skip to main content

Karakterisasi Arang Aktif Tempurung Lontar Teraktivasi KOH dan Uji Kinerjanya pada Adsorpsi Limbah Cair Tahu

1Universitas San Pedro, Indonesia

2Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas San Pedro, Kupang, Indonesia

3Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Indonesia

Received: 13 Jan 2026; Revised: 16 Aug 2026; Accepted: 27 Aug 2026; Available online: 30 Aug 2026; Published: 1 Sep 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Limbah cair industri tahu memiliki beban polutan organik tinggi sehingga dapat meningkatkan parameter BOD, COD dan TSS apabila dibuang ke lingkungan tanpa pengolahan berpotensi mencemari, sehingga diperlukan pengembangan teknologi pengolahan air limbah yang efisien dan berkelanjutan, seperti metode adsorpsi menggunakan arang aktif berbahan baku lokal, yaitu tempurung lontar teraktivasi kalium hidroksida (KOH). Penelitian ini terdiri 3 tahap yang meliputi persiapan dan pembuatan arang aktif dari tempurung lontar, karakterisasi sifat fisik arang, analisis SEM-EDX dan FTIR, serta tahap uji kinerja arang aktif melalui adsorpsi batch menggunakan variasi pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas media arang aktif lontar secara fisik mengandung kadar air 3,37%; kadar abu 2,59%; dan kadar zat terbang 42,68%. Arang aktif lontar tersebut memiliki morfologi permukaan berpori serta komponen carbon dan oksigen. Gugus aktif yang ada pada permukaan adalah OH, C-H, C=C, C=O. Kinerja adsorpsi arang secara batch pada variasi pH, penurunan parameter secara konsisten pada rentang kondisi asam. Efisiensi adsorpsi arang aktif tempurung lontar terhadap polutan limbah cair tahu menunjukkan tren penurunan konsisten seiring peningkatan pH dari asam ke basa. Pada pH 4 (optimal), persentase penurunan tertinggi dicapai oleh parameter TSS sebesar 84,17% diikuti oleh COD 58,87 % dan BOD 55,18%. Kinerja pengolahan menurun pada pH 9, di mana TSS hanya turun menjadi 36,37%, COD menjadi 33,69%, dan BOD menjadi 44,37%. Karakterisasi arang aktif tempurung lontar secara fisik, morfologi dan komponen kimia serta gugus aktif menunjukkan kemampuan arang aktif tempurung lontar untuk adsorpsi limbah cair. Variasi pH limbah cair 4,7 dan 9 berpengaruh terhadap pengolahan limbah cair tahu.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (298KB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Karakterisasi; Arang Aktif; Tempurung lontar; Adsorpsi; Limbah Cair Tahu

Article Metrics:

  1. Nieto-veloza A, Zhong Q, Kim W seok, Souza DD, Krishnan HB, Dia VP. Utilization of tofu processing wastewater as a source of the bioactive peptide lunasin. Food Chem. 2021;362(May):130220
  2. Wang F, Gao B, Su M, Dai C, Huang L, Zhang C. Integrated biorefinery strategy for tofu wastewater biotransformation and biomass valorization with the filamentous microalga Tribonema minus. Bioresour Technol [Internet]. 2019;292(July):121938. Available from: https://doi.org/10.1016/j.biortech.2019.121938
  3. Chua JY, Liu SQ. Soy whey: More than just wastewater from tofu and soy protein isolate industry. Trends Food Sci Technol [Internet]. 2019;91(June):24–32. Available from: https://doi.org/10.1016/j.tifs.2019.06.016
  4. Costa M Da, Leko LL. Pemanfaatan Tempurung Lontar Dan Zeolit Alam Sebagai Media Vertical Roughing Filter Pada Pengolahan Limbah Cair Tahu. 2025;10(2):100–9
  5. Syaripuddin MS, Harjanto, Cahyo SB. Pembuatan dan Karakterisasi Arang Aktif dari Bonggol Singkong dengan Aktivasi Fisika. Pros Semin Nas Penelit Pengabdi Kpd Masy. 2019;2019:94–9
  6. Nayl AEA, Elkhashab RA, Malah T El, Yakout SM, El-khateeb MA, Ali MS, et al. Adsorption studies on the removal of COD and BOD from treated sewage using activated carbon prepared from date palm waste. 2017;24(28):22284–93
  7. Pacini VA, Ingallinella AM, Sanguinetti G. Removal of iron and manganese using biological roughing up flow filtration technology. Water Res. 2005;39(18):4463–75
  8. Rofikoh V, Zaman B, Samadikun BP. Penyisihan BOD, Minyak Dan Lemak Dalam Air Limbah Domestik Dengan Menggunakan Karbon Aktif Dari Kulit Pisang. J Kesehat Lingkung Indones. 2024;23(1):59–66
  9. Nitsae M, Solle HRL, Martinus SM, Emola IJ. STUDI Adsorpsi Methylene Blue Terhadap Arang Aktif Tempurung Lontar (Borassus flabellifer L.) Asal Nusa Tenggara Timur. J Kim Ris. 2021;6(1):46
  10. Nitsae M, Lano LA, Ledo ME. Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Siwalan (Borassus flabellifer L.) yang Diaktivasi dengan Kalium Hidroksida (KOH). Biota J Ilm Ilmu-Ilmu Hayati. 2020;5(1):8–15
  11. Shellyanti M, Komari N. Pembuatan dan Karakterisasi Arang Aktif dari Kayu Alaban (Vitex Pinnata L.) Menggunakan Asam Asetat. J Nat Sci. 2023;3(2):33–7
  12. Goa Aa, Gauru I, Apriani A, Solo M, Mere Jk, Kimia J, Et Al. Tempurung Lontar Asal Ntt Untuk Menurunkan Kadar Logam Fe Dan Mn Dalam Limbah Cucian Mangan Di Desa Noebesa. 2012;1–6
  13. Sutyasmi S, Susanto HB. Penggunaan tanaman air (bambu air dan melati air) pada pengolahan air limbah penyamakan kulit untuk menurunkan beban pencemar dengan sistem wetland dan adsorpsi. Maj Kulit, Karet, dan Plast. 2013;29(2):69
  14. Siregar YDI, Heryanto R, Lela N, Lestari TH. Karakterisasi Karbon Aktif Asal Tumbuhan dan Tulang Hewan Menggunakan FTIR dan Analisis Kemometrika. J Kim Val. 2015;1(November):103–16
  15. K et al. No Title 済無 No Title No Title No Title. 2021;(L):167–86
  16. Fernando M. Penggunaan Air Limbah Industri. Ind Water Reuse. 2015;(December):1–9

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-10-15 21:31:53

No citation recorded.