ANALISIS LAJU SEDIMENTASI PADA MANGROVE JENIS Rhizophora sp. DAN Avicennia sp. DI PERAIRAN BEDONO, DEMAK(Sedimentation Rate Analysis of Mangrove Rhizophora sp. and Avicennia sp. at Bedono, Demak)

*Nur Kharimah  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Indonesia
Max Rudolf Muskananfola  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Indonesia
Oktavianto Eko Jati  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Indonesia
Received: 1 Apr 2019; Published: 17 Dec 2019.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kawasan pesisir merupakan daerah yang rawan terkena erosi. Mangrove menjadi ekosistem pesisir yang berpengaruh terhadap laju sedimentasi. Keberadaan hutan mangrove dapat membantu menangani erosi di wilayah pesisir. Adanya bentuk perakaran mangrove yang bervariasi dapat memberikan pengaruh yang berbeda terhadap laju sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan laju sedimentasi antara mangrove jenis Rhizophora sp. dengan  Avicennia sp.,  serta untuk mengetahui pengaruh perbedaan bentuk akar mangrove terhadap laju sedimentasi. Penelitian dilakukan pada tanggal 7 April – 30 Juli 2018 di kawasan Hutan Mangrove Bedono, Demak. Kegiatan penelitian meliputi penentuan lokasi sampling melalui metode survei, pengukuran laju sedimentasi menggunakan sediment trap , pengukuran parameter fisika kimia dan analisis tekstur sedimen. Lokasi terdiri dari tiga stasiun, masing – masing stasiun terdapat enam titik. Tiga sediment trap diletakkan pada mangrove jenis Rhizophora sp. dan tiga lainnya pada mangrove jenis Avicennia sp. sehingga terdapat delapan belas titik. Laju sedimentasi Rhizophora sp. sebesar 13,01 mg//hari lebih rendah  dari pada Avicennia sp. yaitu sebesar 16,78 mg/cm²/hari. Jenis substrat yang diperoleh berupa liat. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa nilai p value = 0,015 . Kesimpulan yang diperoleh adalah bentuk akar tidak mempengaruhi jenis sedimen yang ditangkap dan jumlah hasil tangkapan sedimen

 

Coastal areas were disturbed by abration. Mangrove influence the sedimentation rate and prevent abration coastal. The varied forms of mangrove root caused different effects with the sedimentation rate. The purpose of this research were to find out ratio and effect of the mangrove root differences of Rhizophora sp. and Avicennia sp. to sedimentation rate. The study was conducted in April 7th - July 30th, 2018 in Bedono. The methods of the research were sampling, measuring the sedimentation rate sediment trap, measuring  temperature, pH, salinity, and current velocity, and analyzing sediment texture. There were 3 stations with its station had 6 points. Three sediment traps were placed on Rhizophora sp. and the others 3 are in the Avicennia sp. Sedimentation rate of Rhizophora sp. amounting to 13,01 mg /  / day lower than Avicennia sp. that is equal to 16,78 mg / / day. ANOVA test showed that p value = 0,015. The type of substrate obtained is clay. The conclusion said that root shape does not affect the type of sediment obtained and amount of sediment catched.

Keywords: Rhizophora sp; Avicennia sp; Laju Sedimentasi; Tekstur Sedimen

Article Metrics:

  1. Aini, H. R., A. Suryanto, dan B. Hendrarto. 2016. Hubungan Tekstur Sedimen dengan Mangrove di desa Mojo kecamatan Ulujami kabupaten Pemalang. Jurnal Maquares. 5 (4): 209 – 215
  2. Buchanan, J.B. 1971. Sediment Analisis in Holme and McLntrye Method for Study of Marine Benthos. Blackhel Scientific Publication. London
  3. Direktorat Bina Pesisir. 2004. Pedoman Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Direktorat Jenderal Pesisir dan Pulau - Pulau Kecil, Jakarta, 122 hlm
  4. Kitamura, S., C. Anwar, A. Chaniago, dan S. Baba. 1997. Buku Panduan Mangrove di Indonesia: Bali dan Lombok. Pass Kress Communications, Denpasar
  5. Kurnia, U., F. Agus, A. Adimihardja, dan A. Dariah. 2006. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. Balitbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Bogor
  6. Paputungan, M.S., A.F. Koropitan, T. Prartono, dan A.A. Lubis. 2017. Profil Akumulasi Sedimen di Area Restorasi Mangrove, Teluk Lembar Pulau Lombok.Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 9(1): 321 – 333.DOI: https://doi.org/10.29244/jitkt.v9i1.17943
  7. Prasetyo, E. dan D. Suwondo. 2014. Konsep Desa Wisata Hutan Mangrove di Desa Bedono Kecamatan Sayung, Demak. Jurnal Ruang. 2(4): 361 – 370
  8. Pratiwi, M.J., Muslim, dan H. Suseno. 2015. Studi Sebaran Sedimen Berdasarkan Tekstur Sedimen di Perairan Sayung, Demak. Jurnal Oseanografi. 4(3): 608 – 613
  9. Roza, S.Y. 2016. Kontribusi Mangrove dalam Memerangkap Sedimen di Wilayah Pesisir kota Dumai provinsi Riau. Program Studi Ilmu Kelautan. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor, 42 hal
  10. Safitri, Y., S. Saputro, dan Hariadi. 2017. Hubungan Laju Sedimentasi terhadap Kerapatan Mangrove di Pantai Pasar Banggi kabupaten Rembang. Jurnal Oseanografi. 6(4): 553 – 563
  11. Sihombing, Y.H., M.R. Muskananfola, dan C. A’in. 2017. Pengaruh Kerpatan Mangrove terhadap Laju Sedimentasi di desa Bedono, Demak. Jurnal of Maquares. 6(4): 536-545
  12. Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta: Bandung

Last update: 2021-03-08 01:32:32

No citation recorded.

Last update: 2021-03-08 01:32:32

No citation recorded.