skip to main content

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Desa Cimekar Kabupaten Bandung

*Lulu Sanofarizka  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Mohammad Zen Rahfiludin  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Siti Fatimah  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2022 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data profil kesehatan Kabupatan Bandung diketahui cakupan ASI eksklusif pada bayi < 6 bulan telah mencapai angka 63,84% sedangkan di Kecamatan Cileunyi baru mencapai 55,54%. Angka ini masih jauh dari target capaian ASI eksklusif di Indonesia berdasarkan PP nomor 33 tahun 2012 pasal 6 adalah 100%. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pemberian ASI secara eksklusif. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Cimekar Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.

Metode: Observasional analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 68 ibu dengan bayi usia 6-12 bulan yang bertempat tinggal di Desa Cimekar dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengetahui karakteristik sampel (pekerjaan, pendidikan, pengetahuan, dan sikap ibu), dukungan keluarga, dan tenaga kesehatan..

Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan pemberian ASI eksklusif sebanyak 22,1% dan sebagian besar responden tidak bekerja (95,6%). Pendidikan lanjut (70,6%), pengetahuan baik (61,8%), sikap baik (63,2%). Dukungan keluarga baik (79,4%) dan dukungan tenaga kesehatan baik (60,3%). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pekerjaan, pendidikan, pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarg dengan pemberian ASI eksklusif (p > 0,05). Sedangkan dukungan tenaga kesehatan berhubungan secara bermakna dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,018) dan keeratan hubungan rendah (CC=0,276).

Simpulan: Faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI secara eksklusif hanya dukungan tenaga kesehatan.

Kata kunci: pekerjaan; pendidikan; pengetahuan; sikap; ASI eksklusif


ABSTRACT

Title: Factors Associated with Exclusive Breastfeeding in Cimekar Village, Bandung Regency

Background: Based on the health profile data of Bandung Regency, it is known that the coverage of exclusive breastfeeding for infants < 6 months has reached 63.84% while in the Cileunyi District it has only reached 55.54%. This figure is still far from the achievement target of exclusive breastfeeding in Indonesia based on PP no. 33 of 2012 article 6 is 100%. Many factors can affect exclusive breastfeeding. The purpose of this study was to analyze the factors associated with exclusive breastfeeding in Cimekar Village, Cileunyi District, Bandung Regency.

Method: Analytical observation with cross-sectional design. The number of samples was 68 mothers with babies aged 6-12 months who lived in Cimekar Village using a simple random sampling technique. The research instrument used a structured questionnaire to determine the characteristics of the sample (occupation, education, knowledge, and attitudes of the mother), family support, and health workers.

Results: The results of this study showed that exclusive breastfeeding was 22.1% and most of the respondents did not work (95.6%). Further education (70.6%), good knowledge (61.8%), good attitude (63.2%). Good family support (79.4%) and good health worker support (60.3%). There was no significant relationship between work, education, knowledge, attitudes, and family support with exclusive breastfeeding (p > 0.05). Meanwhile, the support of health workers was significantly related to exclusive breastfeeding (p=0.018) and the closeness of the relationship was low (CC=0.276).

Conclusion: The only factor related to exclusive breastfeeding is the support of health workers.

Keywords: occupation; education; knowledge; attitude; exclusive breastfeeding

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Kuesioner
Subject Pekerjaan; Pendidikan; Pengetahuan; Sikap; ASI Eksklusif
Type Research Instrument
  Download (39KB)    Indexing metadata
Keywords: pekerjaan; pendidikan; pengetahuan; sikap; ASI eksklusif

Article Metrics:

  1. Kemenkes RI. Situasi dan analisiss ASI Eksklusif [Internet]. 2014. Available from: https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin-asi.pdf
  2. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Health information system (Profil kesehatan Indonesia tahun 2020). Vol. 48, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. 1–248 p
  3. Amir A, Widyansyah A, Gizi J, Kesehatan Kemenkes P, Prodi D-IV A. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI pada bayi neonatal di RSIA Pertiwi Makassar. Media Gizi Pangan. 2018;25(1):47–54
  4. Erliani NKA., Luh S, Luh PA. Perilaku pemberian ASI Eksklusif pada wanita pekerja tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. J Med Udayana. 2020;9(6):70–8
  5. Hastuti BW, Machfudz S, Febriani TB. Hubungan pengalaman menyusui dan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Barukan, Kecamatan Manisrenggi, Kabupaten Klaten. Jkki. 2015;6(4):179–87
  6. Rahayu S, Djuhaeni H, Nugraha GI, Mulyo GE. Hubungan pengetahuan, sikap, perilaku dan karakteristik ibu tentang ASI Eksklusif terhadap status gizi bayi. AcTion Aceh Nutr J. 2019;4(1):28–35
  7. Atabik A. Faktor ibu yang berhubungan dengan praktik pemberian ASI Ekklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pamotan. Unnes J Public Heal. 2014;3(1):1–9
  8. Koba ER, Sefti SR, Vandri DK. Hubungan jenis pekerjaan ibu dengan pemberian ASI pada bayi di Puskesmas Ranomuut Manado. e-Journal Keperawatan. 2019;7(1):1–6
  9. Anggraeni T. Hubungan pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan pemberian asi eksklusif di Posyandu Lestari Handayani Desa Jembungan Kabupaten Boyolali. J Infokes. 2016;6(1):47–54
  10. Nurleli, Jenny MP, Rinawati S. Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan tindakan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Rambung Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai tahun 2017. 2018;3(1):1–9
  11. Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Profil kesehatan Kabupaten Bandung tahun 2019. 2019;
  12. Ramli R. Hubungan pengetahuan dan status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Kelurahan Sidotopo. J PROMKES. 2020;8(1):36–46
  13. Bahriyah F, Jaelani AK, Putri M. Hubungan pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sipayung. J Endur. 2017;2(2):113–8
  14. Padmasari NMSA, Sanjiwani IA, Suindrayasa IM. Hubungan status pekerjaan ibu dengan motivasi pemberian ASI eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Mengwi III Kabupaten Badung. Coping Community Publ Nurs. 2020;8(3):305–11
  15. Timporok AGA. Hubungan status pekerjaan ibu dengan pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kawangkoan. J Keperawatan. 2018;6(1):1–6
  16. Pitaloka DA, Abrory R, Pramita AD. Hubungan antara pengetahuan dan pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Kedungrejo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Amerta Nutr. 2018;2(3):265–70
  17. Angkut C. Pendidikan ibu berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. J Kebidanan. 2020;6(3):357–60
  18. Wowor M, Laoh J, Pangemanan D. Hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui Di Puskesmas Bahu Kota Manado. J Keperawatan UNSRAT. 2013;1(1):1–7
  19. Alimuddin NMN, Kapantow NH, Kawengian SE. Hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi berusia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bailang Kota Manado. Kesmas [Internet]. 2017;6(4):1–7. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/23088/22784
  20. Herman A, Mustafa M, Saida S, Chalifa WO. Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Prof Heal J. 2021;2(2):84–9
  21. Lindawati R. Hubungan pengetahuan, pendidikan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. Faletehan Heal J. 2019;6(1):30–6
  22. Safitri M, Anggarini IM. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan tentang hiv/aids pada siswa/i di SMA Kharismawita Tanjung Barat Jakarta Selatan tahun 2016. J Ilm Kesehat. 2016;8(2):41–5
  23. Haurissa TG, Manueke I, Kusmiyati K. Pengetahuan dan sikap ibu menyusui dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. JIDAN (Jurnal Ilm Bidan). 2019;6(2):58–64
  24. Prasetio TS, Permana OR, Sutisna A. Hubungan pengetahuan , sikap , dan perilaku ibu tentang ASI dengan keberhasilan ASI eksklusif : Puskesmas Pancalang Kabupaten Kuningan. J Kedokt Kesehat Hub. 2020;6(1):1–6
  25. Fita Nuzulia A. Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Desa Bebengan Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. J Keperawatan Matern [Internet]. 2013;21(1):127. Available from: https://core.ac.uk/download/pdf/234037584.pdf
  26. Nurlinawati, Sahar J, Permatasari H. Dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif pada Bayi di Kota Jambi. Jmj. 2016;4(1):77–86
  27. sixtia kusumawati. Hubungan sikap dan dukungan tenaga kesehatan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. 2021;6(2):116–20
  28. Windari EN, Dewi AK, Siswanto S. Pengaruh dukungan tenaga kesehatan terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sisir Kelurahan Sisir Kota Batu. J Issues Midwifery. 2017;1(2):19–24
  29. Emma S, Jatmika D, Shaluhiyah Z, Suryoputro A. Dukungan tenaga kesehatan untuk meningkatkan niat ibu hamil dalam memberikan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Gondokusuman, Kota Yogyakarta. J Promosi Kesehat Indones. 2014;9(2):196–205

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-02-25 06:10:18

No citation recorded.