Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks Zn(II)-8-Hidroksikuinolin

Eka Sulistya Hermawati  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
*Suhartana Suhartana scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Taslimah Taslimah scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Published: 1 Dec 2016.
Open Access Copyright 2016 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract
Senyawa koordinasi adalah senyawa yang terbentuk karena adanya ikatan antara ligan dengan ion pusat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memperoleh senyawa kompleks Zn(II)-8-Hidroksikuinolin dengan pelarut asetonitril, metanol dan etanol serta menentukan karakteristik dari produk yang diperoleh. Metode penelitian ini dilakukan dengan mencampurkan larutan ZnCl2 dan larutan 8-Hidroksikuinolin disertai pengadukan dengan menggunakan magnetik stirrer selama 60 menit. Karakterisasi uji dilakukan dengan menggunakan UV-Vis, FTIR dan AAS. Dari sintesis kompleks Zn(II)-8-Hidroksikuinolin dalam pelarut asetonitril, metanol dan etanol,  diperoleh rendemen  sebesar 73,07 % ; 63,46% ; dan 48,67%, dengan panjang gelombang maksimum berturut-turut sebesar 319,5 nm ; 313 nm ; and 320 nm. Adanya ikatan Zn-N teridentifikasi pada pita serapan pada kisaran 439,79 cm-1 hingga 513,09 cm-1, sedangkan ikatan Zn-O teridentifikasi pada pita serapan pada kisaran 542,98 cm-1 hingga 543,95 cm-1. Dapat disimpulkan bahwa Zn(II) terkoordinasi dengan ligan 8-Hidroksikuinolin membentuk endapan senyawa kompleks Zn(II)-8-Hidroksikuinolin berwarna kuning.
Keywords: Sintesis; Senyawa kompleks; 8-Hidroksikuinolin

Article Metrics:

  1. Raymond Chang, Chemistry, Jhon Wiley & Sons, Ltd, England, 2005
  2. Nies Suci Mulyani, Mukhammad Asy’ari, Heru Prasetiyoningsih, Penentuan Konsentrasi Optimum Oat Spelts Xylan pada Produksi Xilanase pari Aspergillus niger dalam Media PDB (Potato Dextrose Broth), Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 12, 1, (2009) 7-13
  3. Elena M Filip, Ionel V Humelnicu, Constantin I Ghirvu, Some aspects of 8-hydroxyquinoline in solvents, Acta Chemica Iasi, 17, (2009) 85-96
  4. Frank Albert Cotton, Geoffrey Wilkinson, Advanced Inorganic Chemistry, John Wiley & Sons, Incorporated, 1988
  5. Sukardjo, Kimia koordinasi, PT Bina Aksara, 1985
  6. Baojiao Gao, Li Fang, Ruixia Zhang, Jiying Men, Synthesis and luminescence properties of polymeric complexes of Cu(II), Zn(II) and Al(III) with 8-hydroxyquinoline side group-containing polysulfone, Synthetic Metals, 165, (2013) 27-34 http://dx.doi.org/10.1016/j.synthmet.2012.12.031
  7. Sugiarto, Sintesis dan Karakterisasi Kompleks Di(8hidrokskuinoloin)tembaga(II)trihidrat dan Kompleks Tri(8-hidroksikuinolin)besi(III)dihidrat, FMIPA, UNS, Surakarta
  8. James M Miller, Jonathan B Crowther, Analytical chemistry in a GMP environment: a practical guide, Wiley-Interscience, 2000
  9. Dudley H Williams, Ian Fleming, Spectroscopic methods in organic chemistry, McGraw-Hill, 1980
  10. Alper Tolga Çolak, Okan Zafer Yeşilel, Orhan Büyükgüngör, Synthesis, structural characterisation of zinc(II)-pyridine-2,5-dicarboxylate complexes and self-assembled 1D water cluster in a supramolecular architecture, Polyhedron, 29, 10, (2010) 2127-2133 http://dx.doi.org/10.1016/j.poly.2010.03.024

Last update: 2021-05-16 12:05:41

No citation recorded.

Last update: 2021-05-16 12:05:41

No citation recorded.