KARAKTERISTIK KULIT SAMAK IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DENGAN PENAMBAHAN BATING AGENT ALAMI DARI PANKREAS SAPI (Characteristics of Tilapia Fish Leather with Natural Bating Agent from Bovine Pancreatic)

*Ahmad Jauharul Farid -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto,SH Tembalang, Semarang, Indonesia
Putut Har Riyadi -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto,SH Tembalang, Semarang, Indonesia
Ulfah Amalia -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto,SH Tembalang, Semarang, Indonesia
Published: 25 Feb 2015.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 507 6532
Abstract

ABSTRAK

 

Bating atau pembuangan protein merupakan salah satu tahapan dari proses penyamakan dimana bating bertujuan untuk menghilangkan protein non kolagen (elastin, globular dan epidermis) yang tidak dibutuhkan oleh kulit dalam proses penyamakan. Beberapa bating agent alami yang dapat digunakan pada proses penyamakan kulit yaitu enzim papain, ragi tempe, nanas dan pankreas sebagai pengganti bating agent oropon yang mahal dan masih impor. Penelitian ini menggunakan pankreas sapi yang menghasilkan enzim proteolitik berfungsi menghidrolisis protein non kolagen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi yang sesuai dalam pembuatan bating agent dan mengetahui pengaruh lama perendaman bating agent pankreas sapi terhadap kualitas dari kulit ikan nila samak. Parameter pengujian adalah kemuluran, kekuatan sobek, kekuatan tarik dan kadar krom oksida. Penelitian menggunakan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu lama perendaman (20, 40, 60, dan 80 menit) dan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi bating agent alami 1% dengan lama perendaman 60 menit berpengaruh nyata terhadap kulit samak ikan nila yang dihasilkan yaitu kekuatan tarik sebesar 1.805,20 N/cm2, kemuluran 71,37%, kekuatan sobek  371,02 N/cm2 dan kadar krom oksida 3,66%.

Kata kunci : bating agent, pankreas sapi, karakteristik, kulit ikan nila samak

 

Bating or disposal protein is one of the stages of the tanning process which aims to eliminate protein bating non-collagen which is not needed by the leather in the tanning process. Some bating natural agent that can be used in the tanning process, the enzyme papain, tempe, pineapple and pancreas instead of bating agent oropon expensive and still imported. This research used bovine pancreatic proteolytic enzymes that can hydrolyzes non-collagen proteins. The purpose of this study was to determine the appropriate concentration bating agent in the manufacture and the effect of soaking time bovine pancreatic bating agent on the quality of tilapia fish skin leather. Parameter testing is elongation, tear strength, tensile strength and levels of chromium oxide. Research using experimental designs completely randomized design (CRD) one factor was the soaking time (20, 40, 60, and 80 minutes) with three replications. The results showed the 1% concentration of bating agent with 60 minutes soaking affects tilapia fish leather were 1.805,20 N/cm2 of tensile strength, 71,37% of elongation, 371,02 N/cm2 of tear strength and 3,66% of chromium oxide content.

 

Keywords : material bating, bovine pancreas, characteristics, tilapia fish leather

 

Article Metrics: