Badrus Zaman
-
Program Studi Program Profesi Insinyur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Abstract
Jalan Tol Baleno (Bayung Lencir – Tempino) merupakan salah satu ruas Tol Trans Sumatera dengan panjang 39 Km yang menjadi kelanjutan dari Tol Betung Pelambang. Adhi-Waskita-Jaya Konstruksi, KSO merupakan kontraktor pelaksana yang dipilih untuk melaksanakan konstruksi Jalan Tol Baleno Seksi 1, dengan total panjang jalan tol 10.525 km. Masa kontrak pelaksanaan Tol Baleno seksi 1 dipercepat yang semula 595 hari menjadi 400 hari. Lokasi main road STA. 116+475 – 116+625 merupakan lokasi interchange dengan jenis pekerjaan yang banyak dan saling berkaitan serta memiliki kondisi tanah lunak. Desain yang paling optimal terhadap biaya dan waktu diperlukan pada lokasi tersebut, sehingga tidak terjadi keterlambatan dalam masa kontrak yang lebih singkat. Penelitian ini membahas analisis desain pada lokasi main road STA. 116+475 – 116+625 yang terdiri dari analisis kondisi tanah, analisis permodelan dan pembebanan, dan analisis terhadap biaya, waktu, dan metode pelaksanaan untuk mendapatkan desain yang paling optimal. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil bahwa desain yang paling optimal untuk diterapkan pada lokasi main road STA. 116+475 – 116+625 adalah menggunakan pile slab. Desain pile slab memiliki biaya pelaksanaan yang lebih rendah dibandingkan dengan alternatif desain yang lain dan bisa lebih cepat dari segi metode dan waktu.