KESETIMBANGAN ADSORBSI SENYAWA ORGANIK VOLATIL PADA PERMUKAAN TANAH (SUATU PREDIKSI MODEL)

*Hargono Hargono - 
Published: 8 May 2017.
Open Access Copyright (c) 2017 REAKTOR

Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: IND
Full Text:
Statistics: 633 431
Abstract

Model adsorbsi klasik Langmuir dan BET (Brauer-Emmet-Teller) memberikan titik awal dalam pengembangan model mengenai "equilibrium state" senyawa organik volatil pada permukaan tanah. Moisture content (kandungan air) dalam tanah merupakan faktor kunci  (key factor) peristiwa adsorpsi. Prediksi model persamaan diberlakukan untuk tanah kering , lembab dan basah. Pada keseimbangan adsorpsi senyawa organik volatil di udara dan di tanah memberikan korelasi antara konsentrasi uap senyawa organik volatil dikorelasikan dengan moisture content tanah. Teori menunjukkan 3 sub model tanah yang paling dominan adalah adsorpsi yang dilakukan oleh tanah kering (dry soils).

Keywords
adsordsi, moisture content, senyawa organik volatil (SOV)

Article Metrics:

  1. Chiou, C.T., dan Shoup, T.D., 1985, "Environment Science Technology" 19,1196.
  2. Hill, T.L., 1946, "J. Chemistry Physics" 14,46; 14, 268
  3. Jurinak, J.J., dan Volman, D.H., 1957, " Soil Science",33,487
  4. Poe, S.H., Valsaraj, K.T., Thibodeaux, L.J., dan Springer, C.,1988,"J. Hazard Matter", 19,17.
  5. Springer,C., Thibodeaux, L.J., Lunney, P.D., dan Valsaraj, K.T., 1986, "Emmisionof Hazardous Chemical From Surface and Near Surface Impoundent to Air Final Report to U.S. EPA on Grant No. CR 808161-03, p.102.
  6. Valsaraj, K.T., dan Thibodeaux, L.J., 1988. "J. Hazard Matter., 19, 101.