EKSEKUSI OBJEK JAMINAN FIDUSIA DALAM AKAD MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH

*Sandra Kusumawati  -  , Indonesia
Abdullah Kelib  -  Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 6 May 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: artikel penelitian
Language: ID
Full Text:
Statistics: 59 66
Abstract

Collateral or collateral are the assets of the borrower promised to the lender if the borrower is unable to return the loan. The purpose of this study was to determine the implementation of fiduciary collateral execution objects in the Murabaha contract at PT. Bank Syariah Mandiri and other objectives are obstacles and solutions. The method used in this study is the empirical juridical approach method, where analyzing the problem is done by combining legal materials with primary data obtained in the field. The specifications of this study are analytical descriptive. Based on the results of the study, it is known that the execution of the fiduciary guarantee object execution in the Murabaha contract at PT. Bank Syariah Mandiri is by submitting an application for execution through the Registrar of the Salatiga Religious Court. The Salatiga Religious Court responded to the request by issuing warning letters to the customer 2 (two) times to be given the opportunity to repay the loan to the bank. If the debtor is not present, the Chair of the Religious Court issues an executorial beslag.
Furthermore, the Chair of the Religious Court will issue a seizure determination and carry out the sale through general auction. The obstacle faced in the execution of murabahah contract object guarantee execution is the difficulty in finding buyers of collateral objects, and this is overcome by optimizing the placement of collateral object sales advertisements. The existence of a lawsuit from the debtor, and this is resolved by examining carefully the documents relating to the Murabaha contract.

 

 

Keywords: Execution; Guarantee; Murabahah Agreement

 

Abstrak

 

Jaminan atau agunan adalah aset pihak peminjam yang dijanjikan kepada pemberi pinjaman jika peminjam tidak dapat mengembalikan pinjaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia dalam akad murabahah di PT. Bank Syariah Mandiri, dan tujuan lainnya adalah  hambatan-hambatan dan solusinya.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan vuridis empiris, dimana dalam menganalisis permasalahan dilakukan dengan cara inemadukan bahan-bahan hukum dengan data primer yang diperoleh di lapangan. Spesifikasi penelitian ini bersifat deskriptif analitis.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia dalam akad murabahah di PT. Bank Syariah Mandiri yaitu dengan mengajukan permohonan eksekusi melalui Kepaniteraan Pengadilan Agama Salatiga. Pengadilan Agama Salatiga menanggapi permohonan tersebut dengan menerbitkan surat peringatan kepada nasabah sebanyak 2 (dua) kali untuk diberikan kesempatan melakukan pelunasan pinjaman kepada bank. Apabila debitur tidak hadir, Ketua Pengadilan Agama mengeluarkan executorial beslag. Selanjutnya Ketua PengadilanAgama akan mengeluarkan penetapan sita eksekusi dan melaksanakan penjualan melalui lelang secara umum. Hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan eksekusi objek jaminan akad murabahah yaitu sulitnya mencari pembeli objek jaminan dan hal tersebut diatasi dengan lebik mengoptimalkan pemasangan iklan penjualan objek jaminan. Adanya gugatan dari debitor dan hal tersebut diatasi dengan meneliti secara cennat dokumen-dokumen yang berhubungan dengan akad murabahah.

 

Kata Kunci: Eksekusi; Jaminan; Akad Murabahah

Keywords
Eksekusi; Jaminan; Akad Murabahah

Article Metrics: