KOEFISIEN TRANSFER MASSA PADA PROES EKSTRAKSI KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNI )

*Faleh Setia Budi  -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Setia Budi Sasongko  -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Dec 2009.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Tanaman kayu manis mengandung minyak atsiri yang mempunyai banyak manfaat seperti bahan antiseptis, pewangi/peningkatan cita rasa untuk menyegarkan bau sabun, deterjen, lotion, parfum, dan cream. Pengambilan minyak atsiri kayu manis pada penelitian ini dilakukan dengan cara ekstraksi dengan pelarut n-heksana teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konstanta kesetimbangan ekstraksi kulit kayu manis serta mempelajari pengaruh diameter pengaduk dan kecepatan putar pengaduk terhadap nilai koefisien transfer massa dan juga nilai difusivitas efektifnya. Setiap 40 gram kayu manis yang telah dihaluskan dan diayak dengan ukuran tertentu diekstraksi dengan 200 ml n-heksana teknis pada labu leher tiga dengan pengaduk magnetik selama 150 menit pada suhu 55°C. Setiap 25 menit diambil cuplikan untuk dianalisa kadar minyaknya dengan cara penimbangan. Data-data konsentrasi solut dalam solven dari penelitian diolah lebih lanjut untuk mendapatkan nilai Kc dan De dengan menyelesaikan persamaan diferensial parsial menggunakan metode Finite Difference Approximation cara implisit dan optimasi 2 peubah menggunakan minimasi Hooke-Jeeves. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah harga Kc naik sebanding  dengan kenaikan  kecepatan  putar pengaduk dan diameter pengaduk, sedangkan harga De yang diperoleh relatif tetap, sehingga dapat diperoleh hubungan persamaan kelompok tak berdimensi Sh =  4,8136 x 10-3 .Re 0,6716  dengan kesalahan relatif rara-rata 2,620%.

Keywords: ekstraksi, minyak kayu manis, koefisien transfer massa

Article Metrics:

Last update: 2021-03-05 07:39:15

No citation recorded.

Last update: 2021-03-05 07:39:16

No citation recorded.