Normal Modes Analysis of Global Vibration pada Kapal Ikan Tradisional Tipe Purse Seine Daerah Batang, Jawa Tengah, Indonesia

*Hafez Ahmad Taury -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ahmad Fauzan Zakki -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 27 May 2018; Published: 7 Jun 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 570 195
Abstract

Getaran kapal dapat diklasifikasikan menjadi getaran global dan getaran lokal. Getaran global kerap kali terjadi pada kapal yang sedang beroperasi akibat adanya resonansi global. Resonansi global disebabkan oleh getaran eksitasi yang memiliki nilai frekuensi yang sama dengan frekuensi naturalnya. Resonansi global dapat menimbulkan terjadinya konsentrasi tegangan yang cukup signifikan pada bagian konstruksi. Selain itu, resonansi global juga dapat menyebabkan excessive deformation apabila terus diabaikan dalam waktu yang cukup lama. Artikel ini akan membahas getaran global pada kapal ikan tradisional tipe purse seine di daerah Batang, Jawa Tengah. Getaran global akan dianalisis menggunakan metode normal modes dalam software MSC. Nastran Patran. Dalam analisis ini akan mengasumsikan kapal bermuatan penuh dan bergetar bebas tanpa boundary condition. Hasil yang didapat dari analisis ini berupa frekuensi natural pada setiap mode getaran globalnya. Frekuensi natural yang dihasilkan antara lain 2,3481 Hz pada vertical vibration mode; 3,2081 Hz pada torsional vibration mode; dan 4,5596 Hz pada horizontal vibration mode. Setiap frekuensi natural yang dihasilkan akan dijumlahkan dengan frekuensi koreksi berdasarkan aturan Ship Vibration Control Guide 2000 guna dijadikan acuan dalam mencegah terjadinya resonansi global.

Keywords
Getaran Global; Resonansi Global; Normal Modes; Frekuensi Natural; Mode Getaran Global.

Article Metrics:

  1. F. Han, A. Hu, Y. Liu, and C. Wang, “Modelling and hull vibration calculation of very large container ship,” vol. 18, no. 9, pp. 522–527, 2014.
  2. S. G. Kelly, "Mechanical Vibration : Theory and Aplication," S1 ed. Stamford: Cengage Learning, 2012.
  3. M. Engineer, M. Sc, and G. Manager, “Global Vibration Analysis of a 1900 Teu Capacitiy.”
  4. Z. Arifin, A. F. Zakki, and M. Iqbal, “Studi Karakteristik Getaran Global Kapal Supply Vessel 70 m dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga,” 2017.
  5. American Bureau of Shipping (ABS), “ABS Guidance Notes On Ship Vibration”, 2006.
  6. H. N. Wibowo, “KAJIAN NUMERIK RESPON GERAKAN KAPAL FPSOIFSO SAAT DITAMBAT (MOORED FPSOIFSO,” 2012.
  7. Jurusan Teknik Kelautan FTK ITS, “Metode elemen hingga,” 2010.
  8. A. F. Zakki, “Metode Elemen Hingga.” UPT Undip Press Semarang, 2014.
  9. Anonim, “Peraturan Kapal Kayu Indonesia (PKKI),” Bandung, 1961.
  10. Joni Dewanto, “Kajian Teoritik Sistem Peredam Getaran Satu Derajat Kebebasan,” J. Tek. Mesin, vol. 1, no. 2, pp. 156–162, 1999.