1Program Pascasarjana Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia
2Universitas Tanjungpura, Indonesia
3Yayasan Konservasi Alam Nusantara, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL76425, author = {Eko Yuono and Gusti Anshari and Nisa Novita}, title = {Pengukuran Emisi CO2 dan CH4 pada Tiga Jenis Pohon Asli Hutan Rawa Gambut Sekunder}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {emisi batang; CO₂; CH₄; hutan rawa gambut; jenis; sungkup}, abstract = {Pohon di hutan rawa gambut berperan penting dalam siklus karbon sebagai penyerap sekaligus pelepas karbon. Namun, emisi gas rumah kaca dari batang pohon masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan mengukur emisi CO₂ dan CH₄ dari batang tiga jenis pohon dominan di hutan rawa gambut sekunder serta menganalisis pengaruh jenis pohon, kelas diameter, posisi sungkup, dan waktu pengamatan terhadap besarnya emisi. Penelitian dilakukan di hutan rawa gambut sekunder Desa Anjungan Dalam, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Sebanyak 27 pohon yang mewakili Gymnostoma nobile, Pentace borneensis, dan Syzygium napiforme diamati pada tiga kelas diameter (10–15 cm, 15–20 cm, dan 20–25 cm). Emisi batang diukur menggunakan LI-COR 7810 dengan metode sungkup tertutup pada ketinggian 65 cm dan 130 cm selama empat minggu. Data dianalisis menggunakan General Linear Model, ANOVA, dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi CO₂ dan CH₄ dari batang pohon dipengaruhi oleh berbagai faktor. Gymnostoma nobile menghasilkan emisi CO₂ tertinggi, sedangkan S. napiforme menghasilkan emisi CH₄ tertinggi. Pohon berdiameter besar umumnya menghasilkan emisi CO₂ lebih tinggi dibandingkan pohon berdiameter kecil, sementara emisi CH₄ tertinggi ditemukan pada S. napiforme berdiameter besar. Posisi sungkup berpengaruh nyata terhadap emisi CO₂, tetapi tidak terhadap CH₄. Suhu tidak berpengaruh nyata terhadap kedua gas, sedangkan kelembapan relatif berpengaruh terhadap emisi CH₄ dan tekanan udara berpengaruh terhadap emisi CO₂ maupun CH₄. Temuan ini menunjukkan bahwa vegetasi hutan rawa gambut secara alami melepaskan CO₂ dan CH₄ sehingga berkontribusi terhadap dinamika karbon ekosistem.}, pages = {441--450} doi = {10.14710/jil.24.2.441-450}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/76425} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-07-18 02:55:24
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.