skip to main content

Potensi Kontaminasi Mikroplastik pada Kerang Konsumsi di Pulau Bangka

1Department of Aquatic Resources Management, Universitas Bangka Belitung, Indonesia

2Mechanical Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Bangka Belitung University, Indonesia

3Department of Aquatic Resources Management, Universitas Brawijaya, Indonesia

Received: 14 Jul 2022; Revised: 21 Oct 2022; Accepted: 12 Dec 2022; Available online: 3 Jan 2023; Published: 9 Jan 2023.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract

Preferensi masyarakat Pulau Bangka terhadap berbagai jenis kerang konsumsi perlu mendapatkan perhatian, khususnya tingkat keamanan pangan, salah satunya dari ancaman mikroplastik. Permasalahan kontaminasi mikroplastik pada kerang, khususnya di Pulau Bangka perlu dikaji karena belum adanya penelitian terkait hal tersebut, padahal masyarakat sangat perlu mengetahui potensi kontaminasi mikroplastik yang dapat berdampak pada keamanan pangan dan kesehatan konsumen. Tujuan penelitian yaitu menganalisis karakteristik (jumlah dan jenis) mikroplastik pada tiga jenis kerang yang berasal dari perairan Pulau Bangka; menganalisis karakteristik mikroplastik pada air dan sedimen sebagai habitat kerang. Identifikasi dan kuantifikasi mikroplastik dilakukan secara visual dengan mikroskop pada bulan Maret-Mei 2022. Objek penelitian ditentukan secara purposive sampling, yaitu kerang darah (Anadara granosa L) yang dibudidayakan di perairan desa Sukal, Kabupaten Bangka Barat, sedangkan kerang kepah (Geloina sp) berasal dari perairan desa Jada Bahrin, Kabupaten Bangka dan kerang lokan (Meretrix meretrix) dari pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, yang diperoleh dari hasil tangkapan nelayan. Hasil penelitian, menunjukkan terdapat partikel mikroplastik pada sampel 3 jenis kerang, air dan sedimen yang termasuk jenis fiber, fragmen, granule, film dan foam. Mikroplastik yang ditemukan pada kerang Geloina sp berkisar antara 17-65 partikel/15 individu, sedangkan Meretrik meretrix 13-18 partikel/15 Individu, dan Anadara granosa L 26-42 partikel/15 individu, dengan jenis fiber yang mendominasi pada 3 jenis kerang tersebut.  Partikel mikroplastik juga ditemukan di perairan dan sedimen, dengan kisaran 18-91 partikel dalam 1,5liter sampel air, serta 14-37 partikel dalam 100gram sampel sedimen, dengan jenis partikel yang mendominasi adalah fiber. Hasil penelitian dapat menambah literasi keamanan pangan dari kerang-kerangan dari perairan Pulau Bangka. Penelitian lebih lanjut mengenai identifikasi karakteristik (kualitas dan kuantitas) mikroplastik secara kimiawi dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai potensi bahaya polimer serta bahan aditif dalam mikroplastik bagi konsumen.

Fulltext View|Download
Keywords: Kerang; Mikroplastik; Ancaman; Konsumen; Bangka
Funding: LPPM, Universitas Bangka Belitung

Article Metrics:

