Hambatan Signifikan Implementasi Sistem Manajemen Mutu Pelaksana Konstruksi

*Debby Willar orcid scopus  -  Departemen Teknik Sipil, Politektnik Negeri Manado, Indonesia
Daisy Debora Grace Pangemanan  -  Departemen Teknik Sipil, Politektnik Negeri Manado, Indonesia
Received: 11 Dec 2019; Revised: 25 Jul 2020; Accepted: 25 Jul 2020; Published: 31 Aug 2020.
Open Access Copyright (c) 2020 TEKNIK

Citation Format:
Abstract
Penerapan sistem mutu/ sistem manajemen mutu (SMM) pada penyelenggaraan konstruksi telah menjadi salah satu persyaratan bagi para kontraktor agar layak mengikuti pelelangan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. Seiring upaya para BUJK kualifikasi K, M, dan B mengembangkan dan menerapkan sistem mutu secara efektif, masih terdapat hambatan yang mengakibatkan sistem mutu perusahaan kontraktor belum maksimal diterapkan sehingga belum menerima manfaat yang maksimal pula. Studi ini bertujuan mengevaluasi hambatan-hambatan yang signifikan dialami oleh para BUJK kualifikasi K, M, dan B dalam menerapkan sistem mutu/SMM ISO 9001, serta mengevaluasi jika terdapat perbedaan hambatan yang signifikan. Metodepenelitian yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan survei kuesioner, yang melibatkan 102 profesional BUJK di daerah Provinsi Sulawesi Utara. Hasil studi memaparkan dalam masa satu dekade menerapkan sistem mutu, perbeadaan hambatan yang signifikan diantara ketiga kualifikasi kontraktor yaitu, kontraktor K memahami SMM sebatas memenuhi persyaratan pelanggan proyek, dan pemeriksaan mutu berkala proyek yang sementara dikerjakan belum sesuai dengan prosedur. Kontraktor M mengalami kendala atas komitmen manajemen untuk menyediakan biaya khusus pengembangan SMM, biaya pelatihan dan promosi, dan kendala mengendalikan kegiatan proyek agar memenuhi target waktu dan biaya. Kontraktor B tidak mengalami hambatan signifikan penerapan SMM, namun berupaya agar penerapan SMM bermanfaat mengurangi biaya operasional. Hasil studi bermanfaat bagi para BUJK untuk menetapkan strategi dan skala prioritas dalam mengatasi hambatan, serta secara bersama-sama saling koordinasi untuk meminimalisir hambatan implementasi SMM
Keywords: significant barriers; QMS development; QMS implementation; quality system; contractor

Article Metrics:

  1. Agustiawan, Y., Coffey, V., & Lamari, F. (2019). Improving Relationship Quality between Main Contractors and Sub-Contractors in Indonesian Infrastructure Projects. MATEC Web of Conferences 276, 1-9
  2. Artha, P. G. B., Adnyana, I. B. R., & Widhiawati, I. A. R. (2013). Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 pada Proyek Alaya Resort Ubud. Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil, 2(1), 1-8
  3. British Standard Institute (BSI). (2009). ISO 9000:2000 Quality Management Systems - Fundamentals and Vocabulary. http://www.bsigroup.com (accessed March 29, 2010)
  4. Budihardja, S., & Indryani, R. (2010). Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Mutu Terhadap Biaya Mutu pada Proyek Konstruksi Gedung di Surabaya. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XII, Program Studi MMT-ITS, Surabaya, 7 Agustus 2010, 1–7
  5. El Manzani, Y., Sidmou, M. L., & Cegarra, J-j. (2019). Does IS0 9001 Quality Management System Support Product Innovation? An Analysis from the Sociotechnical Systems Theory. International Journal of Quality & Reliability Management, https://doi.org/10.1108/IJQRM-09-2017-0174
  6. Fellows, R., & Liu, A. (2015). Research Methods for Construction, Fourth ed., Oxford: Wiley-Blackwell
  7. Ilkay, M. S., & Aslan, E. (2012). The Effect of the ISO 9001 Quality Management System on the Performance of SMEs. International Journal of Quality & Reliability Management, 29(7), 753-778
  8. Ismyrlis, V., Moschidis, O. (2018). A Theoretical and Statistical Approach of Six Sigma Differentiation from Other Quality Systems. International Journal of Lean Six Sigma, 9(1), 91-112
  9. Kam, K. Jh., & Hamid, A. H. A. (2015). The True Motives Behind the Adoption of QLASSIC-CIS 7: 2006: As A Quality Assurance Initiative in Construction Industry. International Journal of Quality & Reliability Management, 32(6), 603-616
  10. Kumar, T. M. N., & Kumar, P. N. (2019). Implementation of Quality Management System in Construction Industry. International Journal of Research in Engineering, Science and Management, 2(6), 122-130
  11. Latief, Y., & Utami, R. P. (2009). Penerapan Pendekatan Metode Six Sigma dalam Penjagaan Kualitas pada Proyek Konstruksi. Makara, Teknologi, 13(2), 67-72
  12. Love, P. E. D., & Smith, J. (2016). Error management: implications for construction. Construction Innovation, 16(4), 418-424
  13. Mahmood, Sh., Ahmed, Sy. M., Panthi, K., & Kureshi, N. I. (2014). Determining the Cost of Poor Quality and Its Impact on Productivity And Profitability. Built Environment Project and Asset Management, 4(3), 296-311
  14. Meijer, F., & Visscher, H. (2017). Quality Control of Constructions: European Trends and Developments. International Journal of Law in the Built Environment, 9(2), 143-161
  15. Murmura, F., & Bravi, L. (2017). Empirical Evidence about ISO 9001 and ISO 9004 in Italian Companies. The TQM Journal, 29(5), 650-665
  16. Nikolaidis, Y., & Adamidou, A. (2016). Quality Assurance Mapping in Greek Service Companies. The TQM Journal, 28(3), 431-454
  17. Nugroho, M. S., Bisri, M., & Anwar, M. R. (2012). Kajian Terhadap Implementasi Manajemen Mutu pada Pengelolaan Proyek Perumahan. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(2), 134-143
  18. Odigie, M. E., Badar, M. A., Sinn, J. W., Moayed, F., & Shahhosseini, A. M. (2017). An Optimal Integrated QSMS Model from Cluster Analysis. The TQM Journal, 29(3), 438-466
  19. Rumane, A. R. (2011). Quality Management in Construction Projects. Boca Raton, FL: CRC Press
  20. Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta
  21. Wahid, R. A. (2012). Beyond Certification: A Proposed Framework for ISO 9000 Maintenance in Service. The TQM Journal, 24(6), 556-568
  22. Wang, W., Zhang, Sh., & King, A. P. (2016). Research on the Adoption Barriers of the Engineering Construction Standards in China. Structural Survey, 34(4/5), 367-378
  23. Watson, P. & Howarth, T. (2011). Construction Quality Management. New York: Spon Press
  24. Willar, D. (2012). Improving quality management system implementation in Indonesian construction companies. PhD Thesis, Queensland University of Technology, Brisbane
  25. Willar, D. (2017). Developing Attributes for Evaluating Construction Project-based Performance. The TQM Journal, 29(2), 369-384
  26. Willar, D., Coffey, V., & Trigunarsyah, B. (2015). Examining the Implementation of ISO 9001 in Indonesian Construction Companies. The TQM Journal, 27(1), 94-107
  27. Willar, D., Trigunarsyah, B., & Coffey, V. (2016). Organisational Culture and Quality Management System Implementation in Indonesian Construction Companies. Engineering, Construction and Architectural Management, 23(2), 114-133

Last update: 2021-03-04 15:29:27

No citation recorded.

Last update: 2021-03-04 15:29:28

No citation recorded.