ANALISIS PENGGUNAAN FOAM POLYURETHANE PADA KAPAL IKAN 5 GT SEBAGAI DAYA APUNG CADANGAN DI PT. JELAJAH SAMUDERA INTERNASIONAL KABUPATEN JEPARA (Analysis of Foam Polyurethane Usage for 5 GT Fiber Fishing Boat as Buoyancy Alternative at PT. Jelajah Samudera Internasional, Jepara Regency)

*Herry Boesono  -  Program studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Indonesia
Meita Saraswati  -  Program studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Indonesia
Indradi Setiyanto  -  Program studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Indonesia
Received: 2 Oct 2018; Published: 2 Oct 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kapal fiber bila terjadi kebocoran di laut maka kapal akan tenggelam, hal tersebut dikarenakan massa jenis fiber lebih besar daripada massa jenis air, oleh karena itu perlu dianalisis dan dihitung seberapa banyak foam polyurethane tersebut yang diperlukan untuk mengapungkan kapal sesuai dengan berat kapal yakni 5 GT. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2017, bertempat di PT. Jelajah Samudera Internasional dan Laboratorium Fishing Boat Departemen Perikanan Tangkap Universitas Diponegoro. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan daya apung cadangan berbahan polyurethane dan Menghitung kebutuhan jumlah dan harga foam polyurethane yang di perlukan untuk mengapungkan kapal ikan fiber 5 GT  yang dibuat di PT. Jelajah Samudra Internasional Kab. Jepara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan dua tahap pelaksanaan, yakni penelitian di galangan dan penelitian skala laboratorium dalam spesimen kecil. Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu bahwa foam polyurethane dengan berat 15 gr dapat menahan beban fiber sebesar 1 kg. Hasil uji apung didapatkan untuk mengapungkan kapal ikan fiber 5 GT dibutuhkan 45 kg foam polyurethane. Kebutuhan harga foam polyurethane yang dibutuhkan untuk satu kapal yakni sebesar Rp 2.475.000.

 

Fiber ship are very difficult to overcome when there is a leakage in the sea and its possible for the ship to sink. Therefore, it needs to be analyzed and calculated how much polyurethane foam is needed, how many liters if its melted and how much the  volume when it becomes a polyurethane foam solid. This research was conducted in October-December 2017, held at PT. Jelajah Samudera Internasional and Laboratory Fishing Boat Department of Capture Fisheries, Diponegoro University. The purpose of this study is to analyze the capability of alternative buoyancy polyurethane then calculate and analyze the quantity that needed and foam polyurethane price to float the 5 GT fiber fishing ship that made in PT. Jelajah Samudera Internasiona, Jepara Regency. The method used is descriptive with two steps of implementation, i.e. research in the shipyard and laboratory scale in small specimens.The results from the research obtain that the polyurethane foam with 15 gr weight can hold 1 kg fiber load. The float test results revealed that to float fiber fishing ships with a size of 5 GT, needs 45 kg of polyurethane foam. The price needed to float the ship is Rp 2.475.000.
Keywords: Kapal Ikan Fiber 5 GT; Keselamatan Kapal; Foam Polyurethane

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Articles
Language: IND
Statistics: 771 2714
  1. Baskoro,M.S. 2014. “Efisiensi Perubahan Kerapatan Material Laju Penetrasi Panas pada Palka Ikan Tradisional. [Disertasi].” Fakultas Teknik Perkapalan. Universitas Diponegoro
  2. Dellino, C.V.J. 1997. Cold and Chilled Storage Technology. Blackie Academic dan Professional. London
  3. Farhum, st. Aisyah. 2010. Kajian Stabilitas Kasko Kapal Pole and Line. Jurnal Ilmu Teknologi Kelautan Tropis 2(2): 53-61
  4. Ilyas, Sofyan. 1998. Teknologi Refrigerasi Hasil Perikanan Jilid I. Teknik Pendinginan Ikan. Jakarta
  5. Kirana,A., Farid,M dan Pratiwi, V.M. 2016. Efek Penambahan Serat Gelas pada Komposit Polyurethane terhadap Sifat Mekanik dan Sifat Fisik Komposit Doorpanel. Institut Teknik Sepuluh Nopember. Jurnal Teknik ITS. 5 (2): 38-41
  6. Nurhasanah. 2016. Evaluasi Perbandingan Draft Kapal Ikan Fiberglass dan Kayu Berdasarkan Skenario Loadcase, Studi Kasus Kapal Ikan 3 GT. Politeknik Negeri Bengkalis. Jurnal Teknik Perkapalan. 13(2): 55-60
  7. Setiyanto, Indradi dan Hartoko, Agus. 2006. Uji Daya Apung Bahan Polyurethane dan Styrofoam. Jurnal Saintek Perikanan. 2 (1): 54-58
  8. Subandi. 2011. Deskripsi Kualitatif Sebagai Satu Metode dalam Penelitian Pertunjukan. Institut Seni Indonesia. Surakarta
  9. Suryana, S.A., Raharjo, I.P dan Sukandar. 2013. Pengaruh Panjang Jaring, Ukuran Kapal, PK mesin dan jumlah ABK Terhadap Produksi Ikan pada Alat Tangkap Purse Seine di Perairan Prigi Kabupaten Trenggalek- Jawa Timur. Univrsitas Brawijaya. PSPK Student Journal. 1(1): 36-49
  10. Torryselly, P.A. 2008. Analisa Efek Secondary Flow pada Pipa Bulat dan Kotak. [Skripsi]. Teknik Mesin. Universitas Indonesia
  11. Zenmansky, W.M dan Ditman, H.R. 1986. 1986. Kalor dan Termodinamika. ITB. Bandung

Last update: 2021-03-05 21:54:48

No citation recorded.

Last update: 2021-03-05 21:54:49

No citation recorded.