  1. Abbasi, S., B. Keshvarzi, F. Moore, H. Delshab, N. Soltani, A. Sorooshian. 2017. Investigation of microrubbers, microplastics and heavy metals in street dust: a study in Bushehr city, Iran. Environmental Earth Sciences. 76:778
  2. Adibrata, S., M. Yusuf, Irvani and M. Firdaus. 2021. Contamination of Heavy Metals (Pb and Cu) at Tin Sea Mining Field and Its Impact to Marine Tourism and Fisheries. Indonesian Journal of Marine Sciences. 26(2):79-86
  3. Alam dan Rachmawati. 2020. Perkembangan Penelitian Mikroplastik di Indonesia. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan.Vol 17. No 3: 344-352. DOI: https://doi.org/10.14710/presipitasi.v17i3.344352
  4. Birnstiel, S., A. Soares-Gomes and B.A.P da Gama. 2019. Depuration reduces microplastic content in wild and farmed mussels. Mar Pollut Bull.140:241-247.doi: 10.1016/j.marpolbul.2019.01.044.Epub2019Jan30.PMID:30803639
  5. Brennecke, D., B. Duarte, F. Paiva, I. Cacador, J.C Clode. 2016. Microplastics as vector for heavy metal contamination from the marine environment. Estuarine, Coastal and Shelf Science. 178:189-195
  6. Campanale, C., C. Massarelli, I. Savino, V. Locaputo, V.F. Uriccho. 2020. A Detailed Review Study on Potential Effects of Microplastics and Additives of Concern on Human Health. Int J Environ Res Public Health. 17(4):1212. doi: 10.3390/ijerph17041212
  7. Christo, S.W., G. Staichak, D. Vidolin, A.L. Ferreira-JR. 2021.Preliminary data indicates the importance of depuration in oysters for microfibers contamination.16:255.doi.org/10.54451/PanamJAS.16.3.255
  8. Covernton, G., B. Collicutt, B.H. Gurney-Smith, C. Pearce, J. Dower, P. Ross, S. Dudas. 2019. Microplastics in bivalves and their habitat in relation to shellfish aquaculture proximity in coastal British Columbia, Canada. Aquaculture Environment Interactions. 11. 357-374. 10.3354/aei00316
  9. De-la-Torre, G E. 2020. Microplastics: an emerging threat to food security and human health. Journal of Food Science and Technology, 57, 1601-1608
  10. Dody, S. Potensi dan Pemanfaatan Sumberdaya Kerang dan Siput Di Kepulauan Bangka Belitung. Prosiding Seminar Nasional.Pengembangan Pulau-Pulau Kecil. 2011; 23-32. ISBN: 978-602-98439-2-7
  11. Ding, J., C. Sun, C. He, J. Li, P. Ju, F. Li. 2021. Microplastics in four bivalve species and basis for using bivalves as bioindicators of microplastic pollution. Science of The Total Environment Science of The Total Environment.Elsevier.782. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.146830
  12. Hindarti, D., Z. Arifin, R. Puspitasari, E. Rochyatun. 2008. Sediment Contamination and Toxicity in Kelabat Bay, Bangka Belitung Province. Mar. Res. Indonesia. 33(2): 203–212
  13. Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH). 2004. Baku Mutu Air Laut untuk Biota Laut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut KLH Jakarta
  14. Li, J., D. Yang, L. Li, K. Jabeen, H. Shi. 2015. Microplastic in Commercial Bivalves from China. Environmental Pollution. Elsevier. 207: 190-195
  15. Masura, J., J. Baker , G. Foster, C. Arthur. 2015. Laboratory Methods for Analysis of Microplastics in the Marine Environment: Recommendation for Quantifying Particles in Waters and Sediment. NOAA Technical Memorandum NOS-OR&R-48. p.39
  16. Moreschi, A.C., C.T. Callil, S.W. Christo, A.L.F. Junior, C. Nardes, E. Faria, P. Girard. 2020. Case Studies in Chemical and Environmental Engineering. Case Studies in Chemical and Environmental Engineering. Elsevier. 2:1-5. https://10.1016/j.cscee.2020.100053
  17. Pour, H. R., Mirghaffari, N., Marzban, M., & Marzban, A. 2014. Determination of biochemical oxygen demand (BOD) without nitrification and mineral oxidant bacteria interferences by carbonate turbidimetry. Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences, 5(5), 90-95
  18. Pratiwi, F.D. dan E. Sari. 2019. Evaluasi Depurasi Total Bakteri pada Kerang Darah dari Perairan Desa Sukal, Kabupaten Bangka Barat. 3(3):308-314. DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.4
  19. Sasono, E dan Asmara, P. 2013. Penurunan Kadar BOD dan COD Air Limbah UPT Puskesmas Janti Kota Malang dengan Metode Contructed Wetland. Jurnal Teknik Waktu. 11(1): 60-70
  20. Sharma, S. and S. Chatterjee. 2017. Microplastic pollution, a threat to marine ecosystem and human health: a short review. Environ Sci Pollut Res Int. 24(27):21530-21547. doi: 10.1007/s11356-017-9910-8
  21. Staichak, G., J. Ferreira, A.C.M Silva, P. Girard, C.T. Callil, S.W. Christo. 2021. Bivalves with potential for monitoring microplastics in South America. Case Studies in Chemical and Environmental Engineering.Elsevier.4(17). https://doi.org/10.1016/j.csee.2021.100119
  22. Susanti S, F D Pratiwi, M A Nugraha. 2021. Analisis Kandungan Logam Berat Pb dan Kelimpahan Mikroplastik Di Estuari Sungai Baturusa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Journal of Fisheries and Marine Research. Vol 6. No 1: 104-114
  23. Teichert, S., M.G.J. Loder, I. Pyko, M. Mordek, C. Schulbert ,M. Wisshak, C. Laforsch. 2021. Microplastic contamination of the drilling bivalve Hiatella arctica in Arctic rhodolith beds. Sci Rep. 11(1):14574. doi: 10.1038/s41598-021-93668-w
  24. Wicaksono, E.A., S. Werorilangi, and A. Tahir. 2021. Microplastic occurrence in Venus clam Marcia hiantina(Veneridae) in Tallo Estuary, Makassar, Indonesia. Bioflux. 14(3)::1651-1657
  25. Zhang, F., Y. Man, K. Man, M. Wong. 2019. Direct and indirect effects of microplastics on bivalves, with a focus on edible species: A mini-review. Critical Reviews in Environmental Science and Technology. 50: 1-35. DOI: 10.1080/10643389.2019.1700752

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-05-18 05:41:13

No citation recorded.