Politeknik Katolik Mangunwijaya, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{METANA24892, author = {Nofita Sari and Maudy Mairisya and Riska Kurniasari and Sari Purnavita}, title = {Bioplastik Berbasis Galaktomanan Hasil Ekstraski Ampas Kelapa Dengan Campuran Polyvinyl Alkohol}, journal = {METANA}, volume = {15}, number = {2}, year = {2019}, keywords = {bioplastics; galactomannan; PVA}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimum yang meliputi luas permukaan dan jumlah solven pada proses ekstraksi galaktomanan dari ampas kelapa terhadap yield yang dihasilkan dan mendapatkan kondisi optimumpada proses pembuatan bioplastik yang meliputi jumlah sorbitol dan waktu pencampuran terhadap karakteristik bioplastik yang meliputi ketebalan, ketahanan air, kuat tarik, elongasi, waktu degradasi dan morfologi.Bioplastik merupakan plastik yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme dalam waktu yang singkat, sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan plastik konvensional.Bioplastik terbuat dari bahan polimer alami seperti pati, selulosa atau lemak.Penelitian pembuatan bioplastik ini berbasis dari galaktomanan ampas kelapa dan PVA. Galaktomanan merupakan polimer alami yang memiliki kemampuan membuat lapisan film.Polyvinyl alkohol (PVA) merupakan polimer sintetik namun memiliki sifat mudah larut dalam air sehingga dapat digunakan sebagai bahan campuran pembuatan bioplastik. PVA juga mampu meningkatkan elastisitas dan kuat tarik bioplastik. Penelitian ini menghasilkan bioplastik dengan ketebalan terbaik 0,18 mm dan prosentase ketahanan air tertinggi 74,76%. Tensile strength bioplastik terbaik dengan nilai 7,55 MPa, sedangkan prosentase elongation terbaik 46,81%. Bioplastik pada penelitian ini memiliki titik leleh (MP) 120°C dan terdegradasi sempurna dalam 24 jam. This study aims to obtain optimum conditions which are includ ing surface area and amount of solvent in the galactomannan extraction process from coconut pulp to the produced yield and obtain ing the optimum conditions in the bioplastic manufacturing process which are includ ed the amount of sorbitol and mixing time of the bioplastic characteristics including thickness, water resistance, tensile strength, elongation, degradation time and morphology. Bioplastics are plastics that can be decomposed by microorganisms in a short time, making them more environmentally friendly than conventional plastics bioplastics made from natural polymer materials such as starch, cellulose, or fat. The research in making bioplastics was based on galactomannan coconut pulp and PVA. Galactomannan is a natural polymer that can make film layers. Polyvinyl alcohol (PVA) is a synthetic polymer but has properties that are soluble in water so it can be used as a mixture of bioplastics. PVA is also able to increase the elasticity and strong pull of bioplastics. This study produced bioplastics with the best thickness of 0,18mm and the highest percentage of water resistance in 74,76%. The best bioplastic tensile strength at 7,55 MPa value, while the best percentage of elongation 46,81%. Bioplastics in this study had a melting point (MP) of 120 ° C and were degraded correctly in 24 hours. }, issn = {2549-9130}, pages = {71--78} doi = {10.14710/metana.v15i2.24892}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/metana/article/view/24892} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimum yang meliputi luas permukaan dan jumlah solven pada proses ekstraksi galaktomanan dari ampas kelapa terhadap yield yang dihasilkan dan mendapatkan kondisi optimumpada proses pembuatan bioplastik yang meliputi jumlah sorbitol dan waktu pencampuran terhadap karakteristik bioplastik yang meliputi ketebalan, ketahanan air, kuat tarik, elongasi, waktu degradasi dan morfologi.Bioplastik merupakan plastik yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme dalam waktu yang singkat, sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan plastik konvensional.Bioplastik terbuat dari bahan polimer alami seperti pati, selulosa atau lemak.Penelitian pembuatan bioplastik ini berbasis dari galaktomanan ampas kelapa dan PVA. Galaktomanan merupakan polimer alami yang memiliki kemampuan membuat lapisan film.Polyvinyl alkohol (PVA) merupakan polimer sintetik namun memiliki sifat mudah larut dalam air sehingga dapat digunakan sebagai bahan campuran pembuatan bioplastik. PVA juga mampu meningkatkan elastisitas dan kuat tarik bioplastik. Penelitian ini menghasilkan bioplastik dengan ketebalan terbaik 0,18 mm dan prosentase ketahanan air tertinggi 74,76%. Tensile strength bioplastik terbaik dengan nilai 7,55 MPa, sedangkan prosentase elongation terbaik 46,81%. Bioplastik pada penelitian ini memiliki titik leleh (MP) 120°C dan terdegradasi sempurna dalam 24 jam.
Article Metrics:
Last update:
Optimasi Pembuatan Heat Sealable Film dari Kolang-Kaling sebagai Bahan Kemasan
Last update: 2026-02-04 07:47:02
bandar slot
slot gacor
jnetoto
toto macau
TESLATOTO
olxtoto
slot online
toto togel
Luck8
situs slot gacor
togel online
link slot gacor
slot gacor hari ini
Slot Bonus
slot
slot thailand
bandar slot gacor
danatoto
QQ188
bandar togel online
teslatoto
situs slot
spaceman slot
situs togel
slot gacor 4d
Dewaslot88
Escobartoto
dewaslot88
agenolx
togel casino
casino online
padukabet
depo 10k
padukabet slot
exototo
situs toto
838win
slot depo 5k
gacor77
alexistogel
slot88
SALDO777
pestoto
demo slot
bangsawan88 slot
slot pulsa
prediksi togel 4d
toto 4d
hadiah138
togel 4d
situs gacor
slot demo pg
bandar toto macau
Bandar Toto Macau
toto slot
bandar togel
slot depo 10k
bandar gacor
bintaro88
slot demo
https://karmartsg.karmarts.co.th/css/
https://granap.org/wp-content/themes/
https://promotion4u.in/demo/wp-content/logs/
https://financemen.nl/wp-content/
slot dana
link slot
agen toto
jadibos99
server png resmi
slot777
tentoto
gaji777