KONSERVASI CENDANA (Santalum album Linn) BERBASIS MASYARAKAT PADA SISTEM KALIWU DI PULAU SUMBA

*Gerson N Njurumana  -  Peneliti pada Balai Penelitian Kehutanan Kupang, Indonesia
Djoko Marsono M  -  Program Doktor Ilmu Pengelolaan Hutan, Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta, Indonesia
Irham I I  -  Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta, Indonesia
Ronggo Sadono S  -  Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta, Indonesia
Received: 23 Apr 2014; Published: 24 Apr 2014.
Open Access
Citation Format:
Abstract
ABSTRAK
Cendana (Santalum album Linn) merupakan sumberdaya alam hayati yang memiliki
kandungan santalol, yaitu bahan aromatik bernilai ekonomi tinggi untuk berbagai
penggunaanya bagi manusia. Permintaan minyak cendana yang tinggi mendorong
eksploitasi melebihi kapasitas lestarinya, sehingga pemulihannya memerlukan partisipasi
semua pihak, terutama masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi
peran masyarakat dalam pelestarian cendana dan merumuskan strategi
pengembangannya pada sistem Kaliwu di Pulau Sumba. Metode penelitian dilakukan
secara observasi, sedangkan analisisnya dengan deskriptif kualitatif dan SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran serta masyarakat dalam pengembangan
cendana sangat potensial. Hal ini dibuktikan bahwa sebanyak 30% responden melakukan
pemeliharaan cendana secara swadaya dengan strategi memelihara pohon induk,
menanam permudaan alam dan biji cendana, serta beberapa diantaranya memperoleh
bantuan bibit dari Dinas Kehutanan. Partisipasi masyarakat merupakan modal yang
perlu difasilitasi melalui penguatan kapasitas masyarakat memelihara dan
mengembangkan cendana, mengoptimalkan pemanfaatan input program dari
pemerintah dan lembaga terkait untuk pemeliharaan cendana pada sistem Kaliwu, serta
meningkatkan pengembangan dan produksi cendana untuk memenuhi kebutuhan dunia
internasional.
Kata Kunci : Cendana, Konservasi, Masyarakat, Sistem Kaliwu

Article Metrics:

Last update: 2021-01-07 07:48:51

No citation recorded.

Last update: 2021-01-07 07:48:52

No citation recorded.