skip to main content

Determinan Kinerja Penatalaksanaan Tuberkulosis Paru oleh Petugas di Puskesmas Kota Semarang

*Wahyu Nirwesti  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Ayun Sriatmi  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Aditya Kusumawati  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2021 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit paru menular yang menjadi salah satu masalah kesehatan yang dihadapi oleh banyak negara di dunia, terutama negara berkembang. Kota Semarang merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki jumlah penderita TB terbanyak dengan tingkat keberhasilan pengobatan TB yang rendah. Apalagi angka drop out penderita TB dan kasus TB MDR meningkat setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan adanya kegagalan dalam penanganan pasien TB di kota Semarang dan kinerja petugas kesehatan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sumber daya manusia, sarana prasarana, budaya organisasi, kepemimpinan, kompensasi, desain pekerjaan, dan motivasi dengan kinerja petugas kesehatan dalam menangani pasien TB di Puskesmas Kota Semarang.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional terhadap 74 sampel pekerja yang merawat pasien TB. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tertutup. Univariat dan bivariat digunakan dalam menganalisis data.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja petugas dalam menangani pasien TB baik dengan persentase 56,8. Dari uji bivariat, variabel yang berhubungan dengan kinerja dalam merawat pasien TB adalah kepemimpinan (p 0,000), kompensasi (p 0,018), desain pekerjaan (p 0,000), dan motivasi (p 0,000).

Simpulan: Disarankan kepada Puskesmas untuk membuat SOP dalam bentuk flow chart dan mensosialisasikannya kepada petugas kesehatan yang menangani TB. Kepada Kepala Puskesmas dan para Wakil Pembina Dinas Kesehatan Kota agar melakukan pengawasan terhadap pengobatan pasien TB fase intensif secara masif.

Kata kunci: Tuberkulosis; Kinerja; Kepemimpinan; Kompensasi; Motivasi

 

ABSTRACT

Title: Performance Determinants of Pulmonary Tuberculosis Management by Officers at the Semarang City Health Center

Background: Tuberculosis (TB) is a contagious infectious lung disease which becomes one of the health issues faced by many countries in the world, mostly by developing countries. Semarang City is one the regions in the Province of Central Java which has the highest number of TB patient with lower success rate in treating TB patient. Moreover, the drop out rate of TB patient and TB MDR cases increase every year. It shows that there is a failure in treating TB patient in Semarang city and the health worker’s performance is low. The aim of this research is to find out the relationship of human resources, infrastructure, organizational culture, leadership, compensation, job design, and motivation with the health worker’s performance in treating TB patient in the public health centers in Semarang City.

Method: This research is a quantitative research using cross sectional approach to 74 sample of the workers treating TB patients. The data are collected using closed-questionnaire. Univariat and bivariat are used in analyzing the data.

Result: The research shows that the worker’s performance in treating TB patients is good with percentage of 56,8. From the bivariat test, the variabels related with performance in treating TB patient are leadership (p 0,000), compentation (p 0,018), job design (p 0,000), and motivation (p 0,000).

Conclusion: It is suggested for the public health centers to make SOP in flow chart form and socialize it to the TB treating health workers. For the chief of the Public Health Centers and the vice supervisors of the City Health Departement to supervise the intensive phase treating of TB patients massively.

Keywords: Tuberculosis; Performance; Leadership; Compensation; Motivation.

Fulltext View|Download
Keywords: Tuberkulosis; Kinerja; Kepemimpinan; Kompensasi; Motivasi

Article Metrics:

  1. WHO. Global Tuberculosis Report 2017. Geneva; 2018
  2. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018. In Jakarta; 2018
  3. Republik Indonesia. Permenkes RI No 67 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. In Jakarta; 2016
  4. Dinkes Prov Jateng. Buku Saku Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 Triwulan II. In Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah;
  5. Dinkes Kota Semarang. Profil Kesehatan Kota Semarang Tahun 2019. In 2019
  6. Nugroho RA. Studi Kualitatif Faktor Yang Melatarbelakangi Drop Out Pengobatan TB. J Kesehat Masy. 2011;1:83–90
  7. Setiawati. Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Dosen. J Media Pendidikan, Gizi, dan Kuliner. 2015;1:1–5
  8. Hasanah Ramli D. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Gasurkes KIA Dalam Pendampingan Ibu Hamil di Kota Semarang. Undip; 2018
  9. Ilhamna M. Pengaruh Sarpras, Iklim Kerja, Dan Kompensasi Guru Terhadap Kinerja Melalui Motivasi Kerja. Universitas Negeri Semarang; 2020
  10. Kopelman R. Managing Productivity in Organization: a practical, people oriented perspective. McDraw-Hill New York; 1986
  11. Dr Achmad S. Ruky. Sistem Manajemen Kinerja. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama; 2001
  12. Novitasari Sutrisno Y. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Perawat Rawat Inap Di RSUD Kota Semarang. J Kesehat Masy. 2016;5(2356–3346)
  13. Kurniawan YF. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Terhadap Kinerja Karyawan Di CV Anugerah Jaya. AGORA. 2018;6:2
  14. Puspita DA. Komunikasi Interpersonal Atasan-Bawahan Dan Penyesuaian Diri Pada CPNS Dari Jalur Ikatan Dinas Di Pemprov Jateng. J Empati. 2015;4:340–6
  15. Sajuyigbe, Olaoye, Adeyami. Impact of Reward Employees Performance in a Selected Manufacturing Companies in Nigeria. Int J Arts Commer. 2013;27–32
  16. Dessler G. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat; 2015
  17. Sulam. Pengaruh Penerapan Standar Operasional Prosedur terhadap Efektifitas Pelayanan Keuangan di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Al-Buhuts. 2019;15(2):01-20
  18. Gabriele. Analisis Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Di Dapertment Marketing dan HRD PT Cahaya Indo Persada. AGORA. 2018;6
  19. Eka Pamundhi T. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Bidan Dalam Pelayanan Nifas di Kota Salatiga. Undip; 2018
  20. Muslikhah E. Upaya Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja. Universitas Negeri Semarang; 2016
  21. Rusmitasari H. Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kota Yogyakarta. J Kesehat Masy Indones. 2020;15:47–51

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-02-29 16:53:08

No citation recorded.