skip to main content

Praktek Orang Tua dalam Pendampingan pada Anak sebagai Korban Bullying di SMP Kec. Banyumanik (Studi Di SMP Negeri 27 Kota Semarang, Kecamatan Banyumanik)

*Adis Fajrina Razak Tarigan  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Aditya Kusumawati  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Besar Tirto Husodo  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2020 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Fenomena bullying sangat tidak asing terdengar dalam lingkup anak sekolah terutama para remaja yang merupakan fase transisi dari masa anak-anak menuju dewasa sehingga berpotensi untuk melakukan tindakan-tindakan menyimpang yang merupakan dampak negatif dari bullying khususnya pada korban. Untuk itu diperlukannya pendampingan oleh orang tua khusunya pada korban agar terhindar dari dampak negatif bullying berupa fisik maupun psikis seperti murung, penakut, depresi, penurunan akademis hingga bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran praktek dalam pendampingan orang tua pada anak sebagai korban bullying di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Banyumanik.

Metode: Pada penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam kepada 4 subjek penelitian dengan metode purposive sampling. Uji validitas dilakukan dengan 4 subjek triangulasi yang merupakan guru korban di sekolah yang bertanggung jawab langsung ketika terjadinya peristiwa bullying yang dialami korban. Uji realibilitas dilakukan dengan auditing data.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan orang tua memiliki dampak yang cukup signifikan terlihat dari perubahan perilaku yang terjadi pada korban.

Simpulan: Saran untuk orang tua selaku lingkungan utama bagi korban agar selalu memperhatikan perkembangan anak dan memberikan pendampingan ketika anak membutuhkan agar terhindar dari terbentuknya perilaku yang negatif pada korban.

Kata kunci: Bullying; orang tua; korban; pendampingan

 

ABSTRACT

Title: Practice of Parents in Assistance of Children as Bullying Victims in Smp Banyumanik’s Sub-District

Background: The phenomenon of bullying is very familiar to the scope of school children, especially teenagers, which is a transitional phase from childhood to adulthood so that it has the potential to commit deviant actions which are the negative impact of bullying, especially on victims. For this reason, assistance by parents, especially victims, is needed to avoid the negative effects of bullying in the form of physical and psychological conditions, such as gloom, fear, depression, academic decline to suicide. This study aims to determine the description of the practice in assisting parents to children as victims of bullying in Junior High Schools (SMP) in Banyumanik Sub-district.

Method: In this qualitative descriptive study, data collection was carried out by means of in-depth interviews with 4 research subjects using purposive sampling method. The validity test was carried out with 4 triangulation subjects who were the victim teachers in schools who were directly responsible when the bullying happened to the victim. Reliability test is done by auditing the data.

Result: The results showed that the assistance provided by parents had a significant impact as seen from the changes in behavior that occurred to the victim.

Conclusion: Suggestions for parents as the main environment for victims to always pay attention to children's development and provide assistance when the child is in need in order to avoid forming negative behavior towards the victim.

Keywords: Bullying; parents; victim; assistance

 

Fulltext View|Download
Keywords: Bullying; orang tua; korban; pendampingan

Article Metrics:

  1. Herlina. Bibliotherapy: Mengatasi Masalah Anak dan Remaja Melalui Buku. Bandung: Pustaka Cendekia Utama, 2013
  2. Sugiariyanti. Perilaku Bullying Pada Anak dan Remaja. 1
  3. Nurhamzah W, Maureen A, Wiguna T. Gambaran Bullying dan Hubungannya dengan Masalah Emosi dan Perilaku pada Anak Sekolah Dasar. 15
  4. KBKS DPPP dan K. Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. 2018; 2018
  5. Kroning M, Kroning K. Teen Depression and Suicide A Silence Crisis. 2018; 33: 78–86
  6. Andriani N, Elita V, Rahmalia S, et al. Hubungan Bentuk Prilaku Bullying Dengan Tingkat Stres. Progr Study Ilmu Keperawatan 2011; 426–435
  7. Sari DJ, Ides SA, Anggraeini LD. Latar Belakang Remaja Melakukan Bullying di Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ). 2017; 7642: 149–156
  8. Utomo B. DUKUNGAN ORANG TUA PADA ANAK KORBAN BULLYING. 2018; 121
  9. Mardina R. Kekerasan Terhadap Anak Dan Remaja. InfoDATIN
  10. Fauzi RN. Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Bullying Pada Remaja di SMP Muhammadiyah 2 Gamping Sleman Yogyakarta
  11. Taliningtyas P. Pemulihan Trauma Terhadap Perilaku Emosi Anak Usia Dini Pasc Bencana Tanah Longsor di Dusun Jemblung Desa Sampang Kec. Karangkobar Kab. Banjarnegara. Universitas Negeri Semarang, 2017
  12. Erida. Upaya Orang Tua Dalam Mengatasi Remaja Berperilaku Menyimpang. 2018; 145–157
  13. Rayadi, Gusti Budjang RAH. Analisis Peran Orang Tua Terhadap Kebiasaan Anak Bermain Game Online di Desa Tanjung Bugis
  14. Sandarwati EM. Revitalisasi Peran Orang Tua Dalam Mengurangi Tindak Kekerasan Terhadap Anak. 2014; 9: 287–302
  15. Indriyati N. Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Tentang Orang Tua Sebagai uruh Migran di Kab. Banyumas. J Mimb Huk 2017; 29: 474–487
  16. Harahap E, Mita N, Saputri I. Dampak Psikologis Siswa Korban Bullying di SMA Negeri 1 Barumun. 2019; 4: 68–75
  17. Riri Yunika, Alizamar IS. Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mencegah Perilaku Bullying di SMA Negeri Se Kota Padang. J Ilm Konseling 2013; 2: 21–25
  18. Marela G, Wahab A, Marchira CR. Bullying Verbal Menyebabkan Depresi Remaja SMA Kota Yogyakarta. J Community Med Public Heal 2017; 83–90
  19. Wardah A. Keterbukaan Diri dan Regulasi Emosi Peserta Didik. Indones J Learn Educ Couns 2020; 2: 183–192
  20. Khatimah H. Posisi dan Peran Media Dalam Kehidupan Masyarakat. 16
  21. Baharuddin. Pengaruh Komunikasi Keluarga Terhadap Perilaku Anak Pada MIN I LAMNO Desa Pante Keutapang Aceh Jaya. J Al-Ijtimaiyyah Media Kaji Pengemb Masy Islam 2019; 5: 105–123
  22. Singh M. Communication as a Bridge to Build a Sound Doctor-Patient / Parent Relationship. Epub ahead of print 2015. DOI: 10.1007/s12098-015-1853-9
  23. Hidayati R. Peran Orang Tua : Komunikasi Tatap Muka Dalam Mengawal Dampak Gadget Pada Masa Golden Age. J Ilmu Komun 2020; 1–10
  24. Ajzen I. Attitudes, Personality, and Behavior. 2nd ed. Berkshire, UK: Open University Press-McGraw Hill Education, 2005
  25. Titis Setiani. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Sikap Guru Taman Kanak-kanak Dengan Tindakan Bullying. 2013
  26. Relationships with parents and families: why teenagers need them, https://raisingchildren.net.au/about-us (2020, accessed 31 August 2020)

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.