Sitotoksik Isoprenoid Alam dari Daun Tembakau Terinfeksi Virus Mozaik

*Meiny Suzery orcid scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Bambang Cahyono scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Eko Widayadi  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Published: 31 Aug 2000.
Open Access Copyright 2000 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Citation Format:
Abstract

Telah berhasil diisolasi suatu senyawa isoprenoid dari fraksi n-heksan dari daun tembakau terinfeksi virus mozaik yang mempunyai aktifitas sebagai sitotoksik. Pemisahan dilakukan dengan teknik kromatografi, penentuan sturktur dilakukan dengan metoda spektroskopi: UV, IR, dan Massa serta uji aktivitas dengan metode Brine Schrimpi Lethality Test. Dari hasil analisis spektroskopi dan perbandingan dengan literatur disarankan bahwa senyawa hasil isolasi merupakan senyawa isoprenoid: 4,6 dihidroksi 2 cembrenoid dengan m/e 281. Uji bioassay dengan Brine Schrimp Lethality menghasilkan LD50 11,8767 µg/ml, diduga bersifat sitotoksik.

Keywords: nikotin tabacum; virus mozaik; isoprenoid.

Article Metrics:

  1. Curt R. Enzelll and Inger Wahlberg, 1990, J. Pure & Appl, Chero. 62(7), 1353-1356
  2. Mann., J., 1978, Secondary Metabolism, Oxford University Press, New York
  3. Bimbaum, George, 1974 Canadian Journal Chemistry, 52, 993-1005
  4. Wibberleey, M. S., Lenton John., and Neill Steven J., 1994, Journal of Phytochemistry, 37(2), 349-351
  5. Meyer, B.N., et all, 1982, Journal of Planta Medica, 45, 31, 34

Last update: 2021-05-11 03:04:58

No citation recorded.

Last update: 2021-05-11 03:04:58

No citation recorded.