KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH, CANGKANG SAWIT DAN CAMPURANNYA DALAM FLUIDIZED BED BOILER

*Mahidin Mahidin -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk. Syech Abdurrauf 7 Darussalam Banda Aceh 23111, Indonesia
Khairil Khairil -  Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk. Syech Abdurrauf 7 Darussalam Banda Aceh 23111, Indonesia
Adisalamun Adisalamun -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk. Syech Abdurrauf 7 Darussalam Banda Aceh 23111, Indonesia
Asri Gani -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk. Syech Abdurrauf 7 Darussalam Banda Aceh 23111, Indonesia
Published: 11 Oct 2009.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 506 1552
Abstract

Penggunaan biomassa di unit pembangkit tenaga listrik sudah banyak dilaporkan oleh banyak peneliti dan praktisi. Tetapi, data untuk pembakaran cangkang sawit baik sebagai bahan bakar utama maupun pendamping sangat terbatas. Dalam studi ini, karakteristik pembakaran batubara peringkat rendah, cangkang sawit dan campurannya dalam fluidized bed boiler sudah dipelajari. Pada pembakaran batubara/cangkang sawit parameter pembakaran seperti konsentrasi gas, temperatur unggun dan efisiensi pembakaran dikaji terhadap efek udara berlebih (rasio udara/bahan bakar) dan ukuran partikel. Dalam pembakaran campuran, parameter-parameter tersebut dikaji terhadap pengaruh udara berlebih dan komposisi bahan bakar. Hasil percobaan menunjukkan bahwa efisiensi pembakaran maksimum untuk pembakaran batubara didapatkan pada udara berlebih tinggi (50%) dan ukuran partikel kecil (60+ mesh). Sedikit perbedaan teramati pada temperatur unggun dimana nilai maksimum muncul pada udara berlebih rendah (30%) tetapi ukuran partikel sama. Seperti yang diharapkan, fenomena yang sama juga terjadi untuk pembakaran cangkang sawit. Lebih lanjut, pada pembakaran campuran efisiensi pembakaran maksimum juga terjadi pada udara berlebih tinggi (50%) dan rasio bahan bakar (% berat) 50:50 untuk ukuran partikel 60+ mesh. Sama halnya dengan pembakaran batubara, temperatur unggun maksimum juga terlihat pada udara berlebih 30% dan rasio cangkang/batubara 20:80.

Keywords
batubara peringkat rendah, cangkang sawit, fluidized bed boiler, karakteristik pembakaran

Article Metrics: