skip to main content

Karakterisasi Mineral Sedimen Dasar Sungai Bawah Tanah Leang Londrong Kawasan Karst Pangkep TN Bantimurung Bulusaraung

1Universitas Negeri Makassar, Indonesia

2Departement of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar, Indonesia, 90224, Indonesia

3Departement of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar, Indonesia, Indonesia, 90224, Indonesia

Received: 10 Jul 2026; Revised: 10 Sep 2026; Accepted: 12 Sep 2026; Available online: 2 Nov 2026; Published: 6 Nov 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Sedimen sungai bawah tanah pada kawasan karst menyimpan informasi tentang pelapukan batuan karbonat, suplai material permukaan, dan proses transportasi di dalam jaringan lorong bawah tanah. Penelitian ini mengkaji karakteristik fisik dan komposisi mineral sedimen pada aliran Sungai Bawah Tanah Leang Londrong, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan. Sampel diambil pada lima titik di segmen hilir sungai bawah tanah. Pada setiap titik sampel dikumpulkan dua fraksi, yaitu sedimen kasar (A) dan sedimen halus (B), sehingga diperoleh sepuluh. Pengamatan fisik meliputi ukuran butir, bentuk fragmen, warna, tekstur, dan indikasi pelapukan. Komposisi mineral diidentifikasi menggunakan difraksi sinar-X (XRD) dan pencocokan pola difraksi dengan basis data mineral. Hasil menunjukkan bahwa sedimen kasar didominasi fraksi kerikil hingga kerakal, bentuk sudut hingga sub-sudut, dan warna putih sampai krem yang berkaitan dengan material karbonat. Sebaliknya, sedimen halus mendominasi pasir sampai lanau, cenderung sub-bulat hingga sub-angular, berwarna coklat sampai coklat tua, dan menampilkan komposisi mineral yang lebih bervariasi. Kalsit (CaCO3) merupakan fase dominan pada seluruh sedimen kasar, dengan kisaran 65,3-100%. Fraksi halus mengandung quartz, graphite, garnet, mineral fosfat, silikat-aluminat, serta fase minor yang mengandung La dan Tb. Pola ini menunjukkan bahwa sedimen kasar terutama berasal dari pelapukan lokal batu gamping, sedangkan sedimen halus mencampurkan campuran bahan karbonat dan non-karbonat melalui aliran transportasi, infiltrasi permukaan, dan proses geokimia di lingkungan gua. Identifikasi fase minor, terutama yang berasosiasi dengan unsur tanah jarang, masih perlu dilakukan pemeliharaan menggunakan XRF atau ICP-MS sebelum konversi sebagai pengayaan geokimia yang definitif.
Keywords: Sedimen , Sungai Bawah Tanah, XRD, Mineral, Leang Londrong, TN Babul

Article Metrics:

