HUBUNGAN KECUKUPAN ASAM EIKOSAPENTANOAT (EPA), ASAM DOKOSAHEKSANOAT (DHA) IKAN DAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA

*Siti Zulaihah -  , Indonesia
Laksmi Widajanti -  , Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 4308 5144
Abstract

ABSTRACT

 

Background: Fish contain of high protein, EPA, DHA needed for the formation of brain cell and improving intelligence. Consuming fish and other sea food make healthy and improve the brain ability to reach optimum study achievement. In 2003, fish consumption in Indonesia is still low 24,67kg/capita/year. Based on BPS 2002, fish consumption in Semarang is 5,38%. The fish consumption has a big influence on nutrition sufficiency especially EPA and DHA, nutrition status and attaining healthy and smart Indonesian human resources.

Goal: To analyze the relationship between fish meal frequency, fish EPA and DHA recommended and nutrition status with student's study achievement.

Method: The research used survey method, analytical research, and cross -sectional time approach. This research was conducted on September-October 2004. Sample was 100 subject of SD Taqwiyatui Wathon (grade IV are 54 person, grade V are 46 person) by using Stratified Random Sampling method. The data preparation used NUTRISOFT.

Result: Fish frequently consumed by responden was bandeng (Chanos chanos) 5%, tongkol (Euthynnus allitteratus rafmescue) 4%, kembung (Scomber kanoguria russei) 1% and mujair (Tilapia mossambica) 1 %. EPA, DHA % RDA defisit 62%, normal nutritional status 93% and average category of study achievement 55%. There was relation between fish meal frequency and fish EPA, DHA % RDA (ρ=0,000), there was no relation between fish meal frequency and nutritional status (ρ=0,213), there was relation between fish meal frequency and study achievement (ρ=0,000), there was relation between fish EPA, DHA recommendation and study achievement (ρ=0,000), and there was no relation between nutrition status and study achievement (ρ=0.378). Based on Pearson correlation test, there was no relation between fish EPA, DHA recommendation and nutritional status (ρ=0,000).

Conclution: Students with frequent fish consumption and high RDA of EPA, DHA % RDA showed better study achievement.

 

Keywords: Omega 3, EPA. DHA, nutritional status, study archivement, student

 

ABSTRAK

 

Latar  Belakang: Ikan mengandung protein, EPA, DHA tinggi, diperlukan untuk pembentukan sel otak dalam meningkatkan intelegensia. Mengkonsumsi ikan dan makanan laut lainnya selain menyehatkan juga meningkatkan kemampuan otak untuk mencapai prestasi belajar optimal. Tahun 2003 konsumsi ikan di Indonesia masih rendah yaitu 24,67 kg/kapita/tahun. Menurut BPS 2002 konsumsi ikan di Semarang 5,38%. Konsumsi ikan tersebut berpengaruh besar terhadap kecukupan zat gizi terutama EPA dan DHA, status gizi dan pencapaian sumberdaya manusia Indonesia yang sehat dan cerdas.

Tujuan: Untuk menganalisis hubungan frekuensi makan ikan, kecukupan EPA, DHA ikan dan status gizi dengan prestasi belajar siswa.

Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei, jenis penelitian analitik, pendekatan waktu cross sectional. Penelitian dilaksanakan bulan September-Oktober 2004, termasuk disiplin Ilmu Gizi Masyarakat. Sampel penelitian 100 siswa SD Taqwiyatul Wathon (kelas IV 54 siswa dan kelas V 46 siswa). Pengambilan sampel menggunakan metode Stratified random sampling. Pengolahan data dengan NUTRISOFT dan software pengolah data.

Hasil: Ikan yang banyak dikonsumsi responden yaitu bandeng dengan kategori baik 5%, tongkol 4%,

kembung 1% dan mujair 1%. Kecukupan EPA, DHA termasuk defisit 62%, status gizi normal 93% dan prestasi belajar kategori sedang 55%. Berdasar uji Spearman ada hubungan frekuensi makan dengan kecukupan EPA, DHA ikan (ρ=0,000), tidak ada hubungan frekuensi makan ikan dengan status gizi

(ρ=0,213), ada hubungan frekuensi makan ikan dengan prestasi belajar (ρ=0,000), ada hubungan kecukupan EPA, DHA dengan prestasi belajar (ρ=0,000) dan tidak ada hubungan status gizi dengan prestasi belajar (ρ=0,378). Berdasar uji Pearson tidak ada hubungan kecukupan EPA, DHA ikan dengan status gizi (ρ=0,408).

Simpulan: Siswa yang mengkonsumsi ikan dengan frekuensi dan kecukupan EPA dan DHA tinggi prestasi belajar siswa baik.

Kata kunci: Omega 3, EPA, DHA, status gizi, prestasi belajar, siswa.

Permalink: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/article/view/3241

Article Metrics: