Coastal and Watershed Research Group, Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 55281 Indonesia, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL68672, author = {Bachtiar Mutaqin}, title = {Tren Temporal Karakteristik Sampah Laut Makro dan Meso (2019–2022) di Kepesisiran Bantul - Yogyakarta: Dasar Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Kepesisiran}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {23}, number = {6}, year = {2025}, keywords = {sampah laut makro; sampah laut meso; kepadatan sampah laut; Pantai Baru; Pantai Depok}, abstract = {Sampah laut merupakan ancaman ekologis dan sosio-ekonomi yang mendesak secara global, tidak terkecuali di wilayah pesisir Indonesia, seperti di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk memahami karakteristik dan tren temporal sampah laut di wilayah ini sebagai basis kebijakan mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik dan menganalisis tren kepadatan sampah laut berukuran makro (2,5 cm - 1 m) dan meso (0,5 - 2,5 cm) di Pantai Baru dan Pantai Depok, Bantul. Kontribusi ilmiah utama dari studi ini adalah penyediaan data pemantauan berkala jangka panjang, dari tahun 2019 hingga 2022, yang spesifik berdasarkan ukuran dan musim, yaitu musim barat hingga awal peralihan I dan musim timur hingga awal peralihan II, yang masih jarang dilakukan di pesisir selatan Jawa. Metode pelaksanaan pemantauan sampah laut di Kabupaten Bantul dilaksanakan menggunakan metode transek. Hasil analisis menunjukkan berbagai jenis sampah, termasuk plastik, kaca dan keramik, kayu, busa plastik, karet, kardus dan kertas, logam, dan bahan lainnya. Kepadatan sampah bervariasi signifikan dari 0 hingga 18 buah per meter persegi tiap tahunnya. Hanya sampah jenis plastik, busa plastik, dan bahan lainnya yang teridentifikasi memiliki kepadatan lebih dari satu buah per meter persegi, baik ukuran makro maupun meso. Secara umum, jenis sampah lain memiliki kepadatan kurang dari satu buah per meter persegi. Temuan paling signifikan adalah adanya peningkatan jumlah sampah plastik yang substansial, baik dari kepadatan berat maupun jumlah sampah. Temuan ini menegaskan bahwa plastik adalah kontributor dominan dan memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, studi ini memberikan data dasar yang kuat untuk merumuskan kebijakan atau intervensi manajerial yang terfokus dan berkelanjutan guna mengurangi dampak negatif sampah plastik di wilayah kepesisiran Bantul.}, pages = {1538--1548} doi = {10.14710/jil.23.6.1538-1548}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/68672} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-01-21 20:56:38
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.