PENGARUH TEPUNG TELUR AYAM AFKIR PADA PAKAN BUATAN YANG BERPROBIOTIK TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN, PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus). (The Effect Of Chicken Eggs Rejects Powder In Artificial Feed With Added Probiotic On Efficiency Feed Utilization, Growth And Survival Rate Of Dumbo Catfish (Clarias Gariepinus))

*Suminto Suminto -  Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Titik Susilowati -  Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Argo Wibowo -  Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Diana Chilmawati -  Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 15 Feb 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: IND
Full Text:
Statistics: 297 348
Abstract

Pengembangan budidaya ikan lele, Clarias gariepinus sering terjadi kendala dengan biaya pakan yang terlalu tinggi (60-70% dari biaya produksi). Barangkali, penggunaan bahan baku lokal seperti pemanfaatan tepung telur ayam yang nilai nutrisinya tinggi, mudah didapat, dan murah harganya merupakan salah satu solusinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui pengaruh penambahan tepung telur ayam afkir dalam pakan buatan yang berprobiotik terhadap efisiensi pemanfaatan pakan, pertumbuhan dan kelulushidupan ikan lele dumbo (C. gariepinus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang menggunakan  4 perlakuan dan masing-masing 3 kali kali ulangan. Perlakuan itu adalah pakan yang tanpa menggunakan tepung telur ayam afkir (Perlakuan A), pakan yang menggunakan tepung telur afkir masing-masing sebanyak 15%, 30%, dan 45% sebagai Perlakuan B, C, dan D. Ikan uji  bibit lele dumbo (C. gariepinus) yang ditebar mempunyai bobot rerata 2.04±0.05 g dengan kepadatan 1 ekor/L yang dipelihara selama 42 hari. Variabel data yang diukur meliputi Tingkat Konsumsi Pakan (TKP), Efisiensi Pemanfaatan Pakan (EPP), Feed Convertion Ratio (FCR), Protein Efficiency Ratio (PER), Relative Growth Rate (RGR), dan Survival Rate (SR). Hasil penelitian ditunjukkan bahwa penggunaan tepung telur ayam afkir pada pakan buatan memberikan pengaruh yang nyata (p < 0.05) terhadap TKP, EPP, FCR, PER, dan RGR, tetapi tidak berpengaruh nyata (P≥0,05) terhadap SR. Perlakuan dengan penambahan tepung telur ayam afkir sebanyak 30% (Perlakuan C) memberikan nilai terbaik untuik TKP sebesar 146,87%, EPP sebesar 88,77%, PER sebesar 2,61% dan RGR sebesar 7,65%/hari dari perlakuan lainnya. Monitoring nilai kualitas air pada media pemeliharaan telah menunjukkan bahwa pada kisaran yang layak untuk pemeliharaan ikan uji.

 

Catfish cultivation development, Clarias gariepinus often occur constraints with the high cost of feed  (60-70% of the production cost). Perhaps, the use of local raw materials such as the utilization of rejected chicken egg with high nutritional value, easy to obtain, and cheap price is one of the solution. The purpose of this research was to know the effect of addition of rejected chicken egg  powder inprobiotized artificial feed on the efficiency of feed utilization, growth and survival rate of catfish, C. gariepinus. This study was used an experimental method with completely randomized design (RAL) by using 4 treatments and each of them 3 replications. The treatments were feed without use of rejected chicken egg powder  (Treatment A), feed using 15%, 30%, and 45% of powder  meals of rejected chicken egg  as treatment B, C, and D, respectively. Catfish, C. gariepinus seeds were stocked with a mean weight of 2.04 ± 0.05 g with a density of 1 tail / L and cultured  for 42 days. The data variables measured were  Total of Feed Consumption (TFC), Feed Utilization Efficiency (FUE), Feed Conversion Ratio (FCR), Protein Efficiency Ratio (PER), Relative Growth Rate (RGR), and Survival Rate (SR). The results showed that the use of chicken egg starch in artificial feed gave a real effect (p <0.05) on TFC, FUE, FCR, PER, and RGR, but no significant effect (P≥0,05) on SR. Treatment with the addition of 30% chicken meal (Treatment C) had the best value for TFC at 146.87%, the FUE of 88.77%, the PER of 2.61%  and the RGR of 7.65% / day than of the another treatments. Monitoring of  water quality values on maintenance media has shown that at a reasonable range for the maintenance of catfish culture.

Keywords
Pakan ikan lele; Telur ayam afkir; Clarias gariepinus; Pertumbuhan; Kelulushidupan

Article Metrics:

  1. Abidin, Z., M. Junaidi, Paryono, N. Cokrowati dan S. Yuniarti. 2015. Pertumbuhan dan Konsumsi Pakan Ikan Lele (Clarias sp.) yang Diberi Pakan Berbahan Baku Lokal. J. Depik. 4(1): 33–39.
  2. Ahmadi, H., Iskandar., N. Kurniawati. 2012. Pemberian Probiotik dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) pada Pendederan II. J. Perikanan dan Kelautan. 3(4): 99-107.
  3. Amalia, R., Subandiyono dan E. Arini. 2013. Pengaruh Penggunaan Papain terhadap Tingkat Pemanfaatan Protein Pakan dan Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal of Aquaculture Management and Technology. 2 (1): 136–143.
  4. Amin, M. 2007. Pengaruh Enzim Fitase dalam Pakan Terhadap Kecernaan Nutrien dan Kinerja Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias sp.). [Thesis]. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor, 56 hlm.
  5. Anggraeni, D. N dan Rahmiati. 2016. Pemanfaatan Ampas Tahu Sebagai Pakan Ikan Lele (Clarias batrachus) Organik. Biogenesis. 4(1): 53-57.
  6. Ardita, N., A. Budiharjo dan S. L. A. Sari. 2015. Pertumbuhan dan Rasio Konversi Pakan Ikan Nila (Oreochromnis niloticus) dengan Penambahan Prebiotik. Bioteknologi. 12(1): 16-21.
  7. Ariati, R. 2013. Pengaruh Pemberian Tepung Kepala Udang Terhadap Laju Pertumbuhan dan Konversi Pakan Benih Lele Sangkuriang (Clarias Gariepinus). [Skripsi].Universitas Padjajaran. 25 hlm.
  8. Arief, M., N. Fitriani dan S. Subekti. 2014. Pengaruh Pemberian Probiotik berbeda pada Pakan Komersil Terhadap Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp.). J. Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 6(1): 49-53
  9. De Silva, S.S. 1987. Finfish Nutritional Research in Asia. Proceeding of The Second Asian Fish Nutrition Network Meeting. Heinemann, Singapore. 128 p.
  10. Effendie, M.I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara, Yogyakarta, 163 Hlm.
  11. Fitria, A.S. 2012. Analisis Kelulushidupan dan Pertumbuhan Benih Ikan Nila Larasati (Oreochromis niloticus) F5 D30-D70 pada Berbagai Salinitas. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro. J. of Aquaculture Management and Technology. 1(1): 18-34.
  12. Fran, S. dan J. Akbar. 2013. Pengaruh Perbedaan Tingkat Protein dan Rasio Protein Pakan terhadap Pertumbuhan Ikan Sepat (Trichogaster pectoralis). Fish Scientiae. 3(5): 53-63.
  13. Giri, I. N. A., A. S. Sentika., K. Suwirya dan M. Marzuqi. 2009. Kandungan Asam Amino Lisin Optimal Dalam Pakan Untuk Pertumbuhan Benih Ikan Kerapu Sunu Plectropomus leopardus. J. Ris. Akuakultur. 4(3): 357-366.
  14. Hanief, M. A. R., Subandiyono dan Pinandoyo. 2014. Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Benih Tawes (Puntius javanicus). J. of Aquaculture Management and Technology. 3(4): 67-74.
  15. Hastuti, S dan Subandiyono. 2014. Performa Produksi Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) yang Dipelihara dengan Teknologi Biofloc. J. Of Fisheries Science and Technology (IJFST). 10(1): 37 – 42.
  16. Hidayat, D., A. D. Sasanti dan Yulisman. 2013. Kelangsungan Hidup, Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Gabus (Channa striata) Yang Diberi Pakan Berbahan Baku Tepung Keong Mas (Pomacea sp). J. Akuakultur Rawa Indonesia. 1(2): 161-172.
  17. Irribaren, D., P. Daga. and M. T. Moreira., G. Feijoo. 2012. Potential Environmental Effects of Probiotics Used in Aquaculture. Aquacult Int 20:779-789
  18. Madinawati, N. Serdiati dan Yoel. 2011. Pemberian Pakan Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Media Litbang Sulteng., 4(2): 83-87.
  19. Marimuthu, K. A. C. Cheen, S. Muralikrishnan, dan D. Kumar. 2010. Effect of Different Frequency on the Growth and Survival of African Catfish (Clarias gariepinus) Fingerlings. Advances in Environmental Biology. 4(2): 187-193.
  20. Marzuqi, M., N. W. W. Astuti dan K. Suwirya. 2012. Pengaruh Kadar Protein dan Rasio Pemberian Pakan terhadap Pertumbuhan Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus). J. ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 4(1): 55-65.
  21. Pereira, L., T. Riquelme and H. Hosokawa. 2007. Effect of There Photoperiod Regimes on the Growth and Mortality of the Japanese Abalone (Haliotis discus hanaino). [Skripsi]. Kochi University, Aquaculture Department, Laboratory of Fish Nutrition, Japan, 26: 763-767 p.
  22. Rachmawati, D., I. Samidjan dan H. Setyono. 2015. Manajemen Kualitas Air Media Budidaya Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan Tekni Probiotik pada Kolam Terpal Di Desa Vokasi Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Pena Akuatik Indonesia. 12(1): 24-32.
  23. Rahmawan, H., Subandiyono dan E. Arini. 2014. Pengaruh Penambahan Ekstrak Pepaya dan Ekstrak Nanas Terhadap Tingkat Pemanfaatan Protein Pakan dan Pertumbuhan Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus). J. Of Aquaculture Management and Technology. 3 (4): 75-83.
  24. Setiawati, J.A., Y.T Tarsim, Adiputra dan S. Hudaidah. 2013. Pengaruh Penambahan Probiotik pada Pakan dengan Dosis Berbeda terhadap Pertumbuhan, Kelulushidupan, Efisiensi Pakan dan Retensi Protein Ikan Patin (Pangasius hypophthalamus). E-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan I (2) : 151-162.
  25. Soedibya, P.H.T. 2013. Retensi Protein pada Ikan Nila GIFT (Oreochromis niloticus) yang diberi Pakan Azola pinnata dengan diperkaya Mikroba Probiotik. J. Akuakultur Ind., 12 (2):109–113.
  26. Srigandono, B. 1992. Rancangan Percobaan. Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro, Semarang, 178 hlm..
  27. Standar Nasional Indonesia. 01-4087. 2006. Pakan Buatan Untuk Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) pada Budidaya Intensif.