Biosorpsi Logam Berat Cu(II) Menggunakan Limbah Saccharomyces Cereviseae

*Adhi Setiawan -  Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Indonesia
Fariz Basyiruddin -  Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Indonesia
Denny Dermawan -  Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Indonesia
Received: 14 Feb 2019; Revised: 12 Jun 2019; Accepted: 14 Jun 2019; Published: 17 Jun 2019; Available online: 17 Jun 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 136 144
Abstract

Biosorpsi merupakan salah satu jenis bentuk pengolahan limbah logam berat dengan menggunakan mikroorganisme, seperti bakteri, alga dan ragi (yeast). Penelitian ini  menggunakan ragi (yeast) dari industri bir. Proses preparasi biosorben meliputi pengendapkan, pengeringan, dan pengayakan untuk memperoleh ukuran homogen. Biosorben yang terbentuk kemudian dikontakkan dengan larutan Cu (II) dengan konsentrasi 25 mg/L dan diteliti pengaruh pH (3, 4, 5), waktu kontak (1, 2, 3 jam) dan berat biosorben (0,25, 0,5, 0,75 gr) terhadap kemampuan biosorben dalam menurunkan konsentrasi logam Cu. Selanjutnya pada persen removal tertinggi dilakukan regenerasi menggunakan HNO3. Konsentrasi Cu yang setelah biosorpsi diuji menggunakan spektrofotometer Uv-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pH 5, waktu kontak 1 jam dan berat biosorben 0,75 gr memiliki persen removal yang tertinggi yaitu sebesar 55,36%. Biosorben yang telah diregenerasi mengalami penurunan persen removal logam Cu (II) dari 55,36% menjadi 48,2%.

Keywords
waste water treatment; biosorbsi

Article Metrics: