skip to main content

Hubungan Gender dengan Keberhasilan Program Kampung Iklim di Wilayah Pesisir Kelurahan Tugurejo

1Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

2Department of Environmental Sciences, , D5 Building, 1st Floor, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Indonesia, 502229., Indonesia

Received: 24 Aug 2024; Revised: 3 Nov 2025; Accepted: 24 May 2026; Available online: 24 May 2026; Published: 11 Jun 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Perubahan iklim menimbulkan ancaman serius di wilayah pesisir, ditandai dengan kenaikan muka air laut dan tingginya kejadian bencana hidrometeorologi (mencapai 32.944 kejadian di Indonesia pada tahun 2011-2023). Risiko jangka panjang perubahan iklim berdampak signifikan terhadap ketahanan sumber daya, terutama bagi Perempuan. Oleh karena itu, Program Kampung Iklim (ProKlim) yang berfokus pada pengarusutamaan gender sesuai PermenLHK No.84 Tahun 2016 sangat penting sebagai upaya adaptasi dan mitigasi. Berdasarkan studi terdahulu, program lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat telah dikaji, namun belum sepenuhnya memperhatikan aspek gender dalam ProKlim, Penelitian ini bertujuan menganalisis keberhasilan ProKlim Tingkat Utama di Kelurahan Tugurejo dengan menitikberatkan pada hubungan gender tersebut. Penelitian ini menggunakan metode mix method di wilayah RW 01, RW 04, dan RW 05 Kelurahan Tugurejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kesetaraan gender dengan keberhasilan ProKlim dikategorikan cukup setara (47,9%) dan didominasi oleh partisipasi Perempuan. Berdasarkan analisis Chi-Square, ditemukan hubungan yang signifikan antara Karakteristik gender dengan Dukungan Keberlanjutan, Peran gender dengan Mitigasi dan Kesetaraan gender, serta Kesetaraan gender dengan Adaptasi. Meskipun demikian, analisis Spearman menunjukkan korelasi tertinggi justru dimiliki oleh hubungan antara Mitigasi dengan Dukungan Keberlanjutan. Berdasarkan uji normalitas, cut off point keberhasilan ProKlim Kelurahan Tugurejo mencapai 74,3%. Penilitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kesetaraan gender yang setara merupakan faktor penentu keberhasilan ProKlim yang responsif gender. Penelitian ini, memiliki implikasi konkret bagi kebijakan untuk menghadapu dampak perubahan iklim secara inklusif, selaras dengan SDG’s nomor 5 dan RPJMN 2020 – 2024 yang memuat indikator peningkatan program pembangunaan berketahanan iklim.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Instrument Penelitian dan Kuesioner Penelitian
Subject
Type Research Instrument
  Download (278KB)    Indexing metadata
 Data Set
Data Primer Penelitian
Subject
Type Data Set
  Download (1MB)    Indexing metadata
 Research Results
Skripsi_Yonika Sindiana Prahmani
Subject
Type Research Results
  Download (9MB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Perubahan iklim; Gender,;Program Kampung Iklim; Pemberdayaan Masyarakat; Wilayah Pesisir

Article Metrics:

  1. Akanji, B., Mordi, C., & Ajonbadi, H. A. (2024). Confronting social dominance ideology: how professional women manage career stereotypes in male-dominated occupations. Employee Relations, 46(4), 913–933
  2. Albar, I., Emilda, A., Tray, C. S., Sugiatmo, Aminah, & Haska, H. (2017). Road Map Program Kampung Iklim (ProKlim). In Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim, Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, KLHK
  3. Aldrian, E., Karmini, M., & Budiman. (2011). Adaptation and Mitigation of Climate Change in Indonesia (Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Indonesia). Pusat Perubahan Iklim Dan Kualitas Udara BMKG, 2, 174. www.bmkg.go.id
  4. Alifiyah, S. (2023). Kolaborasi Governance Dalam Program Kampung Iklim Di RW 03 Kelurahan Cempaka Putih Timur , Jakarta Pusat. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(2), 10080–10089
  5. Ary Prihatanto, M. S., Dr. Sri Rum Giyarsih, M. S., & Dr. R. Suharyadi, M. S. (2013). Identifikasi Kondisi Kebencanaan Di Kawasan Kepesisiran Kecamatan Tugu Kota Semarang. Seminar Nasional Pendayagunaan Informasi Geospatial Untuk Optimalisasi Otonomi Daerah, 22–25
  6. Ashrafuzzaman Md, Gomes, C., Dias, J. M., & Cerdà, A. (2022). Exploring Gender and Climate Change Nexus, and Empowering Women in the South Western Coastal Region of Bangladesh for Adaptation and Mitigation. Climate, 10(11)
  7. Bahunta, L., & Waspodo, R. S. B. (2019). Rancangan Sumur Resapan Air Hujan sebagai Upaya Pengurangan Limpasan di Kampung Babakan, Cibinong, Kabupaten Bogor. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 4(1), 37–48
  8. Bessah, E., Raji, A. G. O., Taiwo, O. J., Agodzo, S. K., Ololade, O. O., Strapasson, A., & Donkor, E. (2021). Gender-based variations in the perception of climate change impact, vulnerability and adaptation strategies in the Pra River Basin of Ghana. International Journal of Climate Change Strategies and Management, 13(4–5), 435–462
  9. Blossfeld, H. P. (2019). The new role of women: Family formation in modern societies. In The New Role of Women: Family Formation in Modern Societies
  10. BNPB. (2016). Risiko bencana indonesia
  11. BPS. (2022). Kecamatan Tugu Dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik Kota Semarang, 7(1), 37–72
  12. Fauziah, A. N. (2014). Kajian Kerentanan Iklim: Sebuah Penilaian Kembali di Wilayah Pesisir Kota Semarang. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 10(3), 316
  13. Fithriyah, F. (2017). Indonesia’s Experience: Implementing Gender Responsive Planning and Budgeting. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 1(1), 59–75
  14. Furqan, M. H., Azis, D., & Wahyuni, R. (2020). Implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Di Gampong Lambung Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Jurnal Pendidikan Geosfer, V(2), 42–49
  15. Gressel, C. M., Rashed, T., Maciuika, L. A., Sheshadri, S., Coley, C., Kongeseri, S., & Bhavani, R. R. (2020). Vulnerability mapping: A conceptual framework towards a context-based approach to women’s empowerment. World Development Perspectives
  16. Haryanto, F., & Hidayah, N. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program 100-0-100 Yang Responsif Gender Di Kelurahan Jaraksari Kota Wonosobo. E-Societas, 9, 3
  17. Hasanah, U., & Setyowati, R. (2022). Kemandirian Masyarakat Kampung Iklim pada Implementasi Program Kampung Iklim di Kelurahan Ngadirejo Abstrak Seminar Nasional Pengabdian dan CSR Ke-2 Fakultas. 2017, 29–36
  18. Jompa, J., & Murdiyarso, D. (2022). Rehabilitasi Kawasan Pesisir untuk Adaptasi Perubahan Iklim Rehabilitasi Kawasan Pesisir untuk Adaptasi Perubahan Iklim: Peran Kunci Mangrove dalam Nationally Determined Contributions. CIFOR (Center for International Forestry Research), Working Paper 12
  19. Karima, F. (2022). Jurnal Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian Journal of Communication and Agricultural Extension Implementation of Communication Strategy for Community Based on Climate Change Adaptation and Mitigation in Kampung Iklim Program at Magelang Regency. Jurnal Kirana, 3(2), 117–128
  20. Khoiruumah, I., Hamdan, A., & Laksono, B. A. (2024). Partisipasi Perempuan Dalam Program Kampung Iklim ( PROKLIM ) ( Studi Kasus di Dusun Palasari Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis ) 03(1), 14–28
  21. Kovaleva, M., Leal Filho, W., Borgemeister, C., & Komagaeva, J. (2023). Central Asia: Exploring Insights on Gender Considerations in Climate Change. Sustainability (Switzerland), 15(16), 1–28
  22. Kurniawan, D., Yulianto, S., Prasetyo, J., & Fibriani, C. (2021). Sebaran Vegetasi pada Kawasan Berpotensi Bencana Banjir Pesisir (Rob) Kota Semarang. Indonesian Journal of Modelling and Computing, 4, 10–13
  23. Kusumo, D., & Afandi, R. (2020). Rechtsidee. Indonesian Journal of Innovation Studies, 13, 1–12
  24. Mardiyah, S., Wahidin, D., Kaelan, K., & Armawi, A. (2021). Strategi Transformasi Sosial Komunitas Prenjak Tapak dalam Penguatan Ecological Citizenship Terhadap Ketahanan Lingkungan Daerah Kota Semarang. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2), 168
  25. Moser, C., & Satterthwaite, D. (2020). Towards pro-poor adaptation to climate change in the urban centres of low-and middle-income countries, Human Settlement Development Series: Climate. Institute for Environment and Development (IIED)
  26. Mustaurida, R., & Falatehan, S. F. (2020). Analisis Gender pada Rumah Tangga Nelayan terhadap Fenomena Perubahan Iklim. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 4(2), 137–154
  27. Muttarak, R., & Chankrajang, T. (2015). Who is concerned about and takes action on climate change? Gender and education divides among Thais. Vienna Yearbook of Population Research, 193–220
  28. Nielwaty, E., Meriansari, F., & Hermanto, H. (2023). Partisipasi Masyarakat Dalam Program Kampung Iklim (Proklim) Studi Pada RW12 Kelurahan Umbansari Kota Pekanbaru. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 3(2), 43–56
  29. Nubzatsania, N., & Siwi, M. (2020). Analisis Gender Keterlibatan Masyarakat dalam Program Dana Desa. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 4(2), 181–194
  30. Otieno, G., Zebrowski, W. M., Recha, J., & Reynolds, T. W. (2021). Gender and social seed networks for climate change adaptation: Evidence from bean, finger millet, and sorghum seed systems in East Africa. Sustainability (Switzerland), 13(4), 1–24
  31. Paustian-Underdahl, S. C., Walker, L. S., & Woehr, D. J. (2014). Gender and perceptions of leadership effectiveness: a meta-analysis of contextual moderators. Journal of Applied Psychology, 99(6), 1129
  32. PP, E. A., & Wijaya, H. B. (2014). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Daur Ulang Sampah Di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Jurnal Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota, 3(3), 382–391
  33. Pratama, A. C., & Rijanta, R. (2021). Pengelolaan Berbasis Gender Pada Hutan Kemasyarakatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. JLR - Jurnal Legal Reasoning, 3(2), 80–99
  34. Pratiwi, N. A. H., Rahmawati, Y. D., & Setiono, I. (2017). Gender Equality in Climate Change Adaptation: A Case of Cirebon, Indonesia. The Indonesian Journal of Planning and Development, 2(2), 74
  35. Puspitawati, H. (2013a). KONSEP , TEORI DAN ANALISIS GENDER. Institut Pertanian Bogor, 4, 1–13
  36. Puspitawati, H. (2013b). KONSEP , TEORI DAN ANALISIS GENDER. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1–13
  37. Putra, B. D., & Yulindrasari, H. (2023). Peran Organisasi Perempuan dalam Ruang Perkotaan. Jurnal Penataan Ruang, 18(1), 7–13
  38. Putri, I. M., & Setyaningsih, W. (2020). Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Kampung Iklim Di Dusun Soka Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Tahun 2019. Edu Geography, 8(2), 79–88
  39. Putri, Y. N., & Magriasti, L. (2022). Peningkatan Upaya Adaptasi Dan Mitigasi Dalam Program Kampung Iklim Di Nagari Paru Sijunjung. Journal of Public Administration Studies, 1(3), 243–252
  40. Ramadhani, F. P., & Hubeis, A. V. S. (2020). Analisis Gender dalam Upaya Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 4(2), 155–166
  41. Rusmadi, R. (2017). Pengarusutamaan Gender Dalam Kebijakan Perubahan Iklim Di Indonesia. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(1), 91
  42. Santoso, A. P., & Rahaju, T. (2020). Dampak Program Kampung Iklim (Proklim) di Rukun Warga (RW) 03 Kelurahan Jambangan Kota Surabaya. Publika, 8(1)
  43. Saragih, E., Esariti, L., & Wahyono, H. (2021). Pencapaian Tujuan Program Kampung Tematik Berbasis Pengarusutamaan Gender Di Kampung Sentra Bandeng. Jurnal Pengembangan Kota, 9(2), 143–153
  44. Sejati, D. S. B., Anwaruddin, & Noviko, S. (2020). Implementasi Program Kampung Iklim Di Desa Karanglewas Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. MIDA (Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi), 17(02)
  45. Suarmini, N. W., Zahrok, S., & Yoga Agustin, D. S. (2018). Peluang Dan Tantangan Peran Perempuan Di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding SEMATEKSOS 3, 3(5), 48
  46. Suci, I. (2020). Analisis Implementasi Program Kampung Iklim Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Di Korong Pasa. JKPL (Jurnal Kependudukan Dan Pembangunan Lingkungan), 1(1), 39–47
  47. Sudarwanto, S., Tjoneng, A., & Suriyanti, S. (2021). Efektivitas Pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim) Di Desa Poleonro Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 4(2), 52–64
  48. Wafi, A. F., & Sarwoprasodjo, S. (2018). Analisis Gender dalam Rumah Tangga Nelayan di Pulau Kelapa Kepulauan Seribu DKI Jakarta. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 2(3), 403–414
  49. Wijaya, D. W. (2016). Perencanaan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh (Studi Penentuan Kawasan Prioritas untuk Peningkatan Kualitas Infrastruktur pada Kawasan Pemukiman Kumuh di Kota Malang). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 2(1), 1–10
  50. Wulandari, N., Indrianti, D. T., & Hilmi, M. I. (2022). Analisis gender peran perempuan pesisir pada ketahanan keluarga di Desa Puger Kulon Kabupaten Jember. Jurnal Cendekiawan Ilmiah PLS, 7(1), 52–60

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-06-11 12:59:49

No citation recorded.