  1. Addesso, R., De Waele, J., Cafaro, S. (2022). Geochemical characterization of clastic sediments sheds light on energy sources and on alleged anthropogenic impacts in cave ecosystems. International Journal of Earth Sciences, 111, 919–927
  2. Agniy, R.F., Cahyadi, A., & Nurkholis, A. (2017). Analisis Karakteristik Akuifer dengan Uji Perunutan dan Pemetaan Gua. Proceeding, Kongres & Pertemuan Ilmiah Tahunan Ke-2
  3. Arriolabengo, M., Iriarte, E., Aranburu, A., Yusta, I., Arrizabolaga, A. (2015). Provenance study of endokarst fine sediments through mineralogical and geochemical data (Lezetxiki II cave, northern Iberia). Quaternary International, 364, 231–243
  4. Arsyad, M., Pawitan, H., Sidauruk, P., Putri, E. I. K. (2013). Analisis Ketersediaan Air Sungai Bawah Tanah dan Pemanfaatan Berkelanjutan di Kawasan Karst Maros Sulawesi Selatan. Manusia dan Lingkungan 21(1). 8-14
  5. Arsyad, S. (2000). Konservasi Air dan Tanah. IPB Press
  6. Asdak, C. (2007). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press
  7. Auler, A. S., & Stevanovic, Z. (2021). Preface: Five decades of advances in karst hydrogeology. Hydrogeology Journal 29, 1-6
  8. Ballesteros, D., Farrant, A., Sahy, D., Genuite, K., Bejarano, I., & Nehme, C. (2023). Going with the flow: Sedimentary processes along karst conduits within Chalk aquifers, northern France. Sedimentary Geology, 452, 106422
  9. Barudzija, U., Kamenski, A., Paar, D., & Malvic, T. ko(2024). Applicability of magnetic susceptibility measurements on cave sediments in karst areas: Insight from Dinaric Karst (Velebit Mt., Croatia). Applied Sciences, 14(16), 6973
  10. Bettel, L., Fox, J., Husic, A., Zhu, J., Al Aamery, N., Mahoney, T., & Gold-McCoy, A. (2022). Sediment transport investigation in a karst aquifer hypothesizes controls on internal versus external sediment origin and saturation impact on hysteresis. Journal of Hydrology, 613, 128391
  11. Filenko, R. A. (2023). Features of Carbonate Speleothems from the Belaya Cave (Zabaykalsky Krai). E3S Web of Conferences 462, 03039
  12. Ford, D., & Williams P. (2007). Karst Hydrogeology and Geomorphology. Wiley
  13. Geng, X., Zhang, F., Chen, Z., Nie, Z., & Zhu, P. (2022). Characterization of Karst Conduit Structure Based on Multisource Artificial Tracer Test: A Case Study of the Cangpuwa Underground River in Guizhou Province. Geological Science and Technology Bulletin 41(5). 324-332
  14. Gianetta, B., Casetta, M., Souza, D. O., Mariotto, G., Aquilanti, G., & Zaccone, C. (2022). Coupling X-ray Absorption and Raman Spectroscopies to Characterize Iron Spesial in a Karst Pedosedimentary Record. Soil System 6(1). 24
  15. Jukic, D., Denic-Jukic, V., & Kadic, A. (2022). Temporal and spatial characterization of sediment transport through a karst aquifer by means of time series analysis. Journal of Hydrology, 609
  16. Maizar, N, T., & Hastuti, M, S. (2017). Geokimia Airtanah di Kawasan Karst Gunungkidul, DIY. Prosiding Seminar Nasional Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat
  17. Mueller, Y. K., et al. (2023). From cave to spring: Understanding transport of suspended sediment particles in a fully phreatic karst conduit using particle analysis and geochemical methods. Hydrological Processes, 37(10)
  18. Nanonni, A., Piccini, L., Costagliola, P., Batistoni, N., Gabellini, P., Cioni, R., Pratesi, G., & Bucci, S. (2021). Innovative approaches for the sedimentological characterization of fine natural and anthropogenic sediment in karst system: The case of the apuan alps (central Italy). Frontiers in Earth Science
  19. Nugroho, B., Pulung., Utomo, E. P. (2016). Kualitas batu gamping berdasarkan analisis klasifikasi geomekanik di goa seropan, Gunung Kidul, Yogyakarta. Bulletin of Scientific Contribution 14(1). 63-74
  20. Rahayu, S., Widodo, R, H., Noordwijk, M, V., Suryadi, I., & Verbist, B. (2009). Monitoring Air di Daerah Aliran Sungai. World Agroforestry Centre
  21. Rahmi, N., Arsyad, M., & Susanto, A. (2022). Analisis Karakteristik Mineral Ornamen Gua Leang Lonrong Kawasan Karst Pangkep Sulawesi Selatan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat. 19(3)
  22. Sari, A. P., Arsyad, M., & Tiwow, V. A. (2019). Analisis Mineral Pembentuk Facies Gua Salukang Kallang Kawasan Karst Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Maros. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika 15(3). 78-85
  23. Sandi, I. A., Arsyad. M., & Tiwow, V. A. (2024). Analisis Mineral Magnetik Guano Gua Kawasan Karst Maros Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Jurnal Sains dan Pendidikan 20(1). 86-96
  24. Santoso, L. W. (2016). Studi Akuifer pada Bentang Lahan Kepesisiran Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Majalah Geografi Indonesia, 18(2)
  25. Setyowati, R. D. N., & Junaidi, R. (2016). Analisis Routing Reservoir dalam Pengembangan Sumber Daya Air Kawasan Karst. Jurnal Teknik Lingkungan 2(1)
  26. Sukmawati., Palloan, P., & Arsyad, M. (2015). Karakterisasi Jenis Mineral Ornamen Gua Salukang Kallang dengan Metode X-Ray Difrraction (XRD). Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika 11(3). 266-272
  27. Soma, A. Z. T., Arsyad, M., Tiwow, V. A. (2021). Analisis Karakteristik Kawasan Gua Leang Lonrong Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika 17(1). 93-103
  28. Tian, M., Wang, X., Qiao, Y., Liu, D., Chi, Q., Liu, H., Wang, W., & Zhang, B. (2023). Temporal Variations of Sediment Provenance in a Karst Watershed, China. Applied Science 13(2). 771
  29. Tucker, M. E. (2001). Sedimentary petrology: An introduction to the origin of sedimentary roks (3rd ed). Blackwell Science
  30. White, W.B. (1988). Geomorphology and hydrology of karst terrains. University Press
  31. Zak, K., Bruner, P., Bozak, P., Svobodova, M., & Slechta, S. (2007). An usual paleokarst sedimentary rock in the bohemian karst (czech republik) and its regional tectonic and geomorphologic realtionship., Bullein Geosciences. Vol 82(3)

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-11-06 21:28:57

No citation recorded.