skip to main content

PENGOLAHAN AIR LIMBAH KEGIATAN PENAMBANGAN BATUBARA MENGGUNAKAN BIOKOAGULAN : STUDI PENURUNAN KADAR TSS, TOTAL Fe DAN TOTAL Mn MENGGUNAKAN BIJI KELOR (Moringa oleifera)

*Ganjar Samudro  -  Environmental Engineering Department, Indonesia
Sri Sumiyati  -  , Indonesia

Citation Format:
Abstract
Salah  satu  alternatif  pengolahan  air  limbah  kegiatan  penambangan  batubara  adalah  dengan menggunakan biji kelor (Moringa oleifera) sebagai biokoagulan. Protein dan logam alkali kuat yang terkandung dalam biji  kelor (Moringa oleifera) dapat bersifat sebagai poliektrolit dan kutub positif yang dapat mengikat koloid dalam air buangan. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan dosis optimum dan efektifitas biji kelor dalam menurunkan TSS, total Fe dan total Mn pada kondisi aktual terhadap perbedaan  karakteristik  air  limbah kegiatan penambangan  batubara  dengan  menggunakan jartest. Hasil penelitian menunjukkan dari tiga sumber air limbah yang berbeda (sampel A, sampel B dan sampel C), terjadi penurunan TSS sebesar  99,93%, total Fe 99,71%  dan total Mn 10,84% dengan dosis optimum 1,50 gr/L untuk sampel A, kemudian penurunan TSS sebesar 91,52%, total Fe 85,47% dan total Mn 0,53% dengan dosis optimum 0,50 gr/L untuk sampel B dan penurunan TSS sebesar  99,29%, total Fe 99,43% dan total Mn 50,54% dengan dosis optimum 1,25 gr/L untuk sampel C. Perbedaan karakterisik sumber air limbah dan sifat polutan yang terkandung  akan  mempengaruhi kinerja biji kelor (Moringa oleifera)
Fulltext View|Download
Keywords: Moringa oleifera, karakteristik sampel, koagulasi, dosis optimum

Article Metrics:

Last update: 2021-06-18 07:21:40

No citation recorded.

Last update: 2021-06-18 07:21:40

No citation recorded.