skip to main content

Validasi Metode Analisis Penentuan Kadar Logam Berat Pb, Cd dan Cr Terlarut dalam Limbah Cair Industri Tekstil dengan Metode Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry Prodigy7

1Diponegoro University, Indonesia

2Universitas Kebangsaan RI, Indonesia

3PT. Kimia Farma (Persero) Tbk, Indonesia

Received: 22 Feb 2021; Published: 28 Apr 2021.
Editor(s): Sudarno Utomo

Citation Format:
Abstract
Konsep pembangunan secara berkelanjutan diperlukan seiring dengan perkembangan industri. Aktivitas industri menghasilkan limbah buangan yang harus diolah sebagai salah satu konsep penerapan pembangunan berkelanjutan. Kehadiran logam berat dalam limbah cair industri yang melebihi baku mutu air buangan dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi mahluk hidup. Keberadaan logam berat seperti timah hitam (Pb), cadmium (Cd) dan kromium (Cr) berbahaya bagi lingkungan di perairan karena toksisitas yang cukup tinggi dan non-biodegradable. Metode pengujian penentuan konsentrasi logam berat Pb, Cd dan Cr dalam limbah cair industri tekstil diperlukan untuk mendapatkan metode yang valid. Penelitian validasi metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan proses pengujian melalui tahap preparasi dekstruksi basah, kemudian diuji dengan Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry (ICP-OES) Prodigy 7. Metode ini bertujuan untuk mendapatkan 3 (tiga) kadar logam berat dalam satu waktu yang dibandingkan terhadap standar terukur. Validasi metode yang dilakukan untuk penentuan kadar logam tersebut telah memenuhi persyaratan validasi, dimana persentase Recovery sampel harus berada pada rentang 98-102% dengan nilai RSD <2%. Pada pengujian akurasi, presisi dan nilai regresi linear koefisien korelasi (R) >0,997 dan koefisien determinasi (R2) >0,995. Metode yang telah valid tersebut digunakan untuk pengujian terhadap salah satu sampel cair limbah industri yang bergerak di bidang tekstil yang berada di Kota Bandung. Hasil kandungan kadar Cd pada inlet 0,0010± 0,0002 mg/L dan kandungan kadar Cd outlet 0,0006± 0,0001 mg/L, kandungan kadar Cr inlet 0,0035± 0,0009 mg/L dan kandungan kadar Cr outlet 0,0000± 0,0000 mg/L, serta kandungan kadar Pb inlet 0,0565± 0,0157 mg/L dan kandungan kadar Pb outlet 0,0161± 0,0045 mg/L.
Fulltext View|Download
Keywords: ICP OES, Industri tekstil, Limbah cair, Logam berat, Validasi metode

Article Metrics:

  1. Akhtar, M. F., Ashraf, M., Anjum, A. A., Javeed, A., Sharif, A., Saleem, A., and Akhtar, B. 2018. Association of Textile Industry Effluent With Mutagenicity and its Toxic Health Implications Upon Acute and Sub-Chronic Exposure. Environ Monit Assess. Pages 1-13
  2. Akhtar, M. F., Muhamad, A., Anjum, A. A., Javeed, A., Sharif, A., Saleem, A., Akhtar, Bushara., Mustafa, G., Moneeb, A. 2015. Textile Industrial Effluent Induces Mutagenicity and Oxidative DNA Damage and Exploits Oxidative Stress Biomarkers In Rats. Environ Toxicol Pharmacol. Pages 1-15
  3. Amjad, M., et al, Hussain, S., Javed, K., Khan, A. R., & Shahjahan, M. 2020. The Sources, Toxicity, Determination Of Heavy Metals and Their Removal Techniques from Drinking Water. World Journal of Applied Chemistry, Vol. 5 No. 2. Pages 34-40
  4. B, Akpor. O., M, Muchie. 2010. Remediation Of Heavy Metals In Drinking Water and Wastewater Treatment Systems: Processes and Applications. International Journal of the Physical Sciences, Vol. 5 No. 12. Pages 1807-1817
  5. Badan Standardisasi Nasional. 2017. Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi (ISO/IEC 17025:2017, IDT, Eng)
  6. Barus, B. S. 2017. Analisis Kandungan Logam Berat Kadmium (Cd) dan Merkuri (Hg) pada Air dan Sedimen Di Perairan Muara Sungai Banyuasin. Maspari Journal, Vol. 9. No. 1. Hal. 69-76
  7. Chen, S., Yan, J., Li, J., and Lu, D. 2019. Dispersive Micro-Solid Phase Extraction Using Magnetic ZnFe2O4 Nanotubes as Adsorbent for Preconcentration of Co(II), Ni(II), Mn(II) and Cd(II) Followed by ICP-MS Determination. Microchemical Journal, Vol. 147. Pages 232-238
  8. Handayani, D. 2020. Verifikasi Metode Penentuan Kadar Logam Arsen (As) dan Kadmium (Cd) Total pada Sumber Ipal Titik Inlet dan Outlet PT. Karsa Buana Lestari secara Inductively Coupled Plasmaoptical Emission Spectroscopy (ICP-OES). Yogyakarta: Universitas Islam Yogyakarta
  9. Harmita. 2004. Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Pharmaceutical Sciences and Research, Vol. I, No. 3. Pages 117 - 135
  10. Indrayani, L. 2018. Analisis Unsur Logam Berat pada Limbah Cair Industri Batik dengan Metode Analisis Aktivasi Neutron (AAN). Pusat Sains dan Teknologi Akselerator. Hal. 435-440
  11. Junaidi, Patria, B., dan Hatamto, D. 2006. Analisis Teknologi Pengolahan Limbah Cair pada Industri Tekstil (Studi Kasus PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta). Jurnal Ilmu Lingkungan UNDIP, Vol.1 No. 1. Hal. 1-6
  12. Kementrian Lingkungan Hidup. 2014. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Baku Mutu Air Limbah Industri
  13. Kishor, R., Purchase, D., Ferreira, L. F., Mulla, S. I., Bilal, M., & Bharagava, R. N. 2020. Environmental and Health Hazards of Textile Industry Wastewater Pollutants and its Treatment Approaches. (C. M. Hussain, Ed.) Environmental and Health Hazards of Textile Industry Wastewater Pollutants. Middlesex University Research Repository. Pages 1-24
  14. Meyer, S., Markova, M., Pohl, G., Marschall, T. A., Pivovarova, O., Pfeiffer, A. F., and Schwerdtle, T. 2018. Development, Validation and Application of an ICP-MS/MS Method to Quantify Minerals and (Ultra-) Traceelements in Human Serum. Journal of Trace Elements in Medicine and Biology. Pages 1-15
  15. Mohwald, M. 2017. Aspherical, Nanostructured Microparticles for Pulmonary Gene Delivery to Alveolar Macrophages. SciDok-Der Wissenschaftsserver der Universität des Saarlandes
  16. Mokoena, D. P., Mngadi, S. V., Sihlahla, M., Dimpe, M. K., andNomngongo, P. N. 2019. Development of a Rapid and Simple Digestion Method of Freshwater Sediments for As, Cd, Cr, Cu, Pb, Fe, and Zn Determination by Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectroscopy (ICP-OES): An Evaluation of Dilute Nitric Acid. Soil and Sediment Contamination: An International Journal, Vol. 28 No. 3. Pages 323–333
  17. Mulyati, A. H., Susanto, dan Apriyani, D. 2011. Validasi Metode Analisis Kadar Ambroksol Hidroklorida dalam Sediaan Tablet Cystelis secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Ekologia Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup. Hal. 36-46
  18. Nurventi, N. 2019. Perbandingan Metode Analisis Logam Berat Kromium dan Timbal Menggunakan Inductively Coupled Plasma Optical Emision Spectroscopy (ICP OES) dan Atomic Absorbtion Spectrometry (AAS). Malang: Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim. Hal. 1-81
  19. Purnamawati, F. S., Soeprobowati, T. R., dan Izzati, M. 2014. Potensi Chlorella Vulgaris Beijerinck dalam Remediasi Logam Berat Cd dan Pb Skala Laboratorium. BIOMA, Vol. 16 No. 2. Hal. 102 - 113
  20. Rohayati, Y. 2020. Perhitungan Nilai Ketidakpastian pada Pengujian Sedimen Sungai dengan Teknik Fluoresensi Sinar-X (XRF). Jurnal Teknologi Minerat dan Batubara. Hal. 23-37
  21. Wulandari, J. 2016. Analisis Kadar Logam Berat pada Limbah Industri Kelapa Sawit Berdasarkan Hasil Pengukuran Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Pillar Of Physics. Vol. 8. Hal. 57-64

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.