mengetahui ketersediaan karbon dan kemampuan serapan karbon. Hasil penelitian menunjukan bahwa mangrove di wilayah muara Sungai Cipungara tahun 2011 sampai tahun 2023 terus mengalami peningkatan, pada tahun 2023 memiliki luas sebesar 696 ha. Jenis mangrove dominan adalah jenis Avicenna spp, Rhizophora spp dan Sonneratia, nilai biomassa yang dihasilkan oleh mangrove yang dihasilkan sebesar 390,70 ton/ha/hari, rata-rata ketersediaan karbon sebesar 19,53 ton/ha/hari dan rata-rata kemampuan serapan karbon perharinya adalah sebesar 71,69 ton/ha.
Note: This article has supplementary file(s).
Subject | Cipunagara, ketersediaan karbon, mangrove, serapan karbon. |
Type | Research Results |
Download (1MB) Indexing metadata |
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2025-04-02 14:28:35