Peningkatan Stabilitas Lereng Lapisan Tanah Liat Penahan Lindi TPA dengan Penambahan Limbah Bangunan

*Mochamad Arief Budihardjo -  Departemen TeknikLingkungan,Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Published: 1 Sep 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Full Text:
Statistics: 126 118
Abstract
Liner merupakan komponen terpenting dalam fasilitas tempat pengolahan akhir (TPA) sampah  untuk mencegah lindi mencemari tanah. Bahan yang sering digunakan sebagai liner adalah tanah lempung yang memiliki permeabilitas rendah. Salah satu tanah lempung alami yang dapat digunakan sebagai liner TPA adalah bentonit. Bentonit memiliki permeabilitas yang sangat rendah, namun stabilitas gesernya tidak begitu kuat sehingga berpotensi mengalami keruntuhan apabila digunakan di daerah lereng.Di sisi lain, limbah bangunan yang berupa pecahan batu bata, campuran pasir dan semen, serta beton memiliki kuat geser yang tinggi dan berpotensi sebagai campuran bentonit. Pada penelitian ini, limbah bangunan sebanyak 5%, 10%, dan 15% ditambahkan pada bentonit untuk meningkatkan kekuatan geser bentonit sehingga didapatkan campuran bahan semi kedap dengan stabilitas yang lebih tinggi dan permeabilitas rendah. Hasil uji stabilitas geser yang dilakukan pada tegangan normal  50 kPa , 100 kPa, dan 200 kPa menunjukkan bahwa semakin meningkatnya konsentrasi campuran bahan bangunan, maka semakin meningkat pula nilai tegangan geser yang dihasilkan
Keywords
bentonit; limbah bangunan; kuat geser

Article Metrics: