Pengolahan Air Limbah Domestik menggunakan Biosand Filter

*Rhenny Ratnawati orcid scopus  -  Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia
Sakbanul Lailatul Ulfah  -  Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia
Received: 13 Aug 2019; Published: 29 Apr 2020.
DOI: https://doi.org/10.14710/jil.18.1.8-14 View
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (25KB)    Indexing metadata
Open Access
Citation Format:
Abstract

Biosand filter merupakan alternatif teknologi pengolahan air limbah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis efisiensi biosand filter menggunakan variasi komposisi dan ketinggian media dan 2) Membandingkan variasi komposisi dan ketinggian media yang paling efektif selama pengolahan menggunakan biosand filter. Penelitian ini menggunakan dua reaktor yang masing-masing berdimensi (30 x 30 x 100) cm dengan adanya variasi komposisi dan ketinggian media. Susunan media yang digunakan pada kedua reaktor terdiri dari media kerikil:pasir kasar:pasir halus:karbon aktif. Reaktor 1 mempunyai ketinggian masing-masing adalah (10:10:30:10) cm untuk media kerikil:pasir kasar:pasir halus:karbon aktif. Reaktor 2 media kerikil:pasir kasar:pasir halus:karbon aktif dengan masing-masing ketinggian adalah (10:10:15:25) cm. Filter dioperasikan secara batch dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Pengambilan sampel dilakukan selama 20 hari dimulai dari hari ke-0, 5, 10, 15, dan 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penurunan konsentrasi BOD dan TSS pada reaktor 1 dengan susunan media kerikil:pasir kasar:pasir halus:karbon aktif (10:10:30:10) cm berturut-turut adalah 62,92% dan 78,40%. Pada reaktor 2 dengan susunan media kerikil:pasir kasar:pasir halus:karbon aktif (10:10:15:25) cm mempunyai nilai efisiensi penurunan konsentrasi BOD dan TSS masing-masing adalah 67,01% dan 81,99%. Variasi susunan media yang lebih efektif dalam menurunkan konsentrasi BOD dan TSS pada air limbah domestik adalah reaktor 2 dengan media kerikil:pasir kasar:pasir halus:karbon aktif dengan ketinggian (10:10:15:25) cm.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: Air limbah domestik; Biological Oxygen Demand; Biosand filter; Total Suspended Solid

Article Metrics:

  1. Ananda, dkk. (2017). Perancangan Alat Ukur Padatan Terlarut, Kekeruhan dan pH Air Menggunakan Arduino Uno. Laporan Tugas Akhir, Universitas Hasanuddin. Makassar
  2. Center for Affordable Water and Sanitation Technologies. (2010). Summary of Fields and Laboratory Testing for The Biofilter
  3. Gultom, E.M. dan Lubis, M.T., (2014), Aplikasi Karbon Aktif Dari Cangkang Kelapa Sawit Dengan Aktivator H3PO4 Untuk Penyerapan Logam Berat Cd dan Pb, Jurnal Teknik Kimia USU, 3 (1), pp. 5-10
  4. Halim. (2014). Biosand Filter Dengan Reaktor Karbon Aktif Dalam Pengolahan Limbah Cair Laundry. Tugas Akhir. Teknik Lingkungan. FTSP. Makassar: Universitas Hasanuddin
  5. Hidayah, E.N., Djalalembah, A., Asmar, G.A., dan Cahyonugroho, O.H., (2018), Pengaruh Aerasi dalam Consturcted Wetland pada Pengolahan Air Limbah Domestik, Jurnal Ilmu Lingkungan, 16 (2), pp. 155-161
  6. Jamilatun, S. dan Setyawan, M., (2014), Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Kelapa dan Aplikasinya untuk Penjernih Asap Cair, Spektrum Industri, 12 (1), pp. 1 – 112
  7. Kholif, M. A. dan Ratnawati, R., (2016). Removal Ammonia (NH3) di Industrial Chicken Slaughterhouse by Anaerobic Biofilter, Prosiding Seminar International the 1st Seminar on Environment and Health Toward SDG’S Achievement 2030 Integration System on Environment and Health Sustainability, pp. 171-179, Surabaya
  8. Kholif, M.A. dan Ratnawati, R., (2017), Pengaruh Beban Hidrolik Media dalam Menurunkan Senyawa Ammonia pada Limbah Cair Rumah Potong Ayam (RPA), Jurnal Teknik WAKTU, 15 (1), pp. 1-9
  9. Kodoatie, R.J. dan Sjarief, R., (2010). Tata Ruang Air. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta
  10. Kubare, M. dan Haarhoff, J., (2010). Rational Design of Domestic Biosand Filters. Journal of Water Supply: Research and Technology, 59 (1), pp. 1-15
  11. Lusela, Y.A., Prayogo, T.B., dan Haribowo, (2015). Studi Efektivitas Biosand Filter Terhadap peningkatan Kualitas Limbah Cair Rumah Tangga dengan Variasi Luas Permukaan dan Tinggi Freeboard. Skripsi Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang
  12. Lynn, T.J., Wanjugi, P., Harwood, V.J., dan Ergas, S., (2013), Dynamic Performance of Biosand Filters, Journal American Water Works Association, pp. E587-E595
  13. Nurhayati I., Sugito, dan Pertiwi, A., (2018), Pengolahan Limbah Cair Laboratorium dengan Adsorpsi dan Pretreatment Netralisasi dan Koagulasi, Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 10 (2), pp. 125-138
  14. Nurhayati, I., Ratnawati, R., dan Sugito, (2019), Effect of potassium and carbon addition on bacterial algae bioremediation of boezem water, Environmental Engineering Research, 24(3): 495-500
  15. Nogarh, J.N., Sowunmi, F.A., Oluwafemi, A.P., Agyei, P.A., Nukpezah, D.N., Atewamba, C.T., (2015), Biosand Filter as a Household Water Treatment Technology in Ghana and its Ecobusiness Potential: An Assessment Using a Lifecycle Approach, Journal of Environmental Accounting and Management, 3 (4): 343-353
  16. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik
  17. Puspitahati, C. (2012). Studi Kinerja Biosand Filter Dalam Mengolah Limbah Laundry dengan Parameter Fosfat. Tugas Akhir Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
  18. Rahmi, A. (2016), Pengolahan Air Limbah menjadi Air Domestik Non Konsumsi dengan Variasi Karbon Aktif Biosand Filter, Jurnal Teknik Sipil Siklus, 2 (1), pp. 58-66
  19. Ratnawati, R. dan Kholif, M.A. (2018). Aplikasi Media Batu Apung pada Biofilter Anaerobik untuk Pengolahan Limbah Cair Rumah Potong Hewan. Jurnal Sains dan Teknologi, 10 (1): 1-14
  20. Ronny dan Syam, D.M., (2018). Aplikasi Teknologi Saringan Pasir Silika dan Karbon Aktif dalam Menurunkan Konsentrasi BOD dan COD Limbah Cair Rumah Sakit Mitra Husada Makassar. Higinie, 4(3): 62-66
  21. Samina, Setiani, O., dan Purwanto. (2013). Efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik di Kota Cirebon terhadap Penurunan Pencemar Organik dan E-coli. Jurnal Ilmu Lingkungan, 11 (1), pp. 36-42
  22. Suligundi. (2013). Penurunan Konsentrasi COD (Chemical Oxygen Demand) Pada Air Limbah Cair Karet Dengan Menggunakan Reaktor Biosand Filter Yang Dilanjutkan Dengan Reaktor Activated Carbon. Jurnal Teknik Sipil. 13 (1)
  23. Ulfa. (2010). Pengaruh Lama Kontak Karbon Aktif Sebagai Media Filter Terhadap Persentase Penurunan Kesadahan CaCO3 Air Sumur Artesis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia
  24. Utami, A.R., (2013). Pengolahan Limbah Cair Laundry Dengan Menggunakan Biosand Filter dan Activated Carbon. Jurnal Teknik Sipil Untan, 13 (1): 59-71
  25. Widyaningsih. (2011). Pengolahan Limbah Cair Kantin Yongma Fisip UI. Skripsi Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Indonesia Jakarta
  26. Ulum, G.H., Suherman, dan Syafrudin, (2015), Kinerja Pengelolaan IPAL Berbasis Masyarakat Program USRI Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, Jurnal Ilmu Lingkungan, 13 (2), pp. 65-71
  27. Said, N.I., (2010), Metoda Penghilangan Logam Berat (As, Cd, Cr, Ag, Cu, Pb, Ni dan Zn) di Dalam Air Limbah Industri, JAI, 2(6), pp. 136 – 148

Last update: 2021-02-26 00:25:50

No citation recorded.

Last update: 2021-02-26 00:25:51

No citation recorded.