URGENSITAS MEDIATOR DALAM PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH di PENGADILAN AGAMA PURBALINGGA

*Nita Triana  -  Fakultas Syariah, IAIN Purwokerto, Indonesia
Published: 30 Sep 2019.
Open Access Copyright 2019 LAW REFORM
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 211 884
Abstract

Perma nomor 1 tahun  2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan mengatur peran mediator dalam mediasi. Namun, kenyataannya hal ini sering tidak dianggap penting dan cenderung diabaikan sehingga mediasi sering tidak berhasil dan sengketa pada akhirnya diselesaikan dengan jalur litigasi.   Tujuan penelitian ini untuk menganalisis urgensi peran mediator di Pengadilan Agama Purbalingga dalam keberhasilan mediasi di bidang ekonomi syariah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum non doktrinal, dengan analisis kualitatif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa di Pengadilan Agama Purbalingga mediator memegang peranan yang sangat penting dalam  keberhasilan mediasi di bidang ekonomi syariah. Mediator di Pengadian Agama Purbalingga memiliki keterampilan dan taktik. Keterampilan yang paling dibutuhkan adalah keterampilan berunding/negosiasi dengan tetap mempertahankan perdamaian, sedangkan  taktik yang paling dibutuhkan adalah taktik yang bersifat informatif dan mendesak para pihak untuk mengadakan pertemuan,  dan melakukan tawar menawar. 

Keywords: Mediasi; Mediator; Ekonomi Syariah; Pengadilan Agama.

Article Metrics:

  1. Emirzon, J. (2001). Alternatif Penyelesaian Sengketa Di Luar Pengadilan (Negosiasi, Mediasi, Konsiliasi dan Arbitrase). Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.
  2. Hidayat, M. (2016). Strategi dan Taktik Mediasi (Berdasarkan Perma No.1 Tahun 2016, tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan). Jakarta: Penerbit Kencana.
  3. Ismail. (2014). Perbankan Syariah. Jakarta : Kencana
  4. Friedmann, L. (1975). The Legal System: A Social Science Perspective. New York: Russell SageFoundation.
  5. Manan, A. (2012) . Hukum Ekonomi Syari’ah Dalam Perspektif Kewenangan Peradilan Agama. Jakarta: Kencana.
  6. Rahmadi, T. (2011). Mediasi: Penyelesaian Sengketa Melalui Pendekatan Mufakat. Jakarta: Rajawali Pers.
  7. Rahardjo, S. (2009). Hukum Progresif Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.
  8. Irianto, S. (2009). Memperkenalkan Studi Sosiolegal dan Implikasi Metodologisnya. In Shidarta. & Irianto, S (Eds), Metode Penelitian Hukum, Konstelasi dan Refleksi (p.177). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
  9. Bintoro, Rahadi W. (2016). Kajian Ontologis Lembaga Mediasi di Pengadilan. Jurnal Yuridika, Vol. 31, (No.1, Januari-April), pp.121-142, p 141.
  10. Dahlan, Nur Khalidah., Palil, Mohd Rizal., Yaa‟kub, Noor Inayah., & Hamid, Mohamad Abdul. (2015). Arbitration and Mediation Method Applied to Islamic Finance Conflicts in Malaysia. Journal of Social Science Research, Vol.6, (No.3), pp.1151-1158.
  11. Hartono, M. (2018). Efektifitas Peran Mediator Dalam Mencegah Perceraian (Studi Pada Pengadilan Agama Kls IA Jambi). JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling), Vol.1, (No.1), pp.58-70.
  12. Karmuji. (2016). Peran dan Fungsi Mediator Dalam Penyelesaian Perkara Perdata. Jurnal Ummul Qura, Vol VII, (No.1 Maret), pp. 36 -52.
  13. Mardhiah, A. (2011). Penyelesaian Sengketa Melalui Mediasi Berdasarkan Perma No. 1 tahun 2008. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, Vol.13, (No.1), pp.153-169.
  14. Subiarti, Dwi W. (2017). Peran Mediator dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama Sleman. Jurnal Lex Renaissance, Vol.2, (No.2), pp.411-428.
  15. Triana, N. (2017). Reconstructing Sharia Economic Dispute Resolution Based on Indonesian Muslim Society Culture. Ijtimā’iyya: Journal of Muslim Society Research, Vol. 2, (No.1), pp.107-128.
  16. Triana, Nita., & Purwinto, Deddy. (2018). Justice in Many Rooms in Sharia Banking Dispute Resolution To Achieve Justice. Diponegoro Law Review, Vol.3, (No.1), pp.43-63.
  17. Triana, N. (2018). Alternative Dispute Resolution Model in the AJB Bumiputera Life Insurance Company of Purwokerto in Shari'ah Perspectives. Jurnal Al-Adalah, Vol.15, (No.2), pp.367-368.
  18. Wall, James A., Stark, John B., & Standifer, Rhetta L. (2001). Mediation: A Current Review and Theory Development. Journal of Conflict Resolution, Vol.45, Issue 3, pp.370-391.
  19. Wahed, H. (2015). SULH: Its Application in Malaysia. Journal of Humanities And Social Science (IOSR_JHSS), Vol.20, Issue 6, Ver II, pp.71-79.
  20. Yaqub, H. (2009). Alternative Dispute Resolution in Islamic Finance: Legal Challenges and the Way Forward. ISRA International Journal of Islamic Finance, Vol.1, issue 1, pp. 133-137.
  21. Perma No.1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.