Karakterisasi Produk Biomassa Seluler dalam Bioreaktor Membran pada Biodegradasi Zat Warna Azo Remazol Black 5

*Puti Sri Komala  -  Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
Yommi Dewilda  -  Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
M Zulfan  -  Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
Zilvia Wulandari  -  Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
Published: 24 Mar 2015.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan karakterisasi produk biomassa seluler dalam bioreaktor membran (BRM) anoksik-oksik pada biodegradasi zat warna Azo Remazol Black 5 (RB 5) pada umur lumpur rendah. BRM terdiri dari tangki anoksik,  kontak, dan stabilisasi serta membran eksternal polysulfone yang diletakkan di antara tangki kontak dan stabilisasi. Umpan yang digunakan adalah campuran zat warna RB 5 dengan konsentrasi 120 mg/L dan ko-substrat limbah tempe dengan COD berkisar antara 2.080-2.400 mg/L. Dengan kombinasi waktu filtrasi dan backwash 1 jam dan 1 menit, BRM dapat beroperasi selama hampir 50 hari dengan fluks rata-rata 9 lmj dan tekanan 0,8 – 2 bar. Komponen seluler masing-masing tangki dilakukan diukur sebagai parameter material polimer ekstraseluler (EPS) dan produk mikrobial terlarut (SMP). Efisiensi penyisihan warna pada berkisar antara 66%- 77%, sedangkan penyisihan COD berkisar pada 44%-50%. Perpindahan biomassa antar tangki yang tidak sempurna diperkirakan telah menurunkan kinerja penyisihan senyawa organik BRM. Kandungan karbohidrat pada SMP maupun EPS  masing-masing tangki nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan kadar protein. Karbohidrat yang berasal dari umpan merupakan penyebab utama fouling dibandingkan protein. Konsentrasi EPS yang tinggi terdapat pada tangki stabilisasi akibat transfer oksigen yang buruk dalam struktur biofilm setelah melewati membran.

Kata kunci: Bioreaktor Membran (BRM) anoksik-oksik, material polimer ekstraseluler (EPS), produk mikrobial terlarut (SMP), umur lumpur (SRT), zat warna azo Remazol Black 5

 

Characterization of Cellular Biomass Products in Membrane Bioreactor on Azo Dye Remazol Black 5 Biodegradation

Abstract

In this study characterization  of  cellular biomass products in anoxic-oxic membrane bioreactor (MBR) on azo dye Remazol Black 5 (RB 5) biodegradation in the low solid retention time was carried out. The MBR consists of anoxic, contacts, and stabilization tank of 4, 2 and 4 hours respectively, and was equipped with an external polysulfone membrane which placed between the contact and the stabilization tanks. Feed was the  mixture of azo dye RB 5 with a concentration of 120 mg/L and co-substrate tempe industrial wastewater with COD ranging between 2.080-2.400 mg / L. With a combination of  filtration and backwash time of 1 hour and 1 minute, the MBR was operated for 50 days with an average flux 9 lmh and pressures of  0.8 to 2 bar. Cellular components of each tank was measured as a parameter performed extracellular polymeric material (EPS) and soluble microbial products (SMP). The color removal efficiency was in range of 66%- 77%, while COD removal efficieny i.e. 44%-50%. Unfavorable biomass transfer between tanks may decreased the organics removal efficiencies of MBR. The carbohydrates content of the SMP and EPS from each tank was higher than that of the the protein content. Carbohydrates coming from the feed, seem the main cause of the fouling compared to proteins. The  high concentration of the extracellular polymeric substance (EPS) was in the stabilization tank due to poor oxygen transfer within the biofilm structure after passing through the membrane.

Keywords: anoxic-oxic membrane bioreactor (MBR), extracellular polymeric substance (EPS), soluble microbial products (SMP), solid retention time (SRT), azo dye Remazol Black 5

Article Metrics:

Last update: 2021-04-19 14:11:58

No citation recorded.

Last update: 2021-04-19 14:11:58

No citation recorded.