Kondisi Optimum Fosfatidiletanolamin dari Santan Kelapa sebagai Zat Pengemulsi

*Dwi Hudiyanti orcid scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Published: 1 Dec 2003.
Open Access Copyright 2018 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menetapkan kondisi optimum fosfatidiletanolamin dari santan kelapa sebagai zat pengemulsi. Isolasi fosfatidiletanolamin dari krim santan dilakukan dengan metode ektraksi solven menggunakan campuran heksanaisopropanol (3:2). Ekstrak fosfatidiletanolamin kemudian dianalisa dengan FTIR. Penetapan kondisi optimum dilakukan dengan menentukan lama terjadinya pemisahan fasa untuk beberapa temperatur yang berbeda (10-50°C) pada emulsi minyak kedelai-air-fosfolipida (42,96 : 53,54 : 3,5) serta dengan membuat campuran larutan garam NaCl (fasa air dengan konsentrasi 0-40%) dengan fosfatidiletanolamin dengan perbandingan 50:1 kemudian dititrasi dengan minyak kedelai sambil dikocok sedemikian sampai diperoleh emulsi yang tidak stabil setelah didiamkan selama 1 5 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum fosfatidiletanolamin dari santan kelapa sebagai zat pengemulsi diperoleh pada temperatur rendah, di bawah 25°C dan konsentrasi garam NaCl 30%.

Article Metrics:

  1. Bound, M., et al. J. Colloid Interface Sci., 1980; 75:451
  2. Cash, R.L., et al. Detergents in the Changing Scene, Champaign : The American Oil Chemists’ Society, 1977
  3. Hudiyanti, D., Fachriyah, E., dan Mulyani, N.S. Isolasi dan Identifikasi Zat Pengemulsi pada Emulsi Santan Kelapa, Semarang : Laporan Penelitian BBI, FMIPA UNDIP, 1999 : 23
  4. Kunieda, H., and Shinoda, K.. J. Colloid Interface Sci., 1985; 107:107

Last update: 2021-05-07 17:10:50

No citation recorded.

Last update: 2021-05-07 17:10:50

No citation recorded.