KINERJA KATALIS Ag/Al2O3 UNTUK REDUKSI NOx

*Rakhman Sarwono  -  Pusat Penelitian Kimia – LIPI, Komplek PUSPIPTEK, Serpong- Tangerang (15314), Indonesia
Blasius Hangkoso Adi Wicaksono  -  Pusat Penelitian Kimia – LIPI, Komplek PUSPIPTEK, Serpong- Tangerang (15314), Indonesia
Published: 13 Nov 2009.
Open Access

Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Statistics: 349 1586
Abstract

NOx merupakan hasil samping dari suatu reaksi pembakaran. NOx merupakan gas yang beracun sangat berbahaya terhadap kesehatan manusia dan hewan bila terhirup pada waktu bernafas. Untuk mengurangi kadar NOx pada gas buang, banyak penelitian diarahkan pada reduksi NOx dengan katalis secara selektif dengan hidrokarbon dan oksigen berlebihan. Katalis yang digunakan adalah katalis alumina (Al2O3) yang didapat dari katalis komersial (AlO1-7) dan katalis hasil sintesa (ALOA). Katalis Ag/Al2O3 didapat dengan memasukkan logam Ag ke dalam alumina (Al2O3) dengan cara impregnasi dengan larutan perak nitrat. Katalis diuji aktifitasnya pada reaktor fixed bed yang diluarnya terdapat pemanas yang bisa diatur suhunya. Reaktan seperti gas NO, C2Hdan oksigen dimasukkan kedalam reaktor dengan laju yang ditentukan. Hasil reaksi dianalisa dengan gas chromatography dan dicatat pada recorder, selanjutnya bisa ditentukan kuantitas dan prosentase konversinya. Katalis alumina  ALOA mempunyai kemampuan mereduksi NO dengan konversi  sekitar 40-45% gas NO menjadi N2. Loading logam perak (Ag) kedalam Al2O3 sebesar 2-3% berat menambah daya reduksi NO menjadi sekitar 45-50% pada suhu 500oC. Pada umpan NO + C2H+ O2  reaksi reduksi terjadi pada suhu 300oC, sedangkan pada umpan NO + C2H (tanpa oksigen) reaksi reduksi baru terjadi pada suhu 450oC, dengan demikian adanya oksigen sangat berperan dalam proses reduksi NOx. Reaksi peruraian C2H4 menjadi COx berkebalikan dengan kinerja katalis pada proses reduksi NOx

Keywords: alumina, konversi, logam perak, NOx

Article Metrics: