PENGEMBANGAN SEKTOR PERIKANAN MENUJU HILIRISASI INDUSTRI UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN EKONOMI WILAYAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI PROPINSI SUMATERA UTARA

*Hotden Leonardo Nainggolan orcid scopus  -  Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
Jongkers Tampubolon  -  Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
Albina Ginting  -  Universitas HKBP Nommensen Medan
Received: 5 Jul 2019; Published: 30 Dec 2019.
DOI: https://doi.org/10.14710/ijfst.15.2.139-148 View
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (2MB)    Indexing metadata
Open Access
Citation Format:
Abstract

Sektor perikanan berperan strategis dalam pembangunan, karena berperan menyerap tenaga kerja, penghasil bahan pangan, bahan baku industri dan sumber devisa bagi negera. Hal ini akan tercapai jika sumber daya perikanan dikelola dengan baik sehingga menghasilkan produk yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan sektor perikanan menuju hilirisasi industri untuk mendukung pembangunan ekonomi wilayah di Serdang Bedagai. Penelitian dilakukan di Kecamatan Tanjung Beringin, Teluk Mengkudu dan Pantai Cermin dengan jumlah sampel 30 responden.  Penelitian  ini menggunakan data primer dan data sekunder yang dianalisis dengan Location Quotient (LQ), metode deskriptif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan; a)  Kecamatan Bandar Khalifah, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin dan Kecamatan Tanjung Beringin merupakan wilayah pengembangan sektor perikanan dan hilirisasi industri dalam rangka pengembangan ekonomi wilayah, b) Teknologi budidaya dan penangkapan ikan, dukungan sarana dan prasarana serta modal usaha merupakan kendala utama pengembangan sektor perikanan menuju proses hilirisasi industri, c) Potensi sumber daya perikanan, kebijakan pemerintah merupakan faktor pendukung pengembangan sektor perikanan dan hilirisisasi industri, d) Strategi industrialisasi sektor perikanan dapat dilakukan dengan cara; i) meningkatkan populasi UMKM, ii) peningkatan nilai tambah, iii) insentif fiskal bagi UMKM, iv) meningkatkan daya saing produk dan penguatan rantai pasok, v) pembangunan infrastruktur. Berdasarkan kesimpulan disarankan agar pemerintah; a)  memberikan pelatihan/ penyuluhan kepada nelayan tentang peningkatan nilai tambah hasil perikanan, b)  melakukan diseminasi teknologi budidaya dan penangkapan ikan, serta menyediakan sarana dan prasarana serta bantuan modal usaha bagi nelayan, c) memberikan penyuluhan dan sosialisasi bagi nelayan tentang pemanfaatan sumber daya perikanan  berkelanjutan, d) mempermudah akses permodalan dan pasar produk hasil perikanan serta membantu  meningkatkan daya saing dan penguatan rantai pasok sektor perikanan.

 

The fisheries sector plays a strategic role in development, because it has the role of absorbing labor, producing food, industrial raw materials and sources of foreign exchange for the country. This will be achieved if the fisheries resources are well managed so as to produce products that produce added value and are competitive. This study aims analyzed the development of the fisheries sector towards the downstream industry to support the economic development of the region in Serdang Bedagai. The study was conducted in Tanjung Beringin Sub-district, Teluk Mengkudu and Pantai Cermin with a sample of 30 respondents. This study uses primary data and secondary data analyzed by Location Quotient (LQ), descriptive methods and SWOT analysis. Based on the results of the study concluded; a) Bandar Khalifah Sub-district, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin and Tanjung Beringin Sub-district are the right areas for the development of the fisheries sector and downstream industries in the context of regional economic development, b) Technology for fishing and fishing, supporting facilities and infrastructure and capital business is the main obstacle to the development of the fisheries sector towards the downstream process of the industry, c) the potential of fisheries resources, government policy is a supporting factor for the development of the fisheries sector and the industrialization of the industry, d) the strategy of industrialization of the fisheries sector;  i) increasing the micro small and medium enterprisess population, ii) increasing added value, iii) providing fiscal incentives for micro small and medium enterprisess, iv) increasing competitiveness and strengthening the supply chain, v) infrastructure development.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: ekonomi wilayah; hilirisasi; sektor perikanan; pengembangan
Funding: Universitas HKBP Nommensen Medan

Article Metrics:

  1. Alyas dan Muhammad Rakib. 2017. Strategi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Dalam Penguatan Ekonomi Kerakyatan (Studi Kasus pada Usaha Roti Maros di Kabupaten Maros). Jurnal Sosiohumaniora, Volume 19 No. 2
  2. Ariani Syahrida, Mahyudin Idiannor, Emmy Sri Mahreda. 2014. Peranan sektor perikanan dalam pembangunan wilayah Dan strategi pengembanganya dalam rangka otonomi Daerah kabupaten balangan (the role of fisheries sector in regional development and the strategy of its development in the framework ). Jurnal Fish Scientiae, Volume 4 No. 8
  3. Asiati, Devi dan Nawawi. 2016. Kemitraan Di Sektor Perikanan Tangkap: Strategi Untuk kelangsungan Usaha Dan Pekerjaan (Partnership In The Fishery Sector: Strategies For Business And Employment Sustainability. Jurnal Kependudukan Indonesia | Vol. 11, No. 2. p-ISSN : 1907-2902 (Print). e-ISSN : 2502-8537 (Online)
  4. BPS. 2017. Sumatera Utara Dalam Angka. Biro Pusat Statistik Sumatera Utara. Medan
  5. BPS. 2016. Kabupaten Serdang Bedagai Dalam Angka. Biro Pusat Statistik Kabupaten Serdang Bedagai. Sei Rampah
  6. DKP Sumatera Utara. 2015. Potensi kelautan dan perikanan provinsi Sumatera Utara. ( http://dkp.sumutprov.go.id/uptd_1_profil.php?kat=potensi). Diakses pada 10 Juli 2018
  7. DKP Serdang Bedagai. 2017. Profil Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Serdang Bedagai. http://ppid.kemendagri.go.id/front/dokumen/download/300003155. Diakses 6 Juli 2018
  8. Fahmi, Nur. 2016. Upaya Pemerintah dalam Pengembangan Potensi Perikanan di Desa Pulau Harapan Kecamatan Muara Muntai Kabupatan Kutai Kartanegara. eJournal Ilmu Pemerintahan, 2016, 4 (3): 1339-1352. ISSN 2477-2458, ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id
  9. Fatma, Erika. 2015. Industrial Engineering and Service Science Development of Sustainable Tuna Processing Industry Using System Dynamics Simulation. Procedia Manufacturing. 107–114 Available online at www.sciencedirect.com. ScienceDirect
  10. FAO. 2016. The State of World Fisheries and Aquaculture 2016. Contributing to food security and nutrition for all. Rome. 200 pp
  11. Hamid, Edy Suandi dan Susilo, Y. Sri. 2011. Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Pembangunan Volume 12, No.1
  12. Hubeis Musa, Purwanto Budi, Farida Ratna Dewi, Hardiana Widyastuti, Mita Febtyanisa. 2015. Strategi Pengembangan UMKM Pangan yang Berdaya Saing di Indonesia (Developing Strategies of Competitive-Food Small Medium Enterprises in Indonesia). Prosiding Seminar Hasil-hasil PPM IPB 2015. Vol. I : 126–143. ISBN: 978-602-8853-27-9
  13. Ikbar Al Asyari. (2015). Potensi Sumatera Utara. https:// ikbar-alasyari. blogspot. co.id/2015/12/ potensi-sumberdaya-perikanan-di.html, diakses 23 September 2017
  14. Indrasto Wahyudi Dahlan, Anwar Parawangi dan Amir Muhiddin. 2012. Peranan Pemerintah Desa Dalam Pelaksanaan Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaaan (PPIP) di Desa Sendana Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa. Jurnal Otoritas Ilmu Pemerintahan. Vol. II No.1
  15. Jacques, Peter J. 2015. Are world fisheries a global panarchy?. Marine Policy 53 (2015) 165–170 journal homepage: www.elsevier.com/locate/marpol. Contents lists available at Science Direct
  16. Keusuma, Cut Nanda dan Suriani. 2015. Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Dasar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. ECOsains: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembangunan. Volume 4 No. 1. ISSN. 2302-8408
  17. KKP.2015. Laporan kinerja Kementerian Kelautan Perikanan. http:// roren. kkp. go. id/ arsip/c/126/ leaflet – kinerja – kementerian – kelautan - dan -perikanan-tahun-2015/? category_id=. Diakses 8 Juli 2018
  18. KKP.2012. Ekspor ikan hias akan dibatasi. Available at http://www.kkp. go.id/index.php/arsip/c/7965/ Ekspor-Ikan-Hias-Akan Dibatasi/?category_id=58. Diakses 7 Juli 2018
  19. Krenhazia Yemim, Amar Ali, Yunus Sading. 2016. Evaluasi Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali Utara (Studi Kasus: Desa Korobonde, Korowou,Wawopada). e Jurnal Katalogis, Volume 4 No. 12. ISSN: 2302-2019
  20. Monoarfa Hilda, Chalil, Edhi Taqwa. 2015. Strategi Peningkatan Nilai Tambah dan Pendapatan Nelayan Tangkap Berbasis Tepung Ikan untuk Meraih Potensi Pasar Pakan Ternak Unggas sebagai Upaya Mengurangi Ketergantungan Impor Tepung Ikan di Indonesia (Survey di Sentra Produksi Kabupaten Tojo Una-Una Sulawesi Tengah). Jurnal Aplikasi Manajemen.Vol. 13.No.1
  21. Nurani Tri Wiji, Ardani, Ernani Lubis. 2014. Sasaran Strategis Pengembangan Model Kluster Industri Perikanan Tangkap (Strategic objectives for Cluster Development Model of Capture Fisheries Industry). Jurnal Marine Fisheries. ISSN 2087-4235. Vol. 5, No. 2
  22. Prayoga, M. Yogi, Budhi Hascaryo Iskandar, Sugeng Hari Wisudo. 2017. Peningkatan Kinerja Manajemen Rantai Pasok Tuna Segar Di PPS Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ) Supply Chain Management Performance Improvment for Fresh Tuna’s Product in PPSNZJ. Jurnal ALBACORE ISSN 2549-1326. Volume I, No 1
  23. Putri, Destyariani Liana & Mutiara Annisa, Linda Purba Ningrum, Mahirul Mursid. 2015. Agro Industrial Cluster Development Strategy Coastal Region District Banyuwangi. Procedia Earth and Planetary Science. 2nd International Seminar on Ocean and Coastal Engineering, Environment and Natural Disaster Management, ISOCEEN 2014
  24. Sitepu, Eddy Mayor Putra. 2014. Insentif pajak dan dukungan fiskal untuk mendorong Inovasi dan kemajuan teknologi; Sebuah studi komparatif (tax incentives and fiscal support to encourage innovation and technological advancement: a comparative study). Warta KIML Vol. 12 No. 2. ISSN: 1907-9753 Pusat Penelitian Perkembangan Iptek, LIPI.
  25. Sitorus, Christina Natalia dan Sitorus Budi. 2017. Pengembangan Infrastruktur Transportasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (The development of transport infrastructure in Nusa Tenggara Timur). Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik . Vol. 04 No. 02. Supriyanto Aji, Basukianto, Jeffry Alfa Rozaq. 2017. Klasterisasi UMKM dan Potensi Wilayah Berbasis Peta Sebagai Strategi Pengembangan Ekonomi Daerah Classification of SME and Potential Areas Based on Map as Economic Development Strategy. Jurnal Pekommas, Vol. 2 No. 2
  26. Triarso, Imam. 2012. Potensi dan Peluang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap di Pantura Jawa Tengah ( Potency and Development Opportunity of Bussines Capture Fisheries in North Coastal of Central Java). Jurnal Saintek Perikanan. Vol. 8. No. 1
  27. Warsilan, Noor Akhmad. 2015. Peranan Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Implikasi pada Kebijakan Pembangunan di Kota Samarinda. Jurnla MIMBAR, Vol. 31, No. 2
  28. Wibowo Tri Joko, Supriyadi, Gerry ADP. 2017. Strategi Peningkatan Kinerja Rantai Pasok Agrobisnis Melon Apollo di Kota Cilegon. Makalah Seminar Nasional Sains dan Teknologi 2017. Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta , 1-2 November 2017. Website: jurnal. umj.ac.id/ index.php/ semnastek. e-ISSN : 2460 – 8416
  29. WidriaYefni, Wini Trilaksan dan Eko Ruddy Cahyadi. 2016. Evaluasi dan Pengembangan Sistem Manajemen Rantai Pasok Bandeng Segar (Chanos chanos) di Kota Bekasi, Jawa Barat (Evaluation and Development of Supply Chain Management of Fresh Milkfish (Chanos chanos) in the City of Bekasi). Manajemen IKM. Vol. 11 No. 2 ISSN 2085 http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalmpi

Last update: 2021-03-07 13:06:03

No citation recorded.

Last update: 2021-03-07 13:06:03

No citation recorded.