SINTESIS MEMBRAN ULTRAFILTRASI NON FOULING UNTUK APLIKASI PEMPROSESAN BAHAN PANGAN

*Luqman Buchori  -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Heru Susanto  -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Budiyono Budiyono  -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Feb 2010.
Open Access

Citation Format:
Abstract
Membran ultrafiltrasi (UF) telah terbukti sebagai proses yang menjanjikan untuk aplikasi di bidang pemprosesan bahan pangan. Namun, peristiwa fouling dapat menurunkan kinerja membran secara signifikan. Meskipun banyak metode pengendalian fouling telah diusulkan, dalam banyak kasus kinerja proses sangat dipengaruhi oleh membran sebagai jantung dari proses. Dalam makalah ini pengendalian fouling dilakukan dengan memodifikasi permukaan membran dengan teknik kopolimerisasi foto-grafting. Acrylic acid (AA), acrylamido methylpropane sulfonic acid (AMPS), poly(ethylene glycol) methacrylate (PEGMA), dan N,N-dimethyl-N-(2-methacryloyloxyethyl-N-(3sulfopropyl)ammonium betaine sebagai senyawa zwitterion (ZI) digunakan sebagai monomer fungsional. Pengaruh waktu iradiasi terhadap efektifitas modifikasi telah diamati. Kinerja membran hasil modifikasi kemudian diuji dengan menggunakan berbagai model larutan foulant yang meliputi larutan protein, larutan polisakarida dan larutan polifenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat non fouling membran sangat jelas dapat ditingkatkan baik dengan PEGMA maupun dengan ZI. Secara umum, modifikasi menggunakan PEGMA menunjukkan kinerja yang lebih baik. Larutan polifenol menunjukkan karakter foulant yang paling kuat diantara model foulant.
Keywords: fouling, photo-grafting, ultrafiltrasi

Article Metrics:

Last update: 2021-03-08 13:56:34

No citation recorded.

Last update: 2021-03-08 13:56:34

No citation recorded.