STUDI PENDAHULUAN OZONASI (KATALITIK DAN NON KATALITIK) LIMBAH CAIR KARBOFURAN

*Enjarlis Enjarlis -  Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Indonesia, Indonesia
S. Bismo -  Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia
Slamet Slamet -  Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Depok 16424
Roekmijati Roekmijati -  Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Depok 16424
Published: 7 Dec 2006.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 331 515
Abstract

Karbofuran adalah insektisida yang banyak digunakan oleh petani padi di Indonesia. Di perairan karbofuran berpotensi membentuk organoklorida dengan klor atau turunan klor. Oleh sebab itu,   karbofuran  digunakan sebagai objek  penelitian untuk disisihkan dalam air dengan proses ozonasi. Proses ozonasi  mampu menguraikan organik kompleks menjadi sederhana dan  meningkatkan sifat biodegradable. Tujuan penelitian yaitu membandingkan  penyisihan karbofuran  dalam air dengan proses ozonasi non-katalitik dan katalitik menggunakan katalis karbon aktif. Ragam percobaan yaitu pH (2, 7, dan 9) pada  suhu kamar  selama  60 menit.  Analisis konsentrasi karbofuran  menggunakan kromatografi gas dan konsentrasi zat organik  sebagai Chemical Oxigen Deman (COD) secara titrasi pada satiap10 menit selama 60 menit. Hasil percobaan memperlihatkan proses ozonasi katalitik dan non-katalitik terbaik  pada kondisi basa (pH 9)  dengan penyisihan karbofuran 100 % dan COD turun dari 134 ppm menjadi 38 ppm untuk ozonasi katalitik, sedangkan pada ozonasi non-katalitik penyisihan  karbofuran  46,4 % dan  COD turun menjadi  70 ppm. Perubahan suhu dan pH selama proses baik ozonasi katalitik maupun non-katalitik  tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

Keywords
Karbofuran; karbon aktif; ozonasi kataliti; ozonasi-non katalitik

Article Metrics: