skip to main content

KONSEP DIRI MAHASISWA JAWA PESISIRAN DAN PEDALAMAN


Citation Format:
Abstract

Variabel non kognitif dalam proses pembelajaran dan proses pendidikan secara umum perlu diperhatikan dengan lebih serius. Salah satu variabel yang dimaksudkan-adalah konsep diri. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengamatan bagaimana konsep diri mahasiswa yang mempunyai latar belakang budaya Jawa Pesisir dan Jawa Pedalaman.

Subjek dalam penelitian ini adalah 489 mahasiswa Psikologi dan data yang dapat dianalisis sesuai dengan kategori Jawa Pedalaman 109 subjek, dan Jawa Pesisiran 216 subjek. Skala konsep diri yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi dari Self Description Questionaire III (SDQ III) yang dikembangkan oleh Herberth W. Marsh dari Self-Concept Enhancement and Learning Facilitation (SELF) Research Centre, University of Western Sydney. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan konsep diri pada mahasiswa Jawa Pedalaman dan Jawa Pesisiran, digunakan uji-t dengan menggunakan bantuan SPSS versi 11.00. 

Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai t yang didapatkan sebesar-0,615 (p>0,05; p=0,539) sehingga hipotesis ditolak, artinya konsep diri mahasiswa dengan latar belakang budaya Jawa Pesisiran dan Jawa Pedalaman tidak berbeda. Dilihat dari profilnya, rerata konsep diri untuk mahasiswa dengan latar belakang budaya Jawa Pesisiran sebesar 660,63, dan rerata konsep diri untuk mahasiswa dengan latar belakang budaya Jawa Pedalaman sebesar 665,55.

 

Kata kunci: konsep diri, mahasiswa, Jawa Pesisiran, Jawa Pedalaman

Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-03-01 00:11:05

No citation recorded.