Pengaruh Model Change Order pada Kehilangan Produktivitas dan Performa Proyek KOnstruksi Jalan dari Perspektif System Teori

*Hendrik Sulistio -  Jurusan Teknik Sipil FT. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Jl. Ir. H. Juanda Samarinda, Indonesia
M. Agung Wibowo -  Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl.Prof. Soedarto, SH, Tembalang, Semarang 50275, Indonesia
Published: 4 Dec 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 279 594
Abstract

Change order at project of road construction almost cannot avoid. Change of work happened because of field needs, and completeness of physical work to be in line with the initially project’s purpose. Some research of change order show that change order can influence by efficiency, execution, of profit, dispute and claim, losing productivity and degradation of performance. All  former research about change order not yet been analysed holysticly. The model of change order influence of productivity and performance should be predict holisticly with paying attention to the indicator influencing each variable. The research purpose is to analyse influence of change order at productivity losing and performance of the road costruction projrct from the theory system in 4 steps, that is phase 1 to describes about change order variable, phase 2 to describe about productivity losing, phase 3 to describe variable of performance, phase 4 to assimilate phase 1 up tophase 3. The cobclusion is change order has to check holisticly to influencing variable, so the model can illustrate the real phenomena happened. The influencing variable is productivity losing and performance in the construction project. Number of influence and the variable is being influence one each other and this research cluster 3 phases nee hard system method.

Keywords : Change order, Losing productivity, Soft system, Performance, System theory.

 

Abstrak

 

 

Change order pada proyek konstruksi jalan hampir tidak dapat dihindari. Perubahan pekerjaan terjadi karena kebutuhan lapangan, dan untuk menyempurnakan pekerjan fisik agar sesuai dengan tujuan semula proyek. Beberapa penelitian Change order menunjukkan bahwa change order dapat juga mempengaruhi efisiensi, pelaksanaan, penurunan profit, klaim dan perselisihan, kontingensi, kehilangan produktivitas, dan penurunan performa. Semua penelitian terdahulu tentang change order belum dianalisis secara holistic. Model pengaruh change order terhadap kehilangan produktivitas dan performa, seharusnya diprediksi secara holistic dengan memperhatikan indikator yang mempengaruhi masing-masing variable tersebut. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh change order pada kehilangan produktivitas dan performa proyek konstruksi jalan dari perspektif system theory dengan cara soft system (mental model). Metodologi dari penelitian dianalisis dengan cara system teori dengan 4 langkah, yaitu fase 1 mendiskripsi tentang variable change order, fase 2 mendeskripsikan tentang variable kehilangan produktivitas, fase 3 mendeskripsikan tentang variable performa, fase 4 menggabungkan fase 1 sampai dengan fase 3. Kesimpulan adalah change order harus diteliti secara holistic terhadap variabel yang mempengaruhinya, sehingga model dapat menggambarkan fenomena yang sebenarnya terjadi. Variabel yang mempengaruhinya adalah kehilangan produktivitas dan performa proyek konstruksi. Besar pengaruh dan variabel-variabel tersebut saling mempengaruhi, perlu dilakukan penelitian terhadap penggabungan tiga fase diatas dengan hard system.

Kata kunci: Change order, Sistem teori, soft sistem, kehilangan produktivitas, performa
Keywords
Change order; Losing productivity; Soft system; Performance; System theory; Change order; Sistem teori; soft sistem; kehilangan produktivitas; performa

Article Metrics: