Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Nasional Bandung, Jl. Khp Hasan Mustopa No.23, Neglasari, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40124, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL78147, author = {Mohamad Sururi and Mochammad Ramadhan and Fakhri Jannatan Sungkar and Etih Hartati}, title = {Kinerja Instalasi Sistem Pengelolaan Air Limbah Terpusat Komunal di Area Urban}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {SPALDT; Hidrolis; pipa; Faktor Puncak; IPAL Domestik}, abstract = { Penelitian ini dilakukan pada dua SPALDT komunal, yaitu Balumbang Kulon dan Balumbang Wetan di Kota Cimahi. Balumbang Kulon melayani 56 sambungan rumah (SR) dan 1 sekolah, sedangkan Balumbang Wetan melayani 72 SR, menggunakan jaringan pipa PVC berdiameter 150 mm dan IPAL sistem anaerobik aerobik. Penelitian mencakup evaluasi parameter hidrolis jaringan (kecepatan aliran, debit, dan tinggi muka air dalam pipa) serta analisis kualitas efluen yang dibandingkan dengan baku mutu Peraturan Menteri LHK Nomor 68 Tahun 2016. Parameter yang dianalisis meliputi pH, TSS, amonia, BOD, COD, minyak dan lemak, serta total coliform. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan aliran maksimum terjadi pada pagi hari, yaitu 0,45 m/detik di Balumbang Kulon dan 0,61 m/detik di Balumbang Wetan, dengan faktor puncak masing-masing 6,97 dan 5,02. Tinggi aliran dalam pipa mencapai kedalaman berenang (5 cm) hanya pada jam puncak, mengindikasikan diameter pipa relatif lebih besar dari kebutuhan aktual. Dari sisi kualitas efluen, meskipun pH memenuhi baku mutu, sebagian besar parameter pencemar utama masih melebihi standar yang berlaku. Secara keseluruhan, IPAL anaerobik–aerobik yang digunakan belum mampu menghasilkan efluen yang memenuhi baku mutu air limbah domestik secara menyeluruh. }, pages = {27--39} doi = {10.14710/jil.24.1.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/78147} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini dilakukan pada dua SPALDT komunal, yaitu Balumbang Kulon dan Balumbang Wetan di Kota Cimahi. Balumbang Kulon melayani 56 sambungan rumah (SR) dan 1 sekolah, sedangkan Balumbang Wetan melayani 72 SR, menggunakan jaringan pipa PVC berdiameter 150 mm dan IPAL sistem anaerobik aerobik. Penelitian mencakup evaluasi parameter hidrolis jaringan (kecepatan aliran, debit, dan tinggi muka air dalam pipa) serta analisis kualitas efluen yang dibandingkan dengan baku mutu Peraturan Menteri LHK Nomor 68 Tahun 2016. Parameter yang dianalisis meliputi pH, TSS, amonia, BOD, COD, minyak dan lemak, serta total coliform. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan aliran maksimum terjadi pada pagi hari, yaitu 0,45 m/detik di Balumbang Kulon dan 0,61 m/detik di Balumbang Wetan, dengan faktor puncak masing-masing 6,97 dan 5,02. Tinggi aliran dalam pipa mencapai kedalaman berenang (5 cm) hanya pada jam puncak, mengindikasikan diameter pipa relatif lebih besar dari kebutuhan aktual. Dari sisi kualitas efluen, meskipun pH memenuhi baku mutu, sebagian besar parameter pencemar utama masih melebihi standar yang berlaku. Secara keseluruhan, IPAL anaerobik–aerobik yang digunakan belum mampu menghasilkan efluen yang memenuhi baku mutu air limbah domestik secara menyeluruh.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-06-11 12:59:54
